KORPRI Jabar dengan PERADI Bandung

Written By Unknown on Wednesday, February 6, 2013 | 10:35 PM


KORPRI Jabar dengan PERADI Bandung
Resmikan Gedung
Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Indonesia  (LKBHI)


Bandung, Pripos - Dewan Pengurus KORPRI  Jawa Barat mengadakan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Bandung.  Penandatanganan Perjanjian masing-masing diwakili oleh Ruddy Gandakusumah selaku Kabiro Humas Pemprov Jabar dengan Binsar Siregar dari PERADI Bandung.Acara tersebut sekaligus meresmikan gedung Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Indonesia (LKBHI) yang terletak di jalan Lodaya Bandung.(PP-063)

10:35 PM | 0 comments | Read More

Pasangan Dede –Laksamana Lebih Unggul


Survey LSI Tentang Pilgub Jabar 2013
Pasangan Dede –Laksamana Lebih Unggul
 

Bandung, Pripos,- Berdasarkan  hasil survey Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tentang Pilgub Jabar menempatkan pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana Nomor urut 3 mengungguli calon lain dengan posisi teratas (35,3%), disusul pasangan nomor 4, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar ( 27,4%), Rieke Diah Pitaloka- Teten Masduki (no urut 5) sebesar 13,2%. Irianto MS Syaifudin-Tatang Farhanul Hakim (no urut 2) sebesar 9,5% dan Dikdik Mulyana-Cecep S Toyib ( no urut 1) diposisi terakhir 0,7%.  Hal ini di ungkapkan Direktur Citra Komunikasi LSI Toto Izul Fatah  dalam acara jumpa pers di salah satu rumah di Bandung, Selasa (5/2/2013).
Dikatakan, LSI melakukan survey   dari tanggal 10 sampai 16 Januari 2013, secara tertutup dengan jumlah responden sebanyak 440 responden yang diambil dari beberapa kab/ kota se Jabar. Angka 35,3 % tersebut, diperoleh pasangan Dede-Lex  adalah cagub dan cawagub yang didukung masyarakat.
Toto juga mengungkapkan, berdasarkan survei secara terbuka, Dede-Lex juga unggul dengan angka 29,1%, Heryawan-Deddy Mizwar 21,6%, Rieke-Teten8,9%, Yance-Tatang 7,2% dan Dikdik-Cecep 0,3%.
Dari dua survey tersebut diatas, menurut Toto, hasil survei ini memiliki margin of error ±4.8% dimana wawancara dilakukan tatap muka responden menggunakan kuisioner. “Ini hasil survei yang kami olah sampai 25 Januari, katanya.
Berdasarkan penilaian masyarakat,  ternyata dukungan yang diberikan kepada Cagub/ cawagub factor utama adalah popularitas dan elektabilitas calon bukan atas kekuatan partai.
Dede Yusuf di mata masyarakat cukup dikenal karena keartisannya dan memiliki pemilih militant ( strong supporters) juga  memiliki tingkat dukungan yang cukup merata di seluruh segmen pemilih, baik gender, usia, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, suku, agama.
Sedangkan pasangan Ahmad heryawan- Deddy Mizwar, bisa berada diposisi ke dua banyak didukung oleh popularitas Deddy Mizwar sebagai artis senior yang cukup dikenal masyarakat. Namun posisi pasangan Aher-Deddy akan dapat disalip oleh pasangan Rieke-Teten, karena kasus Tsunami politik di tubuh PKS dengan ditangkapnya mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishag, pungkasnya. (PP-020)


6:05 AM | 0 comments | Read More

Cagub-Cawagub Jabar Pilgub 2013 Tandatangani Pakta Berintegritas


Cagub-Cawagub Jabar Pilgub 2013 
Tandatangani Pakta Berintegritas
  

Bandung, Pripos - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat menandatangani Komitmen Berintegritas dan Deklarasi LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara). Penandatanganannya dilakukan di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro Bandung, Selasa (5/2) sore, disaksikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) Yayat Hidayat serta Anggota Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja dan Penasehat KPK Abdullah Hemamahua.
Komitmen itu ditandatangani dengan diawali penyampaian laporan harta kekayaan semua calon sesuai LHKPN yang disampaikan mereka ke KPK, kecuali Rieke Diah Pitaloka yang berhalangan hadir. Pasangan calon nomor urut 1 yaitu Dikdik Muliana Arief Mansur melaporkan harta kekayaannya senilai Rp. 30,56 milyar berikut uang US$ 99.683 dan cawagub Cecep Nana Suryana Toyib memiliki harta kekayaan Rp. 1,41 milyar.
Pasangan calon nomor urut 2 yaitu cagub Irianto Mahfudz Sidik Syafiuddin (Yance) memiliki harta kekayaan senilai Rp. 4,6 milyar dan cawagub Tatang Farhanul Hakim Rp. 5,78 milyar. Pasangan calon nomor urut 3 yaitu cagub Dede Yusuf Macan Effendi memiliki harta kekayaan senilai Rp. 11,34 milyar berikut uang US$ 29.508 dan cawagub Lex Laksamana Rp. 7,35 milyar.
Pasangan calon nomor urut 4 yaitu cagub Ahmad Heryawan memiliki harta kekayaan senilai Rp. 4,5 miliar berikut uang US$ 36.000 dan cawagub Deddy Mizwar Rp. 27,09 miliar berikut uang US$ 35.122. Pasangan calon nomor urt 5 yaitu cagub Rieke Diah Pitaloka memiliki harta kekayaan senilai Rp. 2,7 milyar dan cawagub Teten Masduki Rp. 1,46 milyar. 
Di hadapan Sembilan  cagub-cawagub serta tim kampanye dan pasukan pendukungnya masing-masing, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Irfan Suryanagara, para komisioner KPU Jabar, unsur muspida dari Kodam III/Siliwangi serta Kejaksaan Tinggi dan Polda Jabar, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat memandang penandatanganan Komitmen Berintegritas dan Deklarasi LHKPN serta penandatanganan Pakta Integritas yang sebelumnya diselenggarakan bersama KPK, merupakan 2 kegiatan yang menunjukkan trend sangat positif tentang adanya kesadaran dari semua pasangan calon untuk mengemban amanah rakyat Jawa Barat.
“Apabila nanti mengemban amanah, pasangan calon akan berintegritas terhadap apa yang diucapkan sesuai dengan yang dilaksanakan. Kami percaya betul bahwa Pakta Integritas yang tadi sudah ditandatangani oleh semua pasangan, termasuk Komitmen Berintegritas dan Deklarasi LHKPN yang sebentar lagi ditandatangani, akan berpengaruh terhadap pola kepemimpinan Jawa Barat lima  tahun ke depan,” yakinnya.
Dibagian lain sambutannya iapun meyakini Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018 akan menyodorkan kenyataan dari mimpi-mimpi rakyat Jawa Barat, karena 5 pasangan calon sudah menandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Berintegritas, disamping 10 cagub dan cawagub ini merupakan individu-individu terpilih dari 50 juta penduduk Jawa Barat. 
“Ada kemanunggalan antara rakyat Jawa Barat dengan 5 pasangan calon. Karena dengan ditandatanganinya Pakta Integritas, berarti kesalehan telah ditampilkan oleh 5 pasangan calon. Nanti tidak ada istilah yang kalah dan menang. Bedanya hanya  satu pasangan diberi amanah, dan 4 pasangan calon lainnya diselamatkan dari fitnah sebagai gubernur dan wakil gubernur,” ucap Yayat. (PP-063/KPUJBR)

 



5:52 AM | 0 comments | Read More

KPK Berharap Pemprov Jabar Bersih dari Korupsi


KPK Berharap Pemprov Jabar

Bersih dari Korupsi



Bandung, Pripos - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengharapkan pencegahan dan gerakan anti korupsi dimasukkan dalam peraturan daerah (perda), sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi bersih dari praktik korupsi, karena penyelenggaraan pemerintahannya diawasi dan dikawal KPK sejak pencalonan gubenur dan wakil gubenurnya.
Harapan tersebut tersirat dari sambutan Anggota Pimpinan KPK, Adnan Pandu Praja, pada acara penandatanganan Komitmen Berintegritas dan Deklarasi LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) Calon Gubenur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018, di Aula Barat Gedung Sate Jl. Diponegoro Bandung, Selasa (5/2) sore.
            Di hadapan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) Yayat Hidayat serta tiga komisioner lainnya yakni Teten Setiawan, Ferdhiman dan Iin Endah Setiawati, Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanegara dan unsur Muspida, Adnan mengungkapkan sebelum penandatanganan Komitmen Berintegritas  dan Deklarasi LHKPN telah mengadakan diskusi selama 2,5 jam lebih dengan semua cagub dan cawagub, kecuali cagub Rieke Diah Pitaloka yang berhalangan hadir.   
Dalam diskusi tersebut, ia yang hadir didampingi Penasehat KPK Abdullah Hehamahua, memberikan masukan kepada semua calon bahwa Pakta Integritas yang telah ditandatangani   dimasukkan dalam visi-misi. Selanjutnya, dijadikan perda oleh salahsatu pasangan calon terpilih pada Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 2013.
“ Tadi kami berdiskusi selama 2,5 jam lebih para calon gubernur dan wakil gubernur. Kami beri masukan agar memasukkan ini (upaya pencegahan dan anti korupsi-red.) dalam visi-misi, yang nantinya bisa menjadi perda. Kita berharap setelah menjadi perda, KPK akan mengawas apa yang dilakukan oleh pasangan calon setelah menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat . Dengan demikian KPK dapat mengawal dari awal sejak pencalonan sampai terpilih nanti. Sayalah yang akan bertanggungjawab,” kata Adnan.
Pada acara itu ia bersyukur penandatanganan Pakta Integritas dapat dilaksanakan dan diikuti dengan suasana sangat kondusif. Hampir semua calon mendukung untuk menjadikan Pemprov Jabar bersih dari praktik korupsi, “Hampir semua calon mendukung KPK akan yang akan masuk ke wilayah Jawa Barat. Alhamdulillah, tidak ada calon yang tanya apa yang dinamakan gratifikasi, dan mudah-mudahan tidak ada yang masuk ke ranah itu”.
Di awal sambutannya ia menjelaskan, KPK telah menyelesaikan renstra (rencana strategi)  pemberantasan korupsi, yang antara lain dengan membuat program penguatan bidang politik berintegritas agar dipahami pula oleh masyarakat, sehingga masyarakat memahami apa yang disebut integritas. 
Program tersebut, menurut Adnan, dilaksanakan oleh KPK dengan mengawal pilkada (pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah) dari awal prosesnya,  agar penyelenggaraannya berjalan baik tanpa dibarengi money politics (politik uang). Dengan demikian, KPK tidak sekadar dikenal masyarakat sebagai lembaga yang sering menangkap pelaku korupsi, tetapi juga memiliki program pencegahan terhadap praktik merugikan keuangan negara.
“Selama ini banyak gubernur, bupati dan walikota yang kami proses. Setelah dievaluasi, mungkin mereka belum mengenal apa itu keterbukaan fiskal. Mungkin juga mereka belum tahu bagaimana membangun pemerintah yang baik dan bersih, good governance dan clean government. Oleh karenanya, saya berharap kepada teman-teman pers agar korupsi dipantau dengan baik. Manakala ada money politics, tolong laporkan,” ucapnya. (PP-020/KPUJBR)  

5:34 AM | 0 comments | Read More

Dede-Laksamana Unggul Di LSI


Dede-Laksamana  Unggul Di LSI  


Bandung ,Pripos- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tentang Pilgub Jabar menempatkan pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana Nomor urut 3 mengungguli calon lain dengan posisi teratas (35,3%), disusul pasangan nomor 4, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar ( 27,4%), Rieke Diah Pitaloka- Teten Masduki (no urut 5) sebesar 13,2%. Irianto MS Syaifudin-Tatang Farhanul Hakim (no urut 2) sebesar 9,5% dan Dikdik Mulyana-Cecep S Toyib ( no urut 1) diposisi terakhir 0,7%.
Hal ini di ungkapkan Direktur Citra Komunikasi LSI Toto Izul Fatah  dalam acara jumpa pers di Bandung, Selasa (5/2/2013).
Dikatakan Toto LSI melakukan survey   dari tanggal 10 sampai 16 Januari 2013, secara tertutup dengan jumlah responden sebanyak 440 responden yang diambil dari beberapa kab/ kota se Jabar. Angka 35,3 % tersebut, diperoleh pasangan Dede-Lex  adalah cagub dan cawagub yang didukung masyarakat.
Toto juga mengungkapkan, berdasarkan survei secara terbuka, Dede-Lex juga unggul dengan angka 29,1%, Heryawan-Deddy Mizwar 21,6%, Rieke-Teten8,9%, Yance-Tatang 7,2% dan Dikdik-Cecep 0,3%.
Dari dua survey tersebut diatas, menurut Toto, hasil survei ini memiliki margin of error ±4.8% dimana wawancara dilakukan tatap muka responden menggunakan kuisioner. “Ini hasil survei yang kami olah sampai 25 Januari, katanya.
Berdasarkan penilaian masyarakat,  ternyata dukungan yang diberikan kepada Cagub/ cawagub factor utama adalah popularitas dan elektabilitas calon bukan atas kekuatan partai.
Dede Yusuf dimata masyarakat cukup dikenal karena keartisannya dan memiliki pemilih militant ( strong supporters) juga  memiliki tingkat dukungan yang cukup merata di seluruh segmen pemilih, baik gender, usia, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, suku, agama.
Sedangkan pasangan Ahmad heryawan- Deddy Mizwar, bisa berada diposisi ke dua banyak didukung oleh popularitas Deddy Mizwar sebagai artis senior yang cukup dikenal masyarakat. Namun posisi pasangan Aher-Deddy akan dapat disalip oleh pasangan Rieke-Teten, karena kasus Tsunami politik di tubuh PKS dengan ditangkapnya mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishag. (PP-056)

5:23 AM | 0 comments | Read More

Netty Jenguk Kholik

Written By Unknown on Monday, February 4, 2013 | 8:57 PM

          Netty Jenguk Kholik Pasien Malnutrisi di RSHS
Bandung-Pripos.   Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan menjenguk Kholik (10 bulan), pasien malnutrisi asal Kuningan, Jawa Barat, yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, (4/2). Ini sebenarnya bukan pertemuan pertama Netty dan Kholik. Pada 19 Januari 2013, di Kuningan, Netty-lah yang meminta agar Kholik dirujuk ke RSHS.
Dalam kesempatan ini, Netty Heryawan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr Alma Lucyati. Kholik merupakan anak seorang pekerja serabutan, Suwartono (25), dan Sri Wulan (23), seorang ibu rumah tangga. Suwartono mengatakan, pada saat lahir, Kholik divonis keracunan ketuban. Rupanya, racun ini menyebar ke organ tubuh bagian dalamnya, seperti jantung dan paru-paru. Akibatnya, Kholik kesulitan menyerap nutrisi ASI sang ibu.
 Menurut Bangun Simangunsong, Pengawas Keperawatan Anak RSHS, saat masuk pada tanggal 23 Januari, Kholik hanya memiliki berat badan 4,5 kilogram. Adapun saat ini, berat badan Kholik adalah 4,6 kilogram.
Meski pertambahan berat badan Kholik masih kecil, Netty berharap orangtua Kholik tidak patah semangat. Sebagai bentuk dukungan, Netty memberi sumbangan biaya pengobatan, sekaligus memastikan Kholik diberi perawatan yang tepat dan menyeluruh.
Untuk itu, Netty menghimbau para tenaga medis RSHS pun terus memberikan upaya yang maksimal."Faktor keterbatasan peralatan fisik adalah masalah di rumah sakit manapun. Namun yang paling penting, para dokter dan perawat harus bersikap positif dan memberi dukungan moril kepada pasien dan keluarganya," ujar Netty.
Awalnya, Kholik adalah pasien yang ditemui Netty Heryawan di RSUD '45, Kuningan, pada 19 Januari 2013. Saat itu, Netty menginstruksikan kepada jajaran Dinas Kesehatan dan pihak-pihak terkait, untuk membantu proses penyembuhan Kholik, dengan merujuknya ke RSHS Bandung. (PP-056)

8:57 PM | 0 comments | Read More

Gubernur Lantik Kepala BP POM


        Gubernur Lantik Kepala BP POM di Gedung Sate 


Bandung,Pripos - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan ini mempunyai peran yang sangat penting atas makanan dan obat yg beredar di Jabar. Maka dari itu makanan dan obat harus dalam keadaan aman dan tidak membahayakan bagi masyarakat. Artinya terjamin tidak mengandung borak, formalin, pewarna tekstil dsb.

Demikian diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada Pelantikan Kepala besar pengawas Obat dan Makanan di Aula Barat Gedung Sate, Senin (4/2). Selain makanan, banyak juga alat-alat kecantikan di salah gunakan sehingga banyak orang-orang, khususnya wanita banyak yang menjadi korban.

"Akibat dari banyaknya mengkonsumsi obat-obat dan makanan yg berbahaya maka makin banyak penyakit yang di derita masyarakat. Maka dari itu perlu adanya pengawasan secara ketat dalam peredaran yg ada d masyarakat saat ini sehingga berbagai penyakit dapat dihindari sehingga adanya kesejahteraan masyarakat. Karena sumber utama timbulnya penyakit adalah dari makanan," pesan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Pelantikan Kepala Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan di Bandung dihadiri Kepala BPPOM Pusat, OPD Terkait, Kepala BPPOM Jabar.

Gubernur Aher beramanat kepada pengurus BP Pom yang baru "diharapkan seluruh pengurus dan ketua BP Pom dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin. Saya percaya bapak-bapak dan ibu-ibu dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing." ujarnya. (PP-056)

8:49 PM | 0 comments | Read More

APAKAH ANDA PEROKOK AKTIF ....???



   APAKAH ANDA PEROKOK AKTIF ....???
 
     Bandung,Pripos - Ada satu pertanyaan, yaitu ; 
"Mengapa kita harus minum air putih sebanyak mungkin ?"
Sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan", tetapi karena sebuah pertanyaan yang jujur maka harus dijawab dengan jujur pula.
    Maka topik tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut :
Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari AIR. Malah ada beberapa bagian  tubuh kita yang memilki kadar air di atas 80%.
2 organ yang paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah OTAK dan DARAH !!!
Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara itu darah memilki komponen air sebanyak 95%, sedangkan jatah minum manusia paling normal
sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas air putih sehari.
    Jumlah di atas harus ditambah bagi seorang PEROKOK ......!!!
Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan dan sekresi.
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter air dalam sehari ...???
Tentu tubuh kita akan menyeimbangkan diri, caranya ....??? Dengan jalan "menghisap" air dari komponen tubuh kita sendiri, yaitu OTAK ...!!!
(wah ...bayangkan jika otak kita kering...bagaimana jadinya ...???)  Bukan itu saja ...!!! air dalam komponen darah kita juga akan dihisap ...!!!
    Darah yang akan dihisap akan menjadi kental, akibat pengentalan darah ini, maka sirkulasi akan kurang lancar ketimbang darah encer.
Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah), maka si ginjal akan bekerja ekstra keras menyaring darah ...!!!
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental tersebut bisa menyebabkan perobekan pada Glomelurus ginjal.
    Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan sebagai tanda mulai bocornya saringan ginjal, apabila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat 
harus mengeluarkan uang Rp. 2.000.000,- untuk cuci darah.
    Bagaimana dengan OTAK ....??? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak tersendat. 
Otak tidak lagi "encer", karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, ini yang bisa mengakibatkan "STROKE".(PP-063)

8:27 PM | 0 comments | Read More

Keluarga Penerima Raskin Jabar Turun



Gubernur Jabar Ahmad Heryawan:
Keluarga Penerima Raskin Jabar Turun


Bandung,Pripos- Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat Program Beras Miskin (RTSPM) di Jawa Barat pada 2013 lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan, jumlah keluarga miskin di provinsi terpadat ini juga menurun atau berkurang.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menandaskan hal tersebut, menjawab wartawan usai peresmian distribusi perdana beras raskin (raskin) 2013 Pemprov Jabar, di halaman samping Gedung Sate, Bandung, pada Senin (4/2).

Peresmian ditandai penyerahan simbolik raskin kepada warga miskin dan pemberian penghargaan kepada Walikota/Bupati yang dinilai sukses dalam program raskin 2012.

Sebelum merinci angka-angka RTSPM, Heryawan menjelaskan, penetapan keluarga yang berhak menerima program raskin dilaksanakan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Tim ini bekerja berdasarkan basis data terpadu untuk program perlindungan sosial.

Gubernur Heryawan mengungkapkan, RTSPM 2013 sebanyak 2,6 juta rumah tangga sasaran (RTS). Sementara setahun sebelumnya mencapai 3,1 juta RTS. Terjadi penurunan 16 persen. "Kalau angka rumah tangga penerima program raskin turun, ini berarti jumlah keluarga miskin dan rentan miskin di Jabar, juga turun. Ini berarti ada perbaikan daya beli masyarakat sekaligus jumlah keluarga miskin turun," papar Heryawan. 

Namun, Dirinya mewanti-wanti jajaran pemerintah agar seksama menjelaskan program raskin 2013 supaya tidak memicu gejolak. Verifikasi RTSPM harus disertai upaya kehumasan yang baik agar tidak terjadi salah pengertian keluarga yang tak lagi masuk RTSPM 2013.   "Verifikasi harus hati-hati," tukasnya mengingatkan. Karenanya, Gubernur Heryawan, mengapresiasi kreativitas jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menyukseskan program bantuan raskin.

Heryawan menyebutkan contohnya, terobosan yang dilaksanakan Kepala Desa Kawali Mukti, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Di desa ini, dana zakat dipakai untuk membeli raskin yang seharga Rp 1.600/kg, sehingga keluarga miskin tak lagi perlu membeli alias memperoleh raskin secara gratis. "Kepala desa seperti ini harus diberi penghargaan khusus," tambah Gubernur Heryawan.

Sementara itu, Kepala Bulog Divre Jabar Usep Karyana kepada wartawan mengatakan,  kuota raskin Jabar untuk pendistribusian tahun 2013 sebanyak 470.842 ton yang akan didistribusikan kepada 2,61 juta KK rumah tangga sasaran(RTS). Sedangkan pada tahun 2012 berjumlah 2,86 juta RTS .
Penyaluran  raskin per bulannya mencapai 39.237 ton dengan tiap RTS tetap menerima sebanyak 15 Kg per bulan akan didistribusikan melalui gudang-gudang yang tersebar di tujuh Sub Dolog yakni di Bandung, Cianjur, Karawang, Subang, Indramayu, Cirebon dan Tasikmalaya.Menurut Usep “stok Raskin aman  dan siap disalurkan keseluruh pelosok Jabar,” Ujarnya. (PP-056)
8:23 PM | 0 comments | Read More

Jasa Petani Sangat Besar

Written By Unknown on Sunday, February 3, 2013 | 7:37 AM


Jasa Petani Sangat Besar, 
Kita Bisa Makan Berkat Mereka

                                                                   
                                                                  Foto-ilustrasi:google-image
                                                                             

Kab. Bandung,Pripos - Pangan di Kab. Bandung masih kuat. Hal itu karena daya beli meningkat,"kata Bupati Bandung H. Dadang M Naser di Soreang (2/2).

Dadang mengatakan, untuk semakin memperkuat para petani kita akan terus bantu diantaranya penggantian bibit. Setiap setelah dipanen bibit pasti padi tersebut selalu di ganti.

"Kita akan konsen kebidang pertanian dan peternakan,  ini bukti nyata membantu para petani. Kita juga berharap ada yang mau Investasi dengan para petani, tapi harus sesuai dengan koridor yang ada,"katanya.

Menurut Bupati, petani dikita belum bisa menstabilkan harga, jadi masih terpengaruh oleh harga yang ditawarkan bandar, seharunya sudah punya patokan sendiri supaya tidak Rugi. "Saya minta kepada investor jangan cekik para petani soal harga harus disesuaikan",ucapnya.

Lanjut dia, kita juga tetep ingin memberdayakan dgn pola mendidik para petani agar pola bertaninya semakin meningkat. "Kalau diberikan bantuan tunai tidak akan dewasa, yang dikhawatirkan bantuan  itu tidak digunakan," pungkasnya. (Atep Kusman)

7:37 AM | 0 comments | Read More

PJI Jabar

Written By Unknown on Saturday, February 2, 2013 | 10:54 AM


PJI Jabar Gelar Workshop dan Lomba Foto Pilgub Jabar



BANDUNG,Pripos - Perhimpunan Jurnalis Indonesia Jawa Barat (PJI Jabar)
kembali menggelar workshop sosialisasi Pilgub Jabar dan lomba foto. Kali ini, PJI Jabar yang bekerja sama dengan KPU Jabar serta UIN SGD Bandung membidik kalangan fotografer untuk sasaran sosialisasi tersebut.

Workshop akan digelar di Aula Fakultas dan Komunikasi UIN Bandung pada pukul 10.00-14.00 WIB, Senin (4/2) depan sekaligus pengumuman pemenang lomba foto Sosialisasi Pilgub Jabar. Hadir sebagai pembicara Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, Redaktur Foto Pikiran Rakyat Harry Suryana, serta Dosen Fikom Unpad Dr. Dede Mulkan Sasmita, M.Si.

Ketua PJI Jabar Iwa Ahmad Sugirwa mengatakan tujuan dari workshop untuk menggugah kesadaran publik khususnya peserta workshop melalui
bidikan lensa fotografer akan pentingnya Pilgub Jabar bagi masa depan demokrasi di Jabar.

"Workshop ini sengaja digelar oleh kami karena fotografi merupakan salah satu cara untuk memberi kesadaran masyarakat akan pentingnya Pilgub Jabar. Apalagi sudah banyak contoh fenomena perubahan atau pemecahan suatu kasus melalui fotografi," kata Iwa.

Iwa mengungkapkan beberapa narasumber akan membedah bagaimana sosialisasi Pilgub Jabar lewat bidikan lensa kamera dalam media dan efek yang ditimbulkan terhadap khalayak pembaca.

"Di workshop tersebut para narasumber akan membahas fotografi yang mengedukasi khalayak dan mendorong perubahan Jawa Barat ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Dia berharap adanya workshop tersebut bisa memberikan edukasi atau pemahaman kepada peserta tentang peranan fotografi jurnalistik dalam Pilgub Jabar sehingga tercipta suasana kondusif dan suksesnya Pilgub Jabar 24 Februari mendatang.(Atep Kusman)

10:54 AM | 0 comments | Read More

Eksibisi Catur Antar Wartawan

Written By Unknown on Friday, February 1, 2013 | 7:49 PM


Sekretaris DPRD Jabar Buka
Eksibisi Catur Antar Wartawan


Bandung, Pripos.- Pertandingan eksibisi catur antara wartawan peliput Gedung Sate dan DPRD Jabar dibuka Sekretaris DPRD Jabar Hj. Ida Hernida, SH, M.Si , di ruang lobby paripurna  DPRD Jabar Jln. Diponegoro Bandung, Jum’at (1/2). Hadir pada kesempatan itu, Kepala Bagian Umum Setwan H. Dedy Darmawan, SH. MH, Kepala Bagian Humas Setwan Hj. Dra. Nina Nurasidah, dan  Wakil Ketua Bidang Organisia PWI Jabar  Saprin Zaini.   
Perhelatan catur pertama yang diikuti sebanyak 54 peserta, masing-masing 24 orang peserta  dari  wartawan media cetak maupun elektronik, empat peserta dari unsure PNS DPRD Jabar, enam perserta dari utusan scurity dan 10 orang dari tenaga honorer dewan.
Ketua panitia penyelenggara, Drs. Lyster Marpaung dalam sambutanya mengatakan, terselenggaranya pertandingan ini dimaksudkan selain dalam rangka menyongsong Hari Pers Nasional (HPN) tanggal 9 Pebruari 2013, juga untuk menggali bakat bibit pecatur dari kalangan wartawan yang dapat mewakili Jawa Barat dalam Porwanas mendatang. Di samping itu, yang tidak kalah pentingnya adalah untuk menjalin tali silaturahmi sesama wartawan dan mitra.
“Mengapa kami juga melibatkan rekan-rekan dari PNS dan security, serta tenaga honorer, karena selama ini mereka merupakan partner bagi wartawan yang sedang melakukan tugasnya,” tutur Lyster dari Harian Umum Internasional Media didampingi Ketua Pelaksana Husein Widjaya dari Lensa Indonesia.com. .   
Sementara dalam sambutan pembukaanya, Sekretaris DPRD Jabar Hj. Ida Hernida, SH. MSi menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Ketua DPRD Jabar yang tengah melaksanakan tugas yang tidak bisa ditinggalkan.
Pada kesempatan itu, Sekwan mengapresiasi atas prakarsa kelompok kerja (Pokja)  wartawan Gedung Sate dan DPRD Jabar menyelenggarakan kegiatan olahraga catur. Akunya, kendati baru pertama kali diselenggarakan, namun pertandingan ini berhasil menyedot sekian banyak peserta. Harapnya, kegiatan seperti ini akan berlanjut dan mampu menjadi penguat  tali silaturahmi baik antar wartawan itu sendiri maupun antar mitra jajaran DPRD Jabar.
“Saya sampaikan kemitraan yang selama ini terbangun antara wartawan dan DPRD Jabar sedemikian baik. Kerjasama yang terbangun adalah  saling mengisi dan menguntungkan dan tidak saling mencari kesalahan,” papar Ida Hernida.
DPRD Jabar, tambah Ida selalu memberi ruang bagi kegiatan peliputan wartawan. Bahkan dewan pun telah memfasilitasi ruang (pers room)  serta sarana pendukung lainnya. Ini semua dimaksudkan untuk kelancaran tugas peliputan wartawan khususnya di lingkungan DPRD Jabar.
“Failitas yang kami berikan semoga menjadi bermanfaat bagi kelancaran tugas jurnalistik, serta dapat memberi kontribusi positif bagi proses pembangunan di Jawa Barat,” harapnya. (PP-056)    


7:49 PM | 0 comments | Read More

Produksi Jamur di Kab. Bandung


Produksi Jamur di Kab. Bandung Meningkat Capai 10%


Kab. Bandung - Produksi Jamur di Kabupaten Bandung mengalami peningkatan pada tahun 2012 mencapai 547,5 ton atau 1,5 ton per hari.

Peningkatan itu hingga mencapai 10 % ditahun sebelumnya, kata Ketua MAJI Kabupaten Bandung Kuswana mengatakan, pihaknya memproyeksikan produksi, Selasa (29/1).

Menurutnya, di 2013 ini produksi jamur tidak akan jauh berbeda dari tahun sebelumnya karena pembudi daya jamur masih terbatas.

Selain itu ia juga menjelaskan, pengaruh cuaca buruk berdampak pada produksi jamur per hari karena kontaminasi yang tinggi, sehingga suhu tidak menentu.

Dia memperkirakan pada akhir Januari hingga Februari mendatang produksi jamur bisa menurun hingga 10% per hari.

"Untuk pemasaran pihaknya belum bisa menembus pasar ekspor karena permintaan lokal masih cukup tinggi. Selama ini budidaya jamur cukup bagus dan bisa memenuhi pasar lokal,” jelasnya.

Kami harap pemerintah membantu permodalan kami, supaya pemasaran jamur untuk ekspor bisa dikirim ke berbagai wilayah a.l China, Hongkong dapat terpenuhi, " Pungkasnya. (Atep Kusman)

7:54 AM | 0 comments | Read More

Karang Taruna Kab. Bandung


Karang Taruna Kab. Bandung
Terus Berkibar Sampai Ketingkat Nasional


Kab. Bandung,Pripos. - Bupati Bandung H Dadang M Naser mengatakan, karang taruna kabupaten harus lebih maju lagi dibanding sebelumnya. Karena sudah banyak prestasi yang diraih di tahun 2012.

Oleh karenanya, kata Dadang saya berharap agar sinergitas para pengurus harus ditingkatkan semaksimal mugkin. Karang taruna Kabupaten Bandung harus berkibar ke tingkat Nasional,"kata bupati saat pembukaan temu Karya Karang Taruna III Kab. Bandung, digedung Dewi Sartika Soreang (30/1) .

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kab. Bandung Dra. Hj. Nina Setiana mengatakan,
Kab. Bandung menjadi barometer pemilihan kepemimpinan, seperti halnya dalam pemilihan bupati dan legislatif,"kata Nina.

Nina mengingatkan kepada ketua Karang taruna Yosep N, tidak boleh ditiadakan dan mentiadakan. " Jangan pandang bulu, harus bisa mengakomodir dari mana saja karena Karang taruna milik kita bersama",ujarnya.

Dikatakan Nina, Kegiatan karaang taruna merupakan pekerjan sosial, karang Taruna memiliki potensi yang luar biasa.

Diceritakanya, pada tahun 2012 banyak sekali prestasi yang kita pilih, dan baru kali ini bendera karang taruna baru berkibar ditingkat nasional." Karang taruna tahun ini harus berjaya ditingkat naasional,"tukasnya.

Ketua Karang Taruna Kab. Bandung Drs H. Yosep Nugraha mengatakan, dalam dinamika organisasi kita harus bisa menjaga janji dengan komitmen.

Menurut Yosep, karang taruna adalah sebuah rumah yang harus kita jaga dengan nyaman. "Kita akan selalu menjaga janji dengan komitmen", singkatnya. (Atep Kusman)

7:39 AM | 0 comments | Read More