Sejarah Munculnya Agribisnis (2)

Written By Unknown on Wednesday, August 22, 2012 | 7:49 AM


Dari Wikipedia Indonesia disebutkan, agribisnis adalah kegiatan manusia yang memanfaatkan sumber daya alam untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya. Agribisnis, dengan perkataan lain, adalah cara pandang ekonomi bagi kegiatan dalam bidang pertanian. Agribisnis mempelajari strategi memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, pascapanen, proses pengolahan, hingga tahap pemasaran. Secara luas, agribisnis berarti "bisnis berbasis sumber daya alam".
Objek agribisnis dapat berupa tumbuhan, hewan, ataupun organisme lainnya. Kegiatan budidaya termasuk dalam bagian hulu agribisnis. Apabila produk budidaya (hasil panen) dimanfaatkan oleh pengelola sendiri, kegiatan ini disebut pertanian subsistem, dan merupakan kegiatan agribisnis paling primitif. Pemanfaatan sendiri dapat berarti juga menjual atau menukar untuk memenuhi keperluan sehari-hari.
Dalam arti luas agribisnis tidak hanya mencakup kepada industri makanan saja. Seiring perkembangan teknologi, pemanfaatan produk pertanian berkaitan erat dengan farmasi, teknologi bahan, dan penyediaan energi.

Pertanian

Pertanian adalah proses menghasilkan bahan pangan, ternak, serta produk-produk agroindustri dengan cara memanfaatkan sumber daya tumbuhan dan hewan. Pemanfaatan sumber daya ini terutama berarti budi daya (bahasa Inggris: cultivation, atau untuk ternak: raising). Namun demikian, pada sejumlah kasus — yang sering dianggap bagian dari pertanian — dapat berarti ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan (bukan agroforestri).
Usaha pertanian memiliki dua ciri penting:
(1) selalu melibatkan barang dalam volume besar
(2) proses produksi memiliki risiko yang relatif tinggi.
Dua ciri khas ini muncul karena pertanian melibatkan makhluk hidup dalam satu atau beberapa tahapnya dan memerlukan ruang untuk kegiatan itu serta jangka waktu tertentu dalam proses produksi. Beberapa bentuk pertanian modern (misalnya budidaya alga, hidroponika) telah dapat mengurangkan ciri-ciri ini tetapi sebagian besar usaha pertanian dunia masih tetap demikian.
Terkait dengan pertanian, usaha tani (farming) adalah sekumpulan kegiatan yang dilakukan dalam budi daya (tumbuhan maupun hewan). Petani adalah sebutan bagi mereka yang menyelenggarakan usaha tani, sebagai contoh "petani tembakau" atau "petani ikan". Khusus untuk pembudidaya hewan ternak (livestock) disebut sebagai peternak. Ilmuwan serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam perbaikan metode pertanian dan aplikasinya juga dianggap terlibat dalam pertanian.
Bagian terbesar penduduk dunia bermata pencaharian dalam bidang-bidang di lingkup pertanian, namun pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB dunia. Berdasarkan data BPS tahun 2002, bidang pertanian di Indonesia menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 44,3% penduduk meskipun hanya menyumbang sekitar 17,3% dari total pendapatan domestik bruto.
Cakupan obyek pertanian yang dianut di Indonesia meliputi budidaya tanaman (termasuk tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan), kehutanan, peternakan, dan perikanan. Sebagaimana dapat dilihat, penggolongan ini dilakukan berdasarkan objek budidayanya:
·         budidaya tanaman, dengan obyek tumbuhan dan diusahakan pada lahan yang diolah secara intensif,
·         kehutanan, dengan obyek tumbuhan (biasanya pohon) dan diusahakan pada lahan yang setengah liar,
·         peternakan, dengan obyek hewan darat kering (khususnya semua vertebrata kecuali ikan dan amfibia),
·         perikanan, dengan obyek hewan perairan (ikan, amfibia dan semua non-vertebrata).
Pembagian dalam pendidikan tinggi sedikit banyak mengikuti pembagian ini, meskipun dalam kenyataan suatu usaha pertanian dapat melibatkan berbagai objek ini bersama-sama sebagai bentuk efisiensi dan peningkatan keuntungan. Pertimbangan akan kelestarian lingkungan mengakibatkan aspek-aspek konservasi sumber daya alam juga dipelajari dalam ilmu-ilmu pertanian.
Dari sudut keilmuan, semua objek pertanian sebenarnya memiliki dasar-dasar yang sama karena pada dasarnya usaha pertanian adalah kegiatan ekonomi:
Ø  pengelolaan tempat usaha,
Ø  pemilihan bibit,
Ø  metode budidaya,
Ø  pengumpulan hasil,
Ø  distribusi,
Ø  pengolahan dan pengemasan,
Ø  pemasaran.
Sebagai kegiatan ekonomi, pertanian dapat dipandang sebagai suatu sistem yang dinamakan agribisnis. Dalam kerangka berpikir sistem ini, pengelolaan tempat usaha dan pemilihan bibit (varietas, galur, dan sebagainya) biasa diistilahkan sebagai aspek "hulu" dari pertanian, sementara distribusi, pengolahan, dan pemasaran dimasukkan dalam aspek "hilir". Budidaya dan pengumpulan hasil merupakan bagian dari aspek proses produksi. Semua aspek ini penting dan bagaimana investasi diarahkan ke setiap aspek menjadi pertimbangan strategis.

Sejarah singkat pertanian dunia

Daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah. Di tempat ini ditemukan bukti-bukti awal pertanian, seperti biji-bijian dan alat-alat pengolahnya.
Domestikasi anjing diduga telah dilakukan bahkan pada saat manusia belum mengenal budidaya (masyarakat berburu dan peramu) dan merupakan kegiatan peternakan yang pertama kali.
Kegiatan pertanian (budidaya tanaman dan ternak) merupakan salah satu kegiatan yang paling awal dikenal peradaban manusia dan mengubah total bentuk kebudayaan. Para ahli prasejarah umumnya bersepakat bahwa pertanian pertama kali berkembang sekitar 12.000 tahun yang lalu dari kebudayaan di daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah, yang meliputi daerah lembah Sungai Tigris dan Eufrat terus memanjang ke barat hingga daerah Suriah dan Yordania sekarang. Bukti-bukti yang pertama kali dijumpai menunjukkan adanya budidaya tanaman biji-bijian (serealia, terutama gandum kuna seperti emmer) dan polong-polongan di daerah tersebut. Pada saat itu, 2000 tahun setelah berakhirnya Zaman Es terakhir di era Pleistosen, di dearah ini banyak dijumpai hutan dan padang yang sangat cocok bagi mulainya pertanian. Pertanian telah dikenal oleh masyarakat yang telah mencapai kebudayaan batu muda (neolitikum), perunggu dan megalitikum. Pertanian mengubah bentuk-bentuk kepercayaan, dari pemujaan terhadap dewa-dewa perburuan menjadi pemujaan terhadap dewa-dewa perlambang kesuburan dan ketersediaan pangan.
Teknik budidaya tanaman lalu meluas ke barat (Eropa dan Afrika Utara, pada saat itu Sahara belum sepenuhnya menjadi gurun) dan ke timur (hingga Asia Timur dan Asia Tenggara). Bukti-bukti di Tiongkok menunjukkan adanya budidaya jewawut (millet) dan padi sejak 6000 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Asia Tenggara telah mengenal budidaya padi sawah paling tidak pada saat 3000 tahun SM dan Jepang serta Korea sejak 1000 tahun SM. Sementara itu, masyarakat benua Amerika mengembangkan tanaman dan hewan budidaya yang sejak awal sama sekali berbeda.
Hewan ternak yang pertama kali didomestikasi adalah kambing/domba (7000 tahun SM) serta babi (6000 tahun SM), bersama-sama dengan domestikasi kucing. Sapi, kuda, kerbau, yak mulai dikembangkan antara 6000 hingga 3000 tahun SM. Unggas mulai dibudidayakan lebih kemudian. Ulat sutera diketahui telah diternakkan 2000 tahun SM. Budidaya ikan air tawar baru dikenal semenjak 2000 tahun yang lalu di daerah Tiongkok dan Jepang. Budidaya ikan laut bahkan baru dikenal manusia pada abad ke-20 ini.
Budidaya sayur-sayuran dan buah-buahan juga dikenal manusia telah lama. Masyarakat Mesir Kuna (4000 tahun SM) dan Yunani Kuna (3000 tahun SM) telah mengenal baik budidaya anggur dan zaitun.

Ternak

Ternak adalah istilah untuk menunjuk ( secara jamak) kepada suatu binatang jinak yang dengan sengaja dipelihara di dalam suatu agrikultur untuk menghasilkan makanan atau untuk tenaga kerja.
Ternak dipelihara untuk penghidupan atau untuk laba. Peternakan adalah suatu komponen penting dalam pertanian modern. Di mana telah dipraktikkan banyak masyarakat, sejak transisi menjadi bertani dari gaya hidup perburuan.
Jenis ternak yang banyak dipelihara seperti babi, sapi, kambing, domba, kuda, keledai, rusa kutub dan rusa besar, alpaka dan berbagai jenis unggas ( termasuk ayam, angsa, kalkun dan itik). Sebagai tambahan dibeberapa daerah di dunia yang khusus dipelihara antara lain; unta, llamas, bison, dan burung unta mungkin sengaja dibesarkan sebagai ternak. Definisi ini meliputi binatang menyusui dan burung. Jenis ternak yang dibesarkan bervariasi di seluruh dunia dan tergantung pada faktor seperti iklim, permintaan konsumen, binatang asli, tradisi lokal, dan jenis daratan.(bersambung ke tulisa ketiga)
7:49 AM | 0 comments | Read More

Bangkit dari Keterpurukan (1)

Written By Unknown on Monday, August 20, 2012 | 11:21 PM

Pengantar Redaksi.

  Serial Berbisnis Dengan Hati

Dimulai dari artikel Bangkit dari Keterpurukan, serial Berbisnis dengan Hati dengan judul buku Strategi Memilih Agribisnis akan memberikan gambaran bagaimana memilih agribinis yang prospektif. Semoga artikel yang dinukil dari buku karya Asaka Tsani ini dapat memberikan inspirasi bisnis, terutama bidang agri.

Bangkit dari Keterpurukan

“Jika Anda mau menerima kegagalan dan belajar darinya, jika Anda mau menganggap kegagalan merupakan sebuah karunia yang tersembunyi dan bangkit kembali, maka Anda memiliki potensi menggunakan salah satu sumber kekuatan paling hebat untuk meraih kesuksesan.”~ Joseph Sugarman

Menurut Andrew Ho kehidupan kita tak akan pernah berjalan semulus yang kita pikirkan. Berbagai macam tantangan, misalnya kehilangan pekerjaan atau orang-orang yang dicintai, disabotase, bangkrut dan lain sebagainya, bisa saja menyeret kita dalam keterpurukan. Bila kita melihat ke sekeliling, begitu banyak orang-orang yang tenggelam dalam keterpurukan dan terjerat cukup lama dalam kegelapan, misalnya menjadi pecandu narkoba, budak hutang dan kemiskinan, korupsi atau melakukan tindak kejahatan lainnya lalu dipenjarakan, dan bentuk kemalangan lainnya.

Bila kita cukup cerdas dalam menghadapi tantangan kehidupan, bermacam bentuk benturan keras seperti itu seharusnya tidak membuat kita semakin terpuruk. Tantangan kehidupan adalah kesempatan untuk introspeksi diri. Benturan keras dalam kehidupan akan menjadikan kita lebih mulia, jika kita segera sadar atas kekeliruan yang telah dilakukan, kelemahan yang harus diperbaiki, kembali menyusun dan melaksanakan rencana dengan lebih baik.

“Remember the two benefits of failure. First, if you do fail, you learn what doesn’t work; and second, the failure gives you the opportunity to try new approach. – Ingatlah dua keuntungan yang kita peroleh dari kegagalan. Yang pertama adalah mempelajari apa yang tidak berjalan dengan baik; dan kedua adalah menjadi kesempatan bagi kita untuk mencoba pendekatan baru,” kata Roger Van Oech.

Menurut Roger, tantangan kehidupan adalah bagian dari perjalanan hidup supaya kita menjadi lebih cerdas menghadapi tantangan kehidupan. Tokoh-tokoh terkenal dan sukses, misalnya Walt Disney, Soichiro Honda, Thomas Edison, Wright Bros, Fred Smith, Mohamad Ali, Henry Ford, Bill Gates, Steve Jobs, Oprah Winfrey, Christoper Columbus, Anthony Robins, dan lain sebagainya, sudah pernah mengalami keras dan sakitnya kehidupan. Tetapi semua pengalaman pahit tersebut justru membimbing mereka ke gerbang kesuksesan.

Kesuksesan mereka bukan semata-mata dipengaruhi oleh faktor pendidikan ataupun modal, apalagi faktor kebetulan. Mereka berhasil lantaran kekuatan dan kecerdasan mereka menghadapi tantangan kehidupan. Menurut Paul G. Stoltz, Phd, dalam bukunya berjudul Adversity Quotient (AQ), ada tiga tipe manusia dalam analogi mendaki gunung:

1.      Quitters – orang-orang yang mudah menyerah, sehingga kehidupan mereka semakin terpuruk dalam kemalangan.

2.      Campers – orang-orang yang mudah puas dengan apa yang sudah dicapai, sehingga kehidupan mereka biasa-biasa saja.

3.      Climbers – orang-orang yang selalu optimis, berpikir positif dan terus bersemangat kerja sampai benar-benar mendapatkan yang mereka inginkan.

Contoh dari tipe orang ke tiga adalah orang-orang yang sukses di dunia ini. Selalu memanfaatkan kesempatan untuk maju dan pulih dari keterpurukan adalah ciri khas mereka yang utama. Tak mengherankan jika mereka melalui setiap rintangan dengan tabah, berjuang keras, dan mental yang kuat.

Tantangan kehidupan memang tidak pernah ada habisnya. Tetapi selama kita terus berusaha memperbaiki diri dan strategi ditambah dengan kesadaran spiritual yang lebih dalam, maka kita akan dapat mencapai tujuan tertinggi. “Our greatest glory is not in never falling, but in rising everytime we fail. – Kejayaan tertinggi bukan karena kita tidak pernah jatuh, melainkan karena kita selalu bangkit lagi ketika gagal,” cetus Confucius.

Oleh sebab itu, perbaiki diri terus-menerus, jangan menunggu sampai kemalangan itu benar-benar datang. Mantapkan keyakinan ketika membuat perencanaan dan menetapkan target yang memungkinkan tercapai. Kemudian langsung melakukan langkah-langkah untuk memastikan hasil maksimal, dengan penuh komitmen dan kerja keras, kecintaan dan semangat. Dengan demikian kita akan memiliki kepekaan sekaligus keseimbangan di saat harus menghadapi tantangan kehidupan yang cukup keras.

Mulai detik ini tanyakanlah pada diri sendiri seberapa besar pengaruh positif yang telah Anda dapatkan atas berbagai situasi yang Anda alami? Pastikan tantangan hidup selama ini membawa Anda pada kedewasaan, kebijaksanaan dan kualitas spiritual yang lebih baik. Dengan demikian Anda akan dapat menilai apakah Anda sudah mampu bangkit dan menjadi manusia yang lebih mulia atau belum.

Apa yang diungkapkan  Andrew Ho sebagai obat penawar untuk mengajak kembali masyarakat memasuki agribisnis, mengingat kasus PT QSAR begitu menghebohkan sekaligus mengguncang para pelaku agribisnis di tanah air.

Kalau kita mau flashback atas kasus PT QSAR, barangkali inilah kasus piramid berjenis money game (penggandaan uang atau juga dikenal dengan istilah ponzy scheme) yang paling menggegerkan di Indonesia. Jumlah peserta yang menjadi korban maupun uang yang tersangkut di dalamnya memang tidak sebesar kasus piramid di Pinrang atau BMA di Medan. Kasus ini ‘hanya’ memakan korban 6.800 orang dengan jumlah uang tersedot sekitar Rp 500 milyar. Walau begitu, dari sisi orang-orang penting yang terbawa-bawa namanya, baik yang benar-benar tersangkut (terlibat) maupun yang sekadar dicatut namanya, jumlahnya memang mencengangkan.

Inilah mega money game yang berhasil mengelabui; mulai dari orang-orang kecil sampai para pejabat pemda, perwira tentara, petinggi partai politik, menteri, ketua lembaga tertinggi negara, sampai presiden dan wakilnya.

Hebatnya lagi, semula money game ini semula diklaim dan digembar-gemborkan oleh operator dan pendukungnya sebagai solusi terbaik bagi keterpurukan perekonomian nasional. Inilah bisnis hebat yang akan memberi pekerjaan kepada puluhan juta orang, biaya pendidikan gratis, dan ekonomi makmur tanpa IMF. Inilah perwujudan yang sesungguhnya dari ekonomi kerakyatan. Sebuah solusi brilian yang dipropagandakan dalam buku berjudul Alam Rayanomic: Pemakmur Bangsa. Dan para petinggi negara pun berebut memberikan pujian dan dukungan. Benar-benar luarbiasa!

Legitimasi Pejabat

PT Qurnia Subur Alam Raya (QSAR) yang berkantor pusat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu didirikan oleh HM Ramly Arabi SE (sekaligus sebagai presiden direktur) sekitar tahun 2001. QSAR mengaku bergerak di bidang agrobisnis (menanam cabai, tomat, jamur, beternak sapi, kambing, cacing, dll) dan mengundang para investor untuk menanamkan modal dengan sistem bagi hasil.

Untuk menunjukkan keseriusannya itu, QSAR mengklaim telah membuka berhektar-hektar perkebunan di Sukabumi dan beberapa tempat lainnya (Bengkulu dan Makasar) serta mempekerjakan 10.000 lebih petani penggarap dan karyawan. QSAR juga mengklaim telah bekerjasama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri.

Promosi dan kampanye besar-besaran pun dilakukan karena tawaran hasil investasinya memang begitu menggiurkan. Banyak pejabat, mulai dari para bupati, anggota dan pimpinan DPR/MPR, petinggi partai politik, menteri, sampai presiden dan wakilnya diundang untuk melihat bukti keseriusan usaha agribisnis tersebut. Kepada para investor, QSAR terang-terangan menjanjikan bagi hasil keuntungan sebesar 10% per bulan (atau hitung kasar; 120% per tahun) dari jumlah uang yang ditanamkan.

Tak heran jika dalam waktu singkat orang berbondong-bondong menanamkan uangnya di PT QSAR dan sangat berharap segera mendapatkan untung besar. Kehadiran para orang penting di atas benar-benar menambah legitimasi dan menguatkan keyakinan orang banyak bahwa investasi agribisnis yang ditawarkan QSAR memang oke. Orang pun tak lagi menimbang risiko, dan melulu merindukan keuntungan sangat besar dalam waktu sangat singkat.

Tetapi tak ubahnya kasus-kasus skema piramid atau money game lainnya, akhirnya QSAR runtuh dalam waktu yang tidak terlalu lama. Setelah sebelumnya berpesta dan bermanis-manis ria dengan banyak kalangan, pada pertengahan 2002 QSAR kolaps. Antara beban yang harus dibayar dengan setoran dana segar yang masuk dari investor baru sudah timpang sama sekali. Gembar-gembor yang semula mendongkrak popularitas QSAR kemudian berbalik menjadi bumerang yang mematikan. Sejak Juni 2002 sejak Polri mulai menyidik kasus tersebut hingga Juli 2003 saat keluar putusan pengadilan, Ramli Araby dan QSAR-nya habis menjadi bulan-bulanan media massa.

Saat QSAR muncul bersama hampir 40-an perusahaan sejenis, beberapa pihak sebenarnya sudah mengingatkan bahayanya bisnis semacam itu. Dalam situasi normal saja, usaha-usaha dengan modal ratusan milyar hanya untung rata-rata 10-15 persen per tahun. Sementara QSAR yang baru beroperasi dalam situasi ekonomi belum normal malah berani janji bagi keuntungan 10 persen per bulan. Bob Sadino, pengusaha agribisnis paling senior di Indonesia sudah mengingatkan bahwa bisnis model bagi hasil seperti yang dilakukan QSAR merupakan ‘pembodohan otak, pembutaan mata, penulian telinga, dan pemberangusan mulut (Trubus, No.372/November 2002).

Boediono, Menteri Keuangan waktu itu malah tegas-tegas menyatakan bahwa QSAR adalah bank gelap dan itu berarti melanggar hukum (Kompas, 1/10/02). Pengakuan kalangan DPRD Kabupaten Sukabumi, mereka telah pula memperingatkan pihak eksekutif (Pemda Sukabumi) bahwa usaha QSAR tidaklah realistis. Peringatan tinggal peringatan.

Setelah sempat menghilang beberapa waktu lamanya, akhirnya Ramly Arabi diseret ke meja hijau pada Juni 2002. Di Pengadilan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Ramli dijerat dengan tiga lapis dakwaan, yaitu pertama; Pasal 46 ayat (1) jo ayat (2) UU No. 10 Tahun 1988 (tentang Perbankan) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana tentang Perbankan yakni, melakukan praktik semacam Bank Gelap. Lapis kedua, dikenai Pasal 378 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana tentang penipuan. Dan lapis ketiga, dikenai Pasal 372 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana mengenai penggelapan (Gatra.com, 25 Juni 2003). (Zaques,  Pembelajar.com 06 Desember 2005 )
Pengalaman PT QSAR  jangan dianggap sebagai batu ganjalan kita untuk kembali menerjuni bisnis ini, mengingat saat ini banyak sektor riil yang sedang colaps dan yang tetap eksis adalah agribisnis. Kita harus mampu bangkit dari keterpurukan. Jika kita tidak memulai maka selamanya kita tidak pernah mendapat kesuksesan besar. Karena kesuksesan besar berasal dari hal kecil.(bersambung ke tulisan kedua)
11:21 PM | 0 comments | Read More

Biodata Anisa ChiBi

Written By Unknown on Saturday, August 18, 2012 | 6:57 AM


Biodata Anisa ChiBi 

Nama Lengkap : Anisa Rahma
Nama Panggilan : Anisa
TTL : Bandung, 12 Oktober 1990
Tinggi : 164cm
Berat : 46kg
Hobby : Nyanyi, dance, gambar, melihara kucing, traveling
Makanan Fav : Onde-onde, kepiting, cheese cake, bolu ketan hitam, kebab
Angka Fav : 12, 7, 4
Warna Fav : Merah, pink, ungu
Tokoh Idola : Shinchan, Garfield, Park Bom (2NE1), Yoona (snsd),               Taeyang (BIGBANG)
Spending time : Main sama kucing, browsing, nonton dvd, jalan-jalan, makan, nyalon
6:57 AM | 0 comments | Read More

Anisa ChiBi With Her Family


Anisa Chibi With Her Family
  Ini adalah gambaran keluarga Anisa Chibi yang sangat harmonis. Saling mencintai satu sama lain dan selalu menjaga keutuhan keluarga. Papa Anisa Chibi yaitu Om Adi Nurjaya dan Tante Nelmah Nurjaya sangat menyayangi keempat anaknya, yaitu Nadia Maharani, Adinda Purnama, Raisa Fatma, dan Anisa Rahma. Terlihat dari foto-foto yang ada. 


 

 

6:49 AM | 0 comments | Read More

INGIN MENJADI PIANIS


"Aku Ingin Jadi Pianis Profesional"















Nama saya Gilang Ganiswara, 23 Tahun. Teman-teman saya biasa memanggilku  Gilang atau Ganis. Waktu saya masih kecil, ayah saya suka memutar lagu-lagu classic terutama gitar classic. Saya mencoba memainkan gitar ketika kecil. Saya suka lagu-lagu Beethoven, Mozart, Bach, dan lainnya Saya  juga suka memainkan recorder ketika SD. Kondisi itulah yang membuat ayah saya membeli piano. Saya belajar piano ketika berusia 10 tahun. Dulu, saya tinggal di Cikampek karena ayah kerja di Kota Pupuk ini. Tapi karena di sekitar tempat tinggalku tidak ada guru piano, ayah memanggil guru  guru les dari Jakarta. Pertama saya belajar piano classic bersama Bu Mugi, tapi hanya bertahan setahun karena Bu Mugi tidak pernah datang lagi ke rumah. Lalu saya disarankan pindah guru ke yang lain. Karena di cikampek sangat sulit untuk belajar piano, saya belajar piano sendiri dan dengan mendengarkan lagu-lagu classic selama 3 tahun, seperti fur elise, turkish march, serenade
Kemudian ketika saya SMA, pindah ke Bandung dan meneruskan belajar piano pop bersama Kak Andre. Ketika di SMA saya mengikuti eskul gitar classic  tapi hanya beberapa bulan dengan guru dari Indra Music School. Lalu saya menonton konser anak didik Michael Steven Sulungan di CCF, sehingga membuat saya ingin sekali belajar piano classic lagi. Dan saya memutuskan belajar lagi piano classic di Braga Music School bersama Bu Nancy. Melihat kesungguhan saya, paman menyarankan belajar dengan Fariz Elka Prawira yang merupakan salah satu anak didik Michael Steven Sulungan. Sehingga pada saat itu saya belajar di dua tempat: Fariz dan Bu Nancy di Braga Music School. Awalnya saya merasa senang belajar di dua tempat, tetapi lama kelamaan saya keteteran sehingga memutuskan belajar dengan Fariz saja, Belajar dengan Fariz hanya 1 tahun lebih beberapa bulan, karena dia melanjutkan kuliah di musik UPH, mendapat beasiswa dari gurunya, yaitu Michael Steven Sulungan. Dan akhirnya saya berhenti belajar piano dan memilih belajar otodidak. 
Ketika kuliah, saya berfikir dan merasa musik jazz itu sangat bagus ketika dimainkan pada alat musik piano. Sejujurnya saya kurang suka dengan musik jazz, tetapi saya ingin mencobanya dan berfikir itu sangat menyenangkan. Kemudian saya memutuskan untuk belajar piano pop-jazz di Elfa Music School dengan Mbak Reni sebagai guru saya Sebenarnya musik pop-jazz yang diajarkan di Elfa Music School sangat bagus, membuat kreatifitas seseorang dalam belajar musik dan membuat permainan musik dengan jiwa  bebas. Saya juga pernah mengikuti belajar vokal di Elfa Musik Scool dengan Ka Astrid. Tetapi tetap  merasa cocok di piano saja. 
"Saya ingin menjadi pianis, tetapi saya merasa sudah tua dan keterampilanku berbeda jauh dengan anak-anak muda yang lebih jago. Rencananya saya ingin jadi guru piano, meskipun hanya sebagai sampingan saja.(Gilang Ganiswara ganiswaragilang@yahoo.com)     

4:01 AM | 0 comments | Read More

MERDEKA INDONESIAKU, JAYA BANGSAKU, ELOK NEGERIKU

Written By Unknown on Friday, August 17, 2012 | 5:39 AM



Jum'at minggu keempat Agustus merupakan Hari di mana Bangsa Indonesia memperingati hari Kemerdekaan Indonesia ke- 67. Perjuangan para pahlawan kita dahulu membuat kita bisa bernafas lega karena telah terbebas dari penjajahan bangsa lain. Kita sebagai generasi penerus bangsa kini bisa mengibarkan Bendera Merah Putih dengan mudahnya tanpa ada gangguan. Sudah sepantasnya kita peringati jasa para pahlawan kita dengan mengikuti upacara 17 Agustus 2012 dan melihat Sang Merah Putih berkibar begitu indahnya. 

Semoga di Hari Kemerdekaan Negara Indonesia  ke-67  Indonesia  semakin jaya, berdiri teguh tanpa angkuh, dan dapat menjadi jati diri Bangsa Indonesia yang sesungguhnya yang dulu terkenal dengan keramah tamahan dan kesopansantunannya. Jangan hiasi negara ini dengan korupsi dan lain sebagainya. 

5:39 AM | 0 comments | Read More

BIRO JASA PRIANGAN

Written By Unknown on Wednesday, August 8, 2012 | 2:05 PM


"BIRO JASA PRIANGAN"

Terima Pengurusan STNK,BBN, MUTASI, SIM, KIR
JAKARTA / SEJABAR
AKTE LAHIR
SERTIFIKAT TANAH
Jl. SINGAPERBANGSA No. 1
Telp (022) 61477796, 081395397763, 085351660763
2:05 PM | 0 comments | Read More

About Us

Written By Unknown on Friday, August 3, 2012 | 5:22 PM


COMPANY  PROFILE SURAT KABAR UMUM PRIANGAN POS


  • Di tahun 1999 Priangan Pos hadir dalam bentuk media cetak dengan SIUPP:
  • NO. 1056/SK/Menpen/SIUPP/1999.
  • Namun sejak tahun 2000 media ini tidak terbit lagi.
  • Kini setelah 12 tahun media ini hadir kembali dalam bentuk media cetak mingguan.
  • Mengapa menggunakan nama Priangan Pos?
  • Karena nama ini merupakan representasi dari masyarakat Priangan pada umumnya.
  • Artinya, Priangan Pos sebagai ikon masyarakat Priangan yang semakin plural.

VISI & MISI  PRIANGANPOS.COM

  • Menjadi mitra media massa dalam pemenuhan kebutuhan berita dan informasi.
  • Partisipasi dalam membangun peradaban pers yang sehat, santun, dan objektif.
  • Ikut terlibat dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya media massa.
  • Membuka kanal informasi di masyarakat sehingga terjadi pemerataan informasi.

NAMA MEDIA

Surat Kabar Umum
PRIANGAN POS

ISI MEDIA
  1. Liputan news , feature, dan artikel untuk masyarakat.
  2. Media promosi bagi kalangan usahawan.
  3. Penyambung informasi bagi lembaga, instansi, departemen (sipil/militer) dalam membentuk peradaban masyarakat yang demokratis, santun, dan inspiratif untuk meningkatkan IPM Jawa Barat.

SUMBER DAYA MANUSIA

  • Sarjana Fikom Unpad, Unisba, Stikom.Uin Bandung,Fikom Unpas
  • Sarjana nonFikom yang sudah melewati training cukup ketat.
  • Praktisi media yang sudah tak terbit (Bandung Pos, dan media lainya).

REDAKSI


1.    Pembina        : DR. Brigjen (Pol) Widiyanto (assisten deputi Menkopolhukam)
2.    Legalitas        : PT RAM Kreatif
                            : SIUUP No.1056/1999/SK/MENPEN/
                            : UU Pokok Tentang Pers No. 40 Tahun 1999
3.    Pemimpin Umum         : A Baksin
4.    Wakil Pem. Umum      : Bambang Wisono
5.    Pemimpin Redaksi       : Riyanto Muradi
6.    Pemimpin Perusahaan  : Rahmat Hidayat
7.    Wa Pem Perusahaan    :
8.    Wa Pemimpin Redaksi    : Kurniawan Purwanto
9.    Redaktur Pelaksana    : Kayis Fawzi
10.  Sekretaris Redaksi    : Herry Purnama
11.  Manajer Iklan        : Dedi Gusdiar
12.  Manajer Pemasaran    & Sirkulasi  : Asep GP
13.  Manager Produksi  : Hendi
14.  Manajer Adkung    : Eva Ritawati
       Wakil                     : Ressa Hendiani
15.  Manajer Humas & Kerjasama  : Wawan Ruswan, SH
16.  Konsultan Hukum           :  Nanang Solihin, SH
17.  Pengemb.Bisnis               :  Susilo
18.  Alamat     Redaksi           :  Jl. Singaperbangsa No.1 Bandung
19.  Alamat Email                   :  prianganpost99@gmail.com
20.  Alamat Site                     :   http//www.prianganpost.com
21.  Redaktur Olahraga          :  Tatop Elvin
22.  Redaktur Ekonomi          :   Dian Islamina
23.  Redaktur Penddikan        :  Wawan Kartiwa
24.  Redaktur Agama            :   Fauzi
25.  Redaktur Polhukamham  :  Indra
26.  Redaktur Hiburan           :  Wawan Ruswan
27.  Redaktur LN                  :
28.  Kabiro Metro Bandung   :
29.  Kabiro KBB                   :
30.  Kabiro Cimahi                :
31.  Kabiro KB                     :
32.  Kabiro Sumedang           :
33.  Kabiro    Garut               :
34.  Kabiro    Kota Tasik       :
35.  Kabiro Ciamis                :
36.  Kabiro Banjar                :
37.  Kabiro Kab. Tasik         :
38.  Kabiro Pangndaran        :
39.  Kabiro Indramayu          :
40.  Kabiro Kota Cirebon     :   
41.  Kabiro Kab.Cirebon      :


- Opini
- Pendidikan
- Agama
- Teknologi
- Seni & Hiburan
- Ekbis
- Kejakimpolten
- Sosbud
- Orkes

ALAMAT

  • Kantor Redaksi
  • LPK Kopma Unpad Jl. Singaperbangsa No.1 Bandung
   
     Alamat Website

PENUTUP

  • Demikian perkenalan dan corporate profile Priangan Pos
  • Harapan kami semoga kami dapat bermitra dengan lembaga/instansi Bapak/Ibu
  • Terima kasih.
Bandung, 1 Agustus 2012
With the compliement,
SKU Priangan Pos

5:22 PM | 1 comments | Read More

Stop Press!

Written By Unknown on Wednesday, August 1, 2012 | 8:09 PM

Stop Press!
Redaksi Priangan Pos mengundang pembaca untuk berpartisipasi dalam pengembangan iptekni dalam bentuk artikel, opini, dan feature. Naskah dikirim melalui email: prianganpos@gmail.com disertai foto dalam pose santai. Sementara setiap tulisan yang dimuat belum ada imbalannya, tapi ke depan pasti ada imbalan yang cukup pantas. Terima kasih atas perhatian pembaca. Mari berbagai informasi melalui kanal ini. 
8:09 PM | 1 comments | Read More

7 Poin Kisah Hidup Steve Jobs


7 Poin Yang Bisa Kita Pelajari dari Kisah Hidup Steve Jobs

Steve Jobs semasa hidupnya.
Untuk mengenang Steve Jobs dan memperkenalkan kepada dunia bahwa betapa hebatnya seorang Steve Jobs, saya ingin menuliskan biografi singkat Steve Jobs beserta 7 poin yang bisa kita pelajari dari kehidupan Steve Jobs selama hidupnya, 56 tahun.
Meski agak panjang, saya rasa artikel ini sudah sangat singkat untuk menceritakan kisah hebat pada diri Steve Jobs. Kisah yang mengubah dunia dan menginspirasi dunia teknologi.
Steve terlahir dengan nama Steve Paul Jobs. Lahir pada 25 Februari 1955 di San Fransisco, Amerika Serikat, Jobs kecil mendapatkan nama tersebut dari orang tua adopsinya Paul dan Clara jobs. Tak jelas kenapa Jobs diadopsi oleh kedua orang ini.
Orangtua biologis daripada Steve Jobs sebenarnya juga memiliki otak cemerlang. Sang ayah, Abdulfattah John Jandali adalah seorang profesor sains politik. Sedangkan ibunya, Joanne Simpson ialah seorang ahli terapi bicara.
Mulai-mendirikanApple
Jobs mulai bekerja pada 1974 di Atari dengan profesi teknisi. Atari adalah perusahaan yang mendesain circuit board. Pada 1976, Jobs mendirikan perusahaan bersama Steve Wozniak rekannya, perusahaan yang sekarang dikenal dengan logo apple berwarna putih, Apple. Dengan visi ingin mengubah dunia, Jobs memulai perjalanan karirnya.
Setelah mengeluarkan komputer pertama yang bernama Macintosh, Steve Jobs harus rela dipecat oleh CEO Apple saat itu yang bernama John Sculley. Ketegangan internal mengakibatkan keretakan hubungan kerja yang juga berimbas dengan menurunnya kinerja perusahaan. Jobs juga dianggap sebagai seorang pemarah, mudah berubah pikiran dan keras kepala.
Poin pertama, disini tampak jelas sekali bahwa Jobs berada di titik terendah dalam hidupnya, ditinggalkan rekannya dan harus keluar dari perusahaan yang dia impikan.
Bukan Steve Jobs namanya kalau ia menyerah dengan kondisi hidupnya. Jobs lantas mendirikan perusahaan baru bernama NeXT Computer. Produk yang dihasilkannya di NeXT dianggap gagal dan mahal. Penderitaan Steve Jobs masih belum berakhir. Meski gagal, poin kedua ini membuat perjalanan karir Steve menjadi lebih baik di masa depan.
Poin ketiga: Jobs yang mengakuisisi The Graphics Group di tahun 1986, sebuah studio film animasi kecil. The Graphics Group yang kemudian berubah nama menjadi Pixar itu mulai beranjak sukses di tahun berikutnya. Sukses Jobs ini diperoleh setelah merilis film Toy Story di tahun 1995. Saya masih ingat film ini dulu sangat saya sukai, dan saya rasa kamu juga. Dari sini saya mempelajari bahwa Jobs selalu mencari atau mungkin membuat jalan kesuksesannya sendiri. Tanpa terbayang-bayang masa lalu yang sebenarnya cukup membuatnya stres. Tak hanya itu, Jobs bisa memulai kisah sukses dari bidang yang bukan industri komputer, film animasi.
Di akhir 1996, Jobs berusaha agar Apple mau mengakuisisi NeXT. Dengan dalih bahwa NeXT memiliki sistem operasi yang dibutuhkan Apple, Jobs berhasil menjual NeXT kepada Apple seharga USD 429 Juta. Poin keempat, sekali lagi Jobs tak berhenti dengan kesuksesan Toy Story. Jobs juga berhasil merubah perusahaan yang tak menguntungkan menjadi modal besar baginya.
Berkat kepiawaiannya, Jobs yang saat itu kembali ke Apple akhirnya menjabat sebagai CEO. Dari tahun 1997, Jobs lantar mengeluarkan produk Apple fenomenal seperti iPod, iMac, iPhone, iPad dan iCloud yang sukses mengantarkan Apple sukses besar, bahkan di bursa saham.
Poin kelima ini, Jobs meraih sukses berkat kerja keras, semangat pantang menyerah dan keinginan untuk menciptakan produk yang mengubah dunia, sesuai dengan visi saat ia mendirikan Apple pertama kali.
Jobs harus mengalami masa jayanya itu dengan dihantui kanker pankreas pada Agustus 2004 dan akhirnya harus menjalani operasi. Jobs yang akhirnya dinobatkan sebagai CEO terbaik Amerika, mengalami yang namanya cuti masuk berulang kali akibat kondisi kesehatannya yang kurang baik. Disini, Jobs masih memikirkan dunia dan terus menciptakan produk walau masih dalam kondisi tak sehat. Poin keenam.
Poin ketujuh, Jobs mengenal dirinya dan berpikir untuk perusahaan. Memilih Tim Cook sebagai CEO Apple berikutnya, Jobs pun mengundurkan diri dari Apple. Dengan alasan kondisi kesehatan yang terus menurun, Jobs resmi mengundurkan diri pada 24 Agustus 2011. Publik pun meragukan warisan Jobs, Apple, yang dianggap kurang berpengaruh tanpa kehadiran Steve Jobs. Meski bursa saham sempat menunjukkan angka penurunan, saham akhirnya pulih bahkan sempat naik.
05 Oktober 2011, Jobs harus pergi meninggalkan dunia yang dicintainya, publik yang mencintainya, perusahaan yang dicintainya dan impiannya yang mungkin masih belum tercapai. Jobs kalah menghadapi kanker pankreas dan penyakit-penyakit lain yang terus mengganggunya selama ini. Publik atau mungkin bisa saya sebut dunia, berduka atas kepergian Steve Jobs.
Steve yang dulunya terkenal pemarah, kini malah dianggap sebagai seorang yang visioner. Dalam keluarga, ia dianggap sebagai ayah yang hangat. Bahkan publik banyak yang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi Steve Jobs di dunia teknologi, tak terkecuali Mark Zuckerberg sang pendiri Facebook. Jobs seolah menjadi seorang yang berbeda. Ya, dia berubah menjadi orang yang lebih baik.
Tujuh poin diatas, saya merasa termotivasi oleh kisah hidup Steve Jobs. Jobs populer berkat kontribusinya yang sangat terasa. Ia juga pantang menyerah dengan keadaan, selalu berusaha menjadi lebih baik dan memberikan lebih baik. Meski tak semua orang memiliki gadget Apple, saya rasa hampir semua orang tahu apa itu Apple. Karya dan jasanya akan dikenang dalam beberapa generasi mendatang.
12:00 AM | 0 comments | Read More