Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris ala “Kang Ben”

Written By Unknown on Tuesday, September 11, 2012 | 7:09 AM

Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris ala “Kang Ben”
“USEP BENYAMIN “ 
Bandung(Pripos2/9)Dalam kiprahnya sebagai praktisi bahasa yang nama aslinya “USEP BENYAMIN “ biasa disapa Kang Ben orang Cianjur lebih akrab  menyebutnya. Adalah sosok yang memberikan semangat kepada generasi muda agar menatap hari depan dengan optimis, karena masa depan terletak pada peralihan generasi untuk melanjutkan generasinya sendiri.
Beliau seorang guru Bahasa Inggris yang sudah pengalaman dalam melatih siswa,mahasiswa dan umum untuk bahasa inggris percakapan dll.
Orangnya mudah bergaul,humoris dan disenangi murid-muridnya,Kang Ben fasih berbicara dalam Bahasa Inggris Amerika dan beberapa bahasa asing lainya. Kang Ben juga sering jadi pembicara di beberapa acara seminar tentang bagaimana menguasai bahasa inggris dengan mudah.
Kang Ben juga senang menjadi Tour Guide di beberapa tempat di Cianjur,Cipanas dan Puncak.Jika ingin berkenalan dan bersahabat,maka Kang Ben sangat terbuka untuk pembaca PrianganPos dan siapa saja.
Itulah kesan pertama kami bahwa Kang Ben adalah sosok yang memperhatikan generasi yang lebih muda dengan penuh perhatian.
Bagi sebagian orang (lebih khusus lagi bagi para pelajar), Bahasa Inggris merupakan salah satu mata pelajaran yang ditakuti. Entah kenapa. Mungkin saja kebanyakan dari kita enggan untuk keluar dari zona nyaman. Ya, kita sudah terlalu nyaman dengan kondisi lingkungan yang ada disekitar kita. Termasuk dalam hal ini adalah bahasanya.
Aku ingat ketika dulu masih SMA, begitu banyak teman-temanku yang memilih untuk takut lebih dulu mempelajari bahasa Inggris dibandingkan mengatasi ketakutan itu. Mereka merasa bahasa Inggris adalah monster yang menakutkan. Karena itu, memilih diam adalah jalan yang terbaik menurut mereka.
Alasan lain yang membuat bahasa Inggris menjadi momok adalah cara mengajar bahasa Inggris di sekolah yang kurang efektif. Kebanyakan biasanya para guru-guru bahasa Inggris mengajarkan tenses dan grammar lebih dulu kepada para siswa, sebelum siswa itu menyukai bahasa Inggris dulu.
Sebenarnya ini bukan kesalahan guru 100% deh. Soalnya kan guru hanya menjalankan kurikulum yang katanya menjadi panduan kita jika ingin sukses di masa depan. Karena itu, kita sebagai siswalah yang harus lebih kreatif agar suasana belajar Bahasa Inggris ini bisa lebih kondusif bagi kita. Bagaimana caranya ?

Buang Jauh-Jauh Tenses dan Grammar
Agak ironis memang. Tapi itulah yang harus kamu lakukan pertama. Ciptakan dulu rasa suka pada Bahasa Inggris. Buatlah cara belajar bahasa Inggris kita seperti saat kita belajar bahasa Indonesia sewaktu kita kecil dulu.
Apakah waktu kecil kita memikirkan tata bahasa ? Misalnya kalau mau minta susu, masa’ kita ngucapin kayak gini “Ibu, bolehkah saya meminta susu untuk saya minum ? Saya sedang haus” Hahaha lucu kan kedengarannya.
Nah, sama aja dengan mempelajari bahasa Inggris. Tata bahasa yang baik itu emang perlu, tapi kalau kita belajar bahasa Inggris langsung dengan tata bahasa yang teratur dan baik, akan sama kedengarannya dengan anak kecil yang meminta susu tadi.
Jadi pokoknya kita asal ngomong aja. Tapi ga asal-asal banget. Yang penting orang ngerti apa yang kita sampaikan itu udah cukup kok. Di negara asalnya pun, banyak orang-orang yang berbicara tanpa grammar (tata bahasa) yang bener kok. Jadi ga perlu takut apalagi minder dengan nilai tata bahasa kamu yang jelek. Pede aja lagi.
Banyakin Kosa Kata dengan Kartu-Kartu
Nah, kalau ga musingin tenses dan grammar, apa yang sebaiknya kita pelajari dulu ?
Kosa kata (vocabulary). Ini yang paling penting. Karena bagaimanapun pintarnya kita tenses dan grammar, kalau kosa kata kita kurang, ya tetep ga akan bisa ngomong juga. Sebaliknya kalau kosa kata bahasa Inggris kita banyak, walaupun tata bahasa kita ancur, kita tetep bisa ngomong dan orang yang kita ajak ngomong itu akan ngerti.
Tantangannya sekarang adalah, bagaimana cara kita menghapal kata-kata bahasa Inggris yang jumlahnya jutaan atau milyaran itu ya ? Oh ya, asal kamu tahu, sebenarnya dalam 80% pembicaraan menggunakan bahasa Inggris, kita hanya menggunakan lebih kurang 1200 kata aja. Itu kata-kata yang umum dipakai.
Jadi kalau kita bisa menghapalkan 1200 kata itu, Insya Allah kita akan bisa berbicara menggunakan bahasa Inggris. Percaya deh. Nah gimana menyiasati agar kita semakin mudah menghapalnya ?(Anto)

Segera ikuti “COMMUNICATION WORKSHOP” Call:022-76889954

7:09 AM | 0 comments | Read More

Setwan Diduga Main Mata

Written By Unknown on Monday, September 10, 2012 | 3:53 AM


Bajet Anggaran Bidang Humas Mangkir di Bidang Hukum
Setwan Diduga Main Mata

Bandung(Pripos) Bajet anggaran belanja Sekretariat Dewan Perwakilan Dearah (DPRD) Provinsi Jawa Barat tahun anggaran (TA) 2011 untuk satuan kegiatan belanja jasa dokumentasi dan publikasi pada Bagian Perundang-undangan sebesar Rp 1,250 miliar, hanya mampu terserap sebesar Rp 62 juta, sementara sisanya sebesar Rp 1, 188 miliar dikembalikan ke kas daerah.

Hal itu dikatakan Kepala Sub. Bagian Hukum dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Jabar, Gatot Raharja, SH, kepada Pripos  di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurut Gatot tidak terserapnya jumlah bajet anggaran itu, karena minimnya kegiatan yang dilakukan dewan berkaitan dengan pos anggaran tersebut. Dikatakan, sesuai dengan dokumen pelaksanaan anggaran,  besaran anggaran yang ditetapkan tersebut untuk program peningtkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah dengan sub kegiatan pembahasan raperda prakarsa, insentif DPRD (10 buah raperda) dan kegiatan pembahasan keputusan DPRD tentang Perda/Non Perda/Masalah Khusus.

“Anggaran itu memang ada di kita, cuma tidak terserap, akhirnya kita kembalikan ke kas daerah,” jelas Gatot.

Gatot juga mengakui tidak mengatahui, jika anggaran publikasi dan dokumentasi ada di Bagian Hukum dan Perundang-undangan, karena hematnya, angaran itu seharusnya berada pada Bidang Humas dan Protokol Sekretariar DPRD Jabar. Di samping itu, alokasi anggaran untuk dokumentasi dan sosialisasi perundang-undangan merupakan program yang krusial dan urgen. Mengingat, keluaran hasil dari kenerja para anggota dewan berupa peraturan daerah (perda), selayaknya dan seharusnya diberitakan dan diumumkan kepada masyarakat atau khalayak rakyat Jawa Barat. Sehingga rakyat  mengerti betul apa saja hasil pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat khususnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat.

Namun demikian, jika melihat fakta tidak terserapnya dana alokasi anggaran untuk satuan kegiatan tersebut di atas, Gatot mengamini, sedikitnya kegiatan yang dilakukan. Kendati demikian, Gatot berjanji, ke depan akan melakukan evaluasi dan koreksi terhadap program kegiatan tersebut. Bahkan, ia akan melakukan klarifikasi mengenai  ‘menyebarangnya’  anggaran yang seharusnya dikelola Bidang Humas, tapi ternyata ada di Bidang Hukum dan Perundangan.( KF)

3:53 AM | 0 comments | Read More

Mutasi Ditunda, Sekda Cianjur Diusulkan Diganti

Written By Unknown on Friday, September 7, 2012 | 10:52 AM



Mutasi Ditunda, Sekda Cianjur Diusulkan Diganti
Cianjur (Pripos 7/9).Rencana mutasi pejabat eselon II, III, IV dan noneselon di lingkungan Pemkab Cianjur ditunda karena Sekda (Sekretaris Daerah) Cianjur, H. Bachrudin Ali, yang merupakan Ketua Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan), menderita sakit.
Sekretaris Badan Kepegawaian  dan Diklat (BKD) Pemkab Cianjur, Komarudin, mengemukakan, Jum’at (7/9), untuk penggantinya tengah diusulkan PLH (Pelaksana Harian) ke  gubernur. Namun, PLH sendiri tidak memiliki kebijakan terkait dengan mutasi, namun bisa kewenangannya bisa ditangani oleh bupati.
“Sedangkan, menyangkut kebijakan keuangan tidak bisa ditangani oleh bupati, karena bupati bukan pengguna anggaran, karena pengguna anggaran adalah Sekda,” ujar Komarudin di ruang kerjanya. 
Disebutkan, usulan ke gubernur untuk PLH Sekda Cianjur sebanyak satu orang, yaitu Chaerul Anwar, yang kini menduduki jabatan Asda (Asisten Daerah), “Pejabat yang diusulkan untuk ditunjuk menjadi PLH Sekda hanya satu orang, tidak lebih, karena sifatnya penunjukkan,” ujarnya. 
Terkait dengan rencana mutasi, tidak akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Mutasi, memang akan dilaksanakan, terutama kebanyakan para kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, baik promosi maupun untuk mengisi kekosongan terkait dengan ajaran baru yang harus disesuaikan.
Sebelumnya berkembang informasi, mutasi dan pelantikan para pejabat baru akan dilaksaanaakan sebelum bulan suci Ramadhan, kemudian diundur sebelum hari Raya Idul Fitri. Informasi terakhir, Jum’at (7/9), namun, ternyata, ditunda lagi.(mm)
10:52 AM | 0 comments | Read More

Membangkitkan Percaya Diri


Membangkitkan Percaya Diri

Bandung(Pripos1/7).Dalam kegiatan sehari-hari tidak sedikit melihat rekan, sahabat atau orang lain bahkan kita sendiri tidak percaya diri. Lantas, apa yang perlu dilakukan terhadap perasaan yang muncul seperti ini? Apakah ada cara yang terbaik untuk menghilangkan rasa takut, malu dan meningkatkan rasa percaya diri?
                                                                  Photo-www.detik77.com
                                                                                       
Salah satu cara untuk meningkatkan percaya diri adalah pemahaman atau mindset bahwa pada dasarnya manusia itu lebih banyak persamaannya daripada perbedaan. Antara lain banyak orang menyukai makanan yang enak, merindukan keluarga dan teman, ingin maju, suatu saat ingin rileks dan juga mempunyai masalah. Nah, kalau orang lain banyak yang seperti itu, kenapa kita harus takut? Kalau orang lain itu kita anggap penting maka di hadapan mereka kita juga harus penting. Jadi, sewaktu kita berhadapan dengan orang lain, kita harus berpikir bahwa kita adalah dua orang penting yang duduk bersama dan membicarakan sesuatu demi kepentingan dan keuntungan bersama. Sikap menganggap diri sendiri itu penting ini akan membantu membuat situasi seimbang. Artinya, dalam pikiran kita orang lain tidak terlalu penting dibandingkan dengan diri kita. Orang lain mungkin tampak lebih besar, terkesan lebih penting, akan tetapi ia tetap manusia biasa yang pada dasarnya memiliki minat, keinginan, dan masalah yang sama seperti kita. Jadi, kita boleh berpikir bahwa kita tidak jauh berbeda dengan mereka, kita sama dengan mereka, dengan demikian perasaan malu, takut dan minder bisa dikurangi dan bahkan bisa dihilangkan.

Apabila kita berjalan dengan kecepatan rata-rata,  kita juga melangkah dengan rata-rata pula. Tapi bila kita berjalan setengah berlari, katakanlah 25 persen lebih cepat dari rata-rata, kita bisa tunjukkan kepada dunia, kita seakan pergi ke suatu tempat yang penting dan ada pekerjaan harus segera diselesaikan. Dengan bahu tegak, kepala diangkat, bergerak maju sedikit lebih cepat dari biasanya, rasa percaya diri kita akan semakin meningkat.(Anto)
9:03 AM | 0 comments | Read More

Satu-satunya Perintis Usaha Dodol Di Kec. Banyuresmi

                                                                                              

Satu-satunya Perintis Usaha Dodol Di Kec. Banyuresmi
Hj Dadah Zubaedah
Garut,(Pripos 6/9).Dodol atau wajit merupakan salah satu panganan diantara sekian banyak makanan ringan yang terdapat di daerah Jawa Barat. Si Manis yang lezat ini termasuk makanan yang paling banyak digemari karena rasa manisnya yang khas.
Khususnya di Kota Garut, dodol atau wajit memiliki ciri unik yaitu dibungkus dengan kulit jagung kering. Biasanya, menurut para pengusaha kulit jagung kering ini sulit didapatkan, malahan bisa sampai mendatangkan dari luar daerah kalau pasokan dari daerah setempat tidak ada, misalnya dari Madura, Jawa Timur. Hal ini mengakibatkan harga kulit jagung kering bisa mencapai Rp 5.300 / kg.
Alhasil, harga dodol atau wajitnya pun lumayan. Meski demikian makanan ringan ini menjadi primadona sentra oleh-oleh khas yang banyak diburu oleh para wisatawan domestik ataupun mancanegara yang datang untuk berlibur ke Kota Garut yang dijuluki  Swiss Van Java

Lebih afdol jika Anda mengenal para perintis pembuatan dodok di Garut, khususnya di Kec. Banyuresmi. Salah satunya Hj. Dadah Zubaedah (59) sebagai perintis usaha dodol dan wajit dari Kampung Serut Desa Pamekarsari Kecamatan Banyuresmi. Nenek ini sudah hampir 20 tahun menjalani usaha ini.
 “Awalnya sih karena kondisi perekonomian keluarga yang sudah minim. Demi menghidupi keenam  anak yang mulai tumbuh dewasa maka bakat yang diwarisi dari nenek ini mulai dikembangkan,” akunya kepada prianganpos.com.“Dan kebetulan  pada saat itu pemerintah daerah sedang menggalakan program UKM khusus pembuatan dodol jambu kelutuk karena jambu itu merupakan sumber daya alam yang banyak terdapat di kampung ini, “ paparnya lagi.
Menurutnya dari program  pelatihan yang digekar Pemda Garut pada saat itu mendapatkan bantuan berupa alat-alat seperti katel, kompor dan pisau masing-masing sebanyak 1 buah. Selain itu juga mendapat gula pasir 10 kg. Dan. dengan bermodalkan alat tersebut serta uang sendiri sebesar Rp 700.000 ia mengawali usaha tersebut.

Sudah hampir 20 tahun bersama keluarganya Hj. Dadah merintis usaha dodol ini. Dari hasil kunjungan prianganpos.com ke kediamannya di Jl. Hasan Arief No.352 kini Hj. Dadah Zubaedah sudah mempekerjakan 12 orang karyawannya yang setiap hari  memproduksi olahan dodol kacang merah dan kacang hijau sebanyak 100 kg. Juga aliagrem serta burayot sebanyak 25 kg. Selain itu ada angleng dan raginang asin mentah yang dibuatnya sesuai pesanan. Semua hasil olahan dibungkus dengan kulit jagung kering kemudian dijemur selama 1 hari lalu dikemas dalam bungkus plastik ukuran 200 gram. Biasanya kalau untuk ke pedagang eceran dijual dengan harga 22.000 / kg untuk wajit kacang merah, kacang hijau dan raginang mentah sementara aliagrem dan burayot dibandrol Rp 30.000 / kg.
Kepada prianganpos.com ia menuturkan lagi, dari hasil usahanya ini yang semula hanya melayani di rumah saja kini sudah bias memasok hampir ke seluruh Kota Garut, terutama ke pusat jajanan oleh-oleh di sekitar daerah Cipanas Kec.Tarogong Kaler. 
Ditambahkan juga oleh Maya Rusmayati (33) putri kelima Zubaedah bahwa sekarang omsetnya sudah meningkat.
"Dan insyaallah saya yang akan mengemban tugas meneruskan usaha ibu ini, karena kasihan ibu sudah sepuh (tua)," ungkapnya. (Din)


5:53 AM | 0 comments | Read More

Mengenal Juara Lomba Fotogenik Konika Film

Written By Unknown on Wednesday, September 5, 2012 | 12:15 PM



Ninditha Marsyanda Ramadhani :
Juara  Lomba Fotogenik Konika Film
Sobat Papita, youk kita ke Kota Cimahi, di sana ada sobat Peercil, namanya Ninditha Marsyanda Ramadhani, atau sering dipanggil Marsya atau Chaca. Teman barumu ini adalah salah satu juara fotogenik Konika film, itu pengalamannya yang paling menarik, katanya. Masih sangat belia karena usinya baru 6,5 tahun, lahir di Bandung 14 Oktober 2005, tapi sudah lebih atas 24 piala dan piagam penghargaan Marsya boyong pulang.
Marsya adalah putri kedua dari pasanagan Firman Mathes Ranu Atmaja, SE dan Ida Rakhmini Candrawam. S.I.Kom.  Apa yang menyemangati  Marsya, ternyata sepotong coklat,
Menang Ga Menang,Coklat Pasti Bunda Kasih,” kata Marsya di rumahnya Komplek Permata Cimahi 2 Blok N7/12  Kota Cimahi.
Siswa Nol Besar TK Cahaya Permata Kota Cimahi, ini memang pandai bergaya, sehingga tropy dan piala banyak didominasi juara lomba fotogenik.  Sampai saat ini 24 Piala sudah Marsya raih dari berbagai kejuaraan, baik itu lomba fotogenik, lomba mewarnai, lomba menyanyi dan lomba kolase. Selain bakatnya di bidang kesenian Marsya tidak pernah melupakan prestasi akademik di sekolahnya TK Cahya Permata Cimahi, Marsya merupakan Juara kelas dan Juara umum sejak masih duduk di Play Group.
            Bakatnya memang sudah terlihat dari umur 8 bulan.  Fotogenik terbukti dengan diraihnya  Grand Final lomba Fotogenik Galamedia ,Juara 1 lomba Fhoto Ceria Indomaret ,Juara Harapan Lomba Fhotogenik Balita Idola Konika Film Jakarta dan The Rising Star Tabloid Mom & Kiddie  Jakarta
           Di usia 4 tahun Marsya sudah menekuni bakatnya di bidang mewarnai, prestasinya  Juara Harapan 2 Lomba Mewarnai Play Group Launching PAUD Permata Bunda Cimahi, Juara  2 lomba Mewarnai   TK A Bank Sinar Mas & Achtung Club Sabuga Bandungg,    Juara 1 Festival  Mewarnai Open House  Kiddy Castle & Distha Studio Cimahi,  Juara 2  Lomba Mewarnai "Saya Suka Buah & Sayur "  Samudra Toserba Cimahi. 
             Juara I Lomba Mewarnai Bermain bersama Milkita & Kiko Spase Toon Pemkot  Cimahi,  Juara 3 Lomba Mewarnai Lingkunganku Bersih  3 th Aniversary, Garden Permata Hotel Bandung.  Juara Harapan 3 Lomba Mewarnai Nuansa Ramadhan  JML Produktion & Pemerintah Prov Jawa Baratdi  Graha Manggala Siliwangi Bandung, Juara 1Lomba Mewarnai Tingkat PG/TK  Cahaya Permata, Juara 3 Lomba Mewarnai Siswa Ceria II  Yayasan Al – Amin Cimahi, Juara 1 Lomba Mewarnai Milad IX  SDIT Fitrah Insani SDIT Fitrah Insani Cimahi,  Juara 1 Lomba Mewarnai Festival Anak Shaleh Alun – Alun Mesjid Agung Kota Cimahi,  Juara 1 Kolase Samudra Toserba Cimahi, Juara 1 Mewaranai Cita – Citaku Trophy Walikota Cimahi Open House STKIP Siliwangi Cimahi, Juara 2 Lomba Mewarnai Milad  10th Fitrah Insani Cimahi. Cita-cita Marsya kepingin jadi dokter. (DH/PR)
12:15 PM | 0 comments | Read More

Kanha Ade Kosasih Sunarya Ingin Ikut Festival Dalang


Sudah Belajar Sejak Usia Tiga Tahun
Kanha Ade Kosasih Sunarya Ingin Ikut Festival Dalang

Bale Bandung(Pripos).  Seperti tak pernah kehabisan ide untuk melahirkan dalang hebat. Di Giriharja , Jelekong, sudah lebih dulu diawali  dalang  Sakti Abah Sunarnya (alm) GiriHarja  I, dalang yang berpegang teguh kepada pakem  Ade Kosasih Sunarya (alm) Giri harja II,  dan dalang  kreatif/inovatif Asep Sunandar Sunarya (Giriharja III).  Kuncinya sejak kecil mereka sudah dilatih mendalang seperti Kanha Shandika (8). Kanha merupakan cucu dari dalang terkenal,  Ade Kosasih Sunarya (alm). Kini Kanha duduk di SDN Jelekong kelas III.
"Kanha sudah belajar dalang sejak usia tiga tahun. Awalnya dari sikat gigi yang diadu-adu seperti wayang golek,  pingin sekali ikut festival seperti dalang cilik lainnya, " kata Kanha didampingi ibunya, Ny. Niar Cuniarsa, Jumat di Sanggar Giriharja Kel. Jelekong. Baleendah.
Menurut Kanha, senang main wayang golek karena ingin mengikuti jejak kakeknya,  Ade Kosasih Sunarya (alm).
"Saya ingin seperti kakek yang jadi dalang terkenal. Enak sepertinya jadi dalang," ujarnya polos.
Menurut Ny. Niar, setelah melihat bakat Kanha maka difasilitasi dengan memberikan wayang golek mini yang ukurannya setengah dari wayang normal.
"Istillahnya wayang kidang dengan tinggi sekitar 45 cm, sedangkan wayang normal tingginya 75 cm," katanya.
Ny. Niar memesan khusus kepada para pengrajin wayang golek di Jelekong. "Sudah ada sekotak wayang golek kidang yang rusak karena diadu-adu oleh Kanha. Kalau dijumlahkan sekitar 15 wayang," katanya.
Selain otodidak, Kanha juga belajar dalang ke Adhi Kosasih Sunarya yang juga cucu dari  Ade Kosasih Sunarya (alm).
"Mulai serius belajar dalang sejak usia lima tahun. Saya hanya mengarahkan karena Kanha sudah bisa menirukan suara-suara tokoh pewayangan karena belajar dari kaset atau menonton wayang," kata Adhi.
Kanha sudah tampil di pesta-pesta khitanan, ulang tahun, maupun acara-acara sekolah. "Kalau di Giriharja Kanha merupakan dalang muda. Kanha juga sering tampil dalam rampak dalang cilik bersama  tiga temannya," ucapnya.
Tiga dalang cilik lain yang menemani Kanha saat rampak dalang adalah Sandiningrat Kosasih Sunarya (9), Raka Albari Sunarya (9), dan Baskara Zakila (9).
"Kanha merupakan dalang utama, pancer. Sedangkan tiga dalang lainnya sebagai pendamping," katanya.
Sementara itu manajer Giriharja, Irwansyah, mengungkapkan keresahannya, bahwa dalang cilik di Jawa selalu dipromosikan dan diperkenalkan lewat berbagai media, sementara di Jawa Barat baru dirintis melalui Kanha. Semoga pemerintah memperhatikan kelestarian budaya, khususnya seni pedalangan sejak pendidikan dasar. (KS-018)


12:10 PM | 0 comments | Read More

Koki Cilik Trans-7 dari Bandung





Firdhausya Puspa Pramanik Sukmana:
Koki Cilik Trans-7 dari Bandung
Sobat Papita, youk kita kenalan dengan sobat baru kita, namanya Firdhausya Puspa Pramanik Sukmana, atau  panggil saja Firdha, pasti nyamperin kamu. Firdha yang lahir di Bandung, 30 Oktober 1999, lalu adalah Koki Cilik Trans-7.
“ Asyk lho jadi koki cilik teh,  makan enak-enak  dan banyak dikenal sahabat se- Indonesia,” katanya, ketika ditemui di rumahnya  Jl.Dr.Setiabudhi blk no 440 Bandung.
Kecil-kecil cabe rawit lho Firdha teh, pasalnya walau masih kecil sudah bersahabat di seluruh dunia menggunakan Email :puspa.pramanik@yahoo.co.id baik digunakan untuk facebook atau twetter.
Teman kita yang satu ini sekarang  belajar di sekolah percontohan SDPN Setiabudhi  Bandung, Kelas 6. Hobinya ice skating,bulu tangkis dan cita-citanya ingin jadi tukang astronomi atau dokter.
Prestasi di bidang akademiknya antara lain    menjadi juara kelas dari TK s/d sekarang makanya  sering menjadi duta sekolahnya, diantaranya menjadi duta dokter cilik .
Pengalaman Firdha, diantaranya pernah mengikuti lomba menggambar,l omba busana, lomba foto, lomba presenter, pendukung di sinetron-sinetron stasiun TV swasta & film layar lebar, mrnjadi host dapur cilik. (sumber:Dicky/PR)

11:54 AM | 0 comments | Read More

Marmut Hias Cianjur Dilirik Konsumen Mancanegara



Marmut Hias Cianjur Dilirik Konsumen Mancanegara

Cianjur (Pripos).Beraneka ragam jenis usaha bisa dimanfaatkan  di waktu  luang. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan pekarangan  rumah  dengan  membuka usaha marmut hias seperti yang diusahakan salah satu keluarga di  Kabupaten Cianjur.  Meski  usaha marmut  hias ini belum banyak dikenal para pebisnis, tapi bisnis  marmut  hias  ini cukup menjanjikan, dan sudah banyak dilirik  oleh pembeli dari luar negeri. 

Berawal dari hobi memelihara dan mengembangbiakan marmut hias,  Niken Wulandari (18) yang beralamat di Kampung Purabaya, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Cianjur ini mulai mencoba mengembangkan usaha marmut hias  berbagai jenis.

Awalnya, Niken membeli indukan marmut hias empat pasang di Bandung. Kemudian indukan ini ditempatkan di kandang berukuran 3,5 meter x 9 meter. Dari empat indukan inilah akhirnya berkembang biak hingga ratusan ekor.

Menurut Niken, pola promosi yang dilakukan secara online di internet. Diantaranya menggunakan jejaring sosial yang kini sedang marak.

Seiring perkembangan waktu, kini hasil kerja kerasnya sudah mulai membuahkan hasil. Berbagai kalangan konsumen mulai berdatangan ke rumahnya. Mereka yang bertandang tidak hanya dari Cianjur, tapi ada juga dari Jakarta, Bogor, dan Bandung. Malah, menurutnya ada juga konsumen luar negeri, seperti Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.

Mengenai ragam, kepada Pripos Niken menjelaskan,” Soal jenisnya, ada beberapa yang biasa saya kembangkan, diantaranya jenis short hair, american jenis shelty, perupian, dan jenis long hair. Dan jenis-jenis ini pun punya  harga yang variatif, dari harga Rp 40 ribu untuk short hari, hingga Rp 250 ribu berjenis long hair, ” jelasnya.

Berhubung banyak permintaan dari dalam dan luar negeri, pihaknya akan lebih giat lagi mengembangkan ternak marmut hias ini.

“Saya yakin komoditas agribisnis ini punya prospek cukup bagus. Makanya saya akan lebih giat lagi mengembangkan,” Niken menutup pembicaraan dengan Pripos. (arief rahman)

5:50 AM | 0 comments | Read More

Moda Transportasi Rakit Layang Gantung Ala Cianjur




 
Moda Transportasi Rakit  Layang  Gantung Ala Cianjur

Cianjur (pripos). Jika Anda sering melintas sebuah sungai, hanya dengan menggunakan jembatan penyeberangan  atau perahu ataupun sebuah rakit, mungkin sudah biasa. Namun lain halnya di Kabupaten Cianjur  ada sarana lintasan penyeberangan  sungai bagi warga sekitar yang cukup unik,  yakni dengan  menggunakan rakit layang gantung.

Bagi sebagian warga yang tinggal di sekitar perbatasan, yang di belah oleh Sungai Cisokan, yakni kampung panojer, Desa Sukamulya Kcamatan Sukaluyu dan  Kampung Manglid Desa Jati, Kecamatan  Bojong Picung, Kabupaten Cianjur sarana transportasi untuk melintas di sungai tersebut cukup penting.

Warga di sekitar dua  kampung tersebut, sehari-harinya jika ingin  melintasi,  hanya menggunakan satu alat transportasi yang ada di sekitar penyeberangan  Sungai Cisokan tersebut. Yakni  menggunakan sarana yang warga sebut dengan  “rakit layang gantung“.

Dengan dipandu  oleh satu orang operator bernama jalaludin (26), rakit gantung ini merupakan sarana transportasi  penyeberangan yang cukup ampuh dan unik.

Rakit layang gantung yang terbuat dari  bahan baja ini berukuran panjang dan lebar sekitar 1x 2 meter. Karena tidak terlalu lebar maka moda ini hanya bisa digunakan untuk 3 - 2 orang dan 1 orang untuk operator. Sedangkan tali lintasannya, yang panjangnya mencapai  sekitar 80 meter ini, menggunakan kawat tebal baja yang sangat kuat. Rakit gantung ini melintasi sungai, dengan  cara menggelantung di kawat dan melintas di atas Sungai Cisokan.

Ujang (35), salah seorang warga sekitar yang sering  menggunakan transportasi inimengatakan,  “Sarana transportasi rakit layang gantung ini  sangat membantu warga dalam beraktivitas untuk berangkat kerja. Biayanya pun relatif murah, yakni  hanya  Rp 1000  untuk satu kali melintas”.

Sementara menurut Jaluludin, operator rakit, “Rakit layang gantung ini  dibuat oleh pihak PLN Cirata,  dan sudah ada semenjak tahun 1985, ” tegasnya. Jalaludin menyebut pekerjaaanya ini melanjutkan pekerjaan orang tuanya yang bernama Apid (45 tahun ). 
“Warga di sekitar dua kampung ini, sering mengunakan  alat transportasi rakit gantung sebagai sarana lintas penyebrangan. Soal penumpang  dalam sehari berkisar 5-10 orang. Itupun jika ramai. Kalau lagi sepi paling hanya 2-3 orang saja dalam sehari untuk menyeberang,” ujar Jalaludin.
Jalaludin mengaku  sudah menekuni pekerjaanya ini hampir 5 tahun lamanya, dan selama menjadi operator rakit layang gantung  ia ditemani  oleh istrinya  bernama Cucu (25) dan anaknya yang bernama Ramjal (5). (arief rahman)

 
5:43 AM | 0 comments | Read More

KORPRI Jabar Gelar LKIK-2012 Berhadiah Total Rp 22,5 Juta

Written By Unknown on Tuesday, September 4, 2012 | 8:18 PM



KORPRI Jabar Gelar LKIK-2012 Berhadiah Total Rp 22,5 Juta

Bandung (Pripos).Dewan Pengurus KORPRI Jawa Barat  dengan FPTB Jawa Barat  dalam menyongsong  Hari Ulang Tahun KORPRI-2012 menggelar lomba karya ilmiah (LKIK)  Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) 2012 berhadiah total Rp 22.500.000,-. Kegiatan yang ditujukan untuk para  PNS di seluruh Jawa Barat tersebut dimaksudkan untuk memotivasi PNS berfikir dan bekerja cerdas, sehingga mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan negara.
Ketua Bidang IPTEK  dan Litbang  DPP KORPRI Jabar, Dr. Ing. Mochammad  Ichwan, mengungkapkan program LKIK -2012  kepada KAPINIS di Kantornya.  Ichwan  bercerita kilas balik lahirnya LKIK KORPRI Jawa barat yang diurintis sejak tahun 2005 lalu.  KORPRI Jawa Barat merasa terpanggil  untuk  ikut mewujudkan Jawa Barat sebagai provinsi termaju dan mitra terdepan  ibu kota Indonesia. Untuk itu melalui LKIK  KORPRI Jawa Barat secara ilmiah berharap para anggota KORPRI akan mampu memberikan kontribusi dari buah pikirannya yang terbaik.
“Menciptakan kemajuan haruslah dilakukan  dengan perencanaan yang baik, dengan ditunjang  metodologi  yang tepat  dan dilaksanakan secara sistimatik  dan konsisten  secara ilmiah sudah teruji, “ katanya.
Oleh karena itu, masih kata Ichwan, tindakan yang bisa menjamin keberhasilan pembangunan  yakni melatih agar setiap PNS di Jawa Barat  terampil  berfikir secara logis dan jelas secara ilmiah, sehingga terbangun konsep kinerja  yang efektif  dan efisien.
LKIK-2012 KORPRI Jawa Barat kali ini, tambah Ichwan, mengangkat tema Menciptakan Kesejahteraan  Kehidupan PNS Melalui Pengelolaan Lingkungan Secara Bijak dengan Memanfaatkan Kearifan Lokal  yang Mempunyai Daya Saing Tinggi.
PNS Harus  Terpanggil
Pada dasarnya menurut Ichwan, manusia hanya dapat hidup sejahtera apabila lingkungannya terjaga dengan baik.  Lingkungan sehat dan asri yang diwarisi dari para leluhur telah banyak mengalami erosi dan kerusakan oleh tangan-tangan jahil. Karenanya kata Ichwan, PNS harus merasa terpanggil untuk mengelola lingkungannya menjadi sehat dan asri  kembali, sekaligus mengeksploitasinya secara mudah  dan murah untuk kemaslahatan masyarakat.

Dengan menggunakan teknologi modern untuk mengekploitasi lingkungan tanpa menguasai pengetahuan dasar yang mumpuni kata Ichwan,  apa lagi tidak dibarengi  dengan integritas moral yang baik, tentu sangat berbahaya. Bertolak dari alasan tersebut dan khasanah kearifan lokal jelas Ichwan, dan menerapkannya dalam pengelolaan lingkungan diharapkan mampu menghasilkan kesejahteraan yang nyata dan berkesinambungan bagi masyarakat.

LKIK KORPRI Jawa Barat-2012 dapat diikuti oleh seluruh komponen PNS  baik dalam bentuk team maupun perorangan yang bekerja di Pemprov Jawa Barat maupun PNS Pemkab/Pemkot se- Jawa Barat. Juga PNS dari instansi pemerintah pusat yang berkantor di wilayah Jawa Barat.  Namun menurut Ichwan, bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional peneliti (perekayasa), pernah menjadi pemenang (juara) kegiatan LKIK sebelumnya, dilarang ikut menjadi peserta. Larangan PNS yang menjadi peserta LKIK-2012 juga diberlakukan bagi seluruh pengurus DPP KORPRI Jawa Barat dan PNS yang bekerja di Sekretariat DPP KORPRI Jawa Barat.

Bagi peserta  yang dinyatakan lolos seleksi dan penilaian dewan Juri (pemenang), pemenang pertama disediakan tropy bergilir Gubernur Jawa Barat, tropy tetap, sertifikat dan uang pembinaan Rp 10.000.000,-. Pemenang II mendapatkan tropy tetap, sertifikat dan uang pembinaan Rp 7.500.000,-. Pemenang III mendapatkan tropy tetap, sertifikat dan uang pembinaan Rp 5.000.000,- .

Cara Mengikuti LKIK-202
Peserta LKIK-2012 tidak dipungut biaya (pendaftaran gratis), mengirimkan karya ilmiah asli  beserta 4 (empat) berkas foto copinya, Melampirkan satu berkas asli  data CV (curiculum Vitae)  baik ketua maupun anggota team yang disyahkan instansi terkait, memuat nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, riwayat pendidikan dan status kelulusan, riwayat pekerjaan/jabatan (bila ada), riwayat kegiatan penelitian dan karya tulis yang sudah dipublikasikan dengan menyebut nama media massa dan tahun penerbitannya.  Syarat lain, melampirkan dua lembar pas foto berwarna ukuran 4x6, melampirkan foto copy KTP/SIM/Kartu Pegawai.

Ketentuan khususnya, pertimbangan utama makalah yang dapat diterima adalah judul karya ilmiah harus sesuai dengan tema yang telah ditetapkan, orisinil, serta belum pernah dipublikasikan. Karya ilmiah diketik menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (EYD), pada kertas HVS ukuran A4 berjarak 1,5 spasi dan menggunakan huruf  time roman fons 12 . Isi karya ilmiah minmal 10 halaman, tidak termasuk foto, gambar, grafik dan bahan pendukung lainnya.  Dianjurkan membuat ringkasan  (sinopsis) sebanyak-banyaknya dua halaman, diketik menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (EYD) pada kertas HVS  ukuran A4, berjarak spasi 1,5 dan menggunakan huruf time roman fons 12.

Calon peserta diharapkan memperhatikan jadwal, diantaranya sosialisasi 5-31 Maret 2012 (launching 28 Maret 2012). Penerimaan naskah 1-30 September 2012. Seleksi administratif 1-5 Oktober 2012, seleksi subtansi naskah 8-12 Oktober 2012. Presentasi dan seleksi akhir 20 Oktober 2012 dan penyerahan hadiah, tropy, sertifikat, dll 29 November 2012 (Upacara HUT KORPRI-2012).  Oleh karena itu Ichwan menyarankan, calon peserta dapat melakukan penelitian, riset, penyusunan naskah makalah ilmiah mulai 1 April 2012- 31 Agustus 2012.

Cara pengiriman naskahkanya kata Ihwan, naskah dan seluruh persyaratan  dikirim dalam amplop tertutup  ukuran A4. Pengiriman ditujukan kepada: Panitia Lomba Karya Ilmiah KORPRI-2012, Jl. Turangga No. 25 Bandung-Jawa Barat, Telp 022-7305110, faks 022-7305109.  Dewan juri terdiri atas peneliti senior dari lembaga penelitian lembaga pemerintah dan swasta. Ketentuan lain, diantaranya keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat. Tidak diadakan  surat-menyurat atau bentuk komunikasi lainnya, berkaitan dengan hasil penelitian ilmiah. Seluruh dokumen keikutsertaan  LKIK 2012 menjadi milik panitia LKIK2012. (R Mur)     
8:18 PM | 0 comments | Read More

Komplotan Perampas Motor Diringkus


Bandung (Pripos). Komplotan perampasan kendaraan bermotor yang seriang melakukan aksi kejahatan di wilayah Kota Bandung, berhasil dilumpuhkan jajaran Jatantras Ditserse Kriminal Umum Polda Jabar dalam suatu operasi,  Rabu (29/8) sekitar pukul 22 Wib di Jalan Cibaduyut Lama Kel. Cibaduyut Kec. Bojongloa Kidul Kota Bandung.
            Polisi berhasil meringkus tiga orang tersangka pelakunya dan satu orang penadah. Tiga orang kawanan tersebut masing-masing, DI (24 ) warga Kota Bandung,  YU (30) warga Kab. Garut dan TA (30) warga Kab.Bandung. Sementara satu orang penadah yang juga berhasil diciduk adalah AG alias TA (43) alamat Kabupaten Bandung. Keempatnya kini meringkuk di rumah tahanan Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung.
            Menurut siaran pers yang keluarkan Mapolda Jabar, Selasa (4/8), selain menahan para pelaku aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat tersebut, polisi juga menyita barang bukti yakni satu unit sepeda motor  Yamaha Mio keluaran tahun 2007 warna hitam Nomer Rangka (Noka) MH35TL0067K44157,  Nosin : 5TL745974 hasil kejahatan, serta satu buah jaket warna hitam yang diduga milik pelaku.
            Aksi kejahatan yang dilakukan para pelaku dengan cara terlebih dahulu memepet korbannya saat mengendari kendaraanya. Setelah berada di tempat yang sepi, ketiga pelaku langsung merampas  sepeda motor milik korban dan membawanya kabur. Setelah berhasil membawa barang rampasan itu, pelaku menjualnya ke penadah.
            Atas perbuatan kejatahan yang dilakukan ke empat pelaku, polisi menjerat  dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 (sembilan) tahun. Pihak aparat kepolisian, khususnya jajaran Jatantras Distserse Kiminal Umum Polda Jabar akan terus melalukan operasi untuk memperkecil ruang gerak para pelaku kejahatan terutama aksi perampasan kendaraan bermotor yang sangat mengganggu situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Jabar. (kf)     

7:39 PM | 0 comments | Read More