MANFAAT SUSU KEDELAI UNTUK PENDERITA DIABETES
Foto:
google- image
Penelitian pada manusia menunjukkan bahwa
polisakarida
yang terkandung dalam kedelai mampu menekan kadar
glukosa dan
trigliserida
postpandrial, serta menurunkan rasio
insulin-glukosa postpandrial
(setelah makan). Hal ini membuktikan bahwa kandungan
polisakarida pada
kedelai mampu mengendalikan kadar gula darah yang berlebih dalam tubuh.
Diabetes
Mellitus muncul akibat dari kurang berfungsinya atau terganggunya fungsi
insulin,
sehingga kadar gula darah meningkat sampai jauh melebihi batas normal. Asupan
susu kedelai dapat membantu mengendalikan kadar gula darah yang melebihi batas
normal tersebut, sehingga sangat membantu mengendalikan gejala penyakit gula
ini.
Protein yang terkandung dalam kedelai diketahui kaya akan
asam amino
arginin dan
glisin. Kedua
asam amino ini merupakan
komponen penyusun
hormon insulin dan
glukogen yang disekresi
oleh kelenjar pankreas dalam tubuh kita. Karena itu makin tinggi asupan protein
dari kedelai, sekresi hormon
insulin dan
glukogen ke dalam
jaringan tubuh akan makin meningkat. Dengan meningkatnya kadar hormon insulin
ini, kadar glukosa darah akan berkurang karena sebagian akan diubah menjadi
energi. Inilah yang pada akhirnya membuat gejala diabetes dapat ditekan.
Selamat mencoba dan merasakan manfaat susu kedelai pada tubuh kita!
KANDUNGAN
Menurut penelitian, 100 gram (g) susu kedelai pada umumnya mengandung 91,4 g
air, 2, 8 g protein, 1,5 g lemak, 3,6 g karbohidrat, 0,1 g serat, 0,37 mcg
vitamin, sejumlah kecil mineral, dan lain-lain. Sebagian besar dari kandungan
ini memiliki nilai gizi yang sangat tinggi dan dibutuhkan oleh tubuh, baik
untuk memperlancar metabolisme maupun untuk pertumbuhan, perbaikan sel yang
rusak, sebagian sumber energi, ataupun untuk menambah imunitas.
KARBOHIDRAT
Karbohidrat merupakan merupakan sumber energi atau tenaga didalam tubuh.
Tanpa karbohidrat seseorang akan lemas, tidak bertenaga dan akhirnya sakit.
Tapi, bagi mereka yang mengkonsumsi kedelai untuk tujuan kesehatan, yang mereka
cari bukanlah kandungan karbohidratnya ini,melainkan kandungan senyawa-senyawa
lainnya. Kebutuhan karbohidrat dapat mereka penuhi dengan mengkonsumsi beras, jagung,
gandum, atau serealia lainnya.
SERAT
Serat merupakan jenis zat gizi yang sangat berperan dalam memperlancar
proses pencernaan didalam tubuh. Kekurangan serat membuat seseorang mengalami
kesulitan dalam proses buang air besar. Kondisi yang parah bahkan bisa
menyebabkan kematian. Selain kedelai, sumber bahan nabati berserat cukup
banyak, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, agar-agar, dan sebagainya.
PROTEIN
Protein sangat berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak,
penambah imunitas tubuh, dan lain-lain. Protein pada susu kedelai tersusun oleh
sejumlah asam amino, seperti:
- lesitin
- arginin
- lisin
- glisin
- niasin
- leusin
- isoleusin
- treonin
- triptofan
- fenilalanin
Asam-asam amino ini sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tubuh serta
perkembangannya, terutama lesitin. Selain pada biji kedelai, lesitin sangat
banyak terdapat pada susu dan telur. Protein sangat dibutuhkan oleh manusia
pada tingkat usia manapun., terutama mereka yang banyak mengeluarkan tenaga
seperti para pekerja kasar dan olah ragawan. Busung lapar adalah salah satu
contoh penyakit yang banyak terjadi pada maasyarakat Indonesia akibat kekurangan
protein.
Yang menjadi unggulan kedelai dibanding bahan tanaman lainnya adalah kandungan
proteinnya yang tinggi dan komposisinya. Komposisi protein susu kedelai hampir
sama dengan yang terkandung pada susu sapi. Memang susu kedelai tidak
mengandung sistein dan metionin sebagaimana halnya susu sapi, tapi kandungan
lisinya lebih tinggi disbanding susu sapi. Oleh karena itu, susu kedelai dapat
digunakan sebagai pengganti susu sapi, terutama bagi mereka yang alergi
terhadap susu sapi.
Orang yang alergi terhadap susu sapi biasanya adalah orang yang tidak punya
enzin lactase pada pencernaannya. Atau, kalaupun punya, jumlahnya tidak normal.
Karena susu sapi banyak mengandung laktosa, maka pencernaan orang tersebut
tidak mampu mencerna laktosa karena laktosa harus dicerna dengan bantuan enzim
tersebut. Ini biasanya menyebabkan terjadinya diare pada orang tersebut setiap
kali ia minum susu sapi.
ISOFLAVON
Ikatan sejumlah asam amino dengan vitamin dan beberapa zat gizi lainnya
dalam biji kedelai ada yang membentuk flavonoid. Flavonoid adalah sejenis
pigmen, seperti halnya zat hijau daun yang terdapat pada tanaman yang berwarna
hijau. Senyawa ini biasanya memiliki ciri khas, yaitu mengeluarkan bau
tertentu. Bau langu yang terdapat pada biji kedelai adalah salah satu tanda
bahwa dalam biji tersebut terdapat flavonoid. Secara ilmiah, flavonoid sudah
dibuktikan mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Dan salah satu jenis
flavonoid yang sangat banyak terdapat pada biji kedelai dan amat bermanfaat
bagi kesehatan adalah isoflavon. Kandungan isoflavon yang tinggi inilah yang
menjadi unggulan susu kedelai bubuk
Melilea. Isoflavon pertama kali dikenal sebagai
obat pada awal tahun 1990-an oleh seorang ahli berkebangsaan Amerika yang
bernama Gyorgy. Selain sebagai anti oksidan, isoflavon juga dikenal sebagai
estrogenic, antiosteoporosis, antiatherosklerosis, dan lain-lain. Nagata,
seorang peneliti Jepang, pada tahun 1998 menganjurkan setiap manusia
mengkonsumsi isoflavon kedelai sebanyak 50-100 mg perhari. Secara detail,
fungsi isoflavon itu bagi tubuh adalah untuk :
- Melancarkan metabolisme
- Melancarkan pencernaan
- Merupakan nutrisi pelengkap
- Meningkatkan sistem imunitas
- Memperkuat strukturmatriks
tulang
- Menstabilkan tekanan darah
- Menurunkan kadar kolestrol
darah
- Menstabilkan kadar gula darah
- Mencegah obesitas
- Mencegah penyakit ginjal
- Mengurangi gejala jantung
koroner (kardiovaskuler)
- Mengurangi gejala stroke
- Mengurangi gejala rematik dan
asam urat
- Mengurangi gejala maag
- Menghilangkan rasa lelah dan
lesu
- Mengurangi gejala symptom
menopause
- Memperlambat penuaan sel
- Mencegah tumbuhnya kanker, terutama kanker
payudara dan prostate
- Menambah daya ingat dengan meningkatkan
fungsi kognitif
VITAMIN
Pada susu kedelai terdapat
beberapa jenis vitamin, yaitu:
- Vitamin A
- Vitamin B1
- Vitamin B2
- Vitamin E
Vitamin merupakan molekul organic yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk
proses metabolisme dan pertumbuhan yang normal. Vitamin A pada biji kedelai
berasal dari karoten, yang merupakan bahan dasar vitamin A. Vitamin A sangat
diperlukan dalam membantu kelancaran fungsi organ penglihatan dan pertumbuhan
tulang.
Vitamin B1 atau yang sering disebut tianin sangat berperan dalam reaksi-reaksi
dalam tubuh yang menghasilkan energi, dan kekurangan vitamin ini akan
menyebabkan terganggunya transmisi syaraf. Gejala kekurangan vitamin ini adalah
lelah, hilang nafsu makan, berat badan menurun, dan gangguan pencernaan.
Kekurangan vitamin B1 yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit beri-beri dan
terganggunya kerja syaraf.
Vitamin B2, yang juga disebut riboflavin, merupakan pigmen yang banyak
terdapat pada susu, bail susu sapi susu manusia, maupun susu kedelai. Vitamin
ini berperan dalam memperlancar metabolisme tubuh. Kekurangan vitamin B2 dapat
menyebabkan gejala retak-retak pada kulit terutama disudut bibir, retak-retak
dilidah, mata perih dan cepat lelah bila kena cahaya, serta (hampir sama dengan
kekurangan vitamin A) dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram.
Sedangkan vitamin E dibutuhkan untuk melancarkan proses reproduksi dan proses
menstruasi, menegah impotensi, keguguran, dan penyakit jantung kardiovaskuler,
meningkatkan produksi air susu, membantu memperpanjang umur, dan sebagai
antioksidan. Orang yang rajin mengkonsumsi antioksidan akan terlihat lebih muda
ketimbang orang yang jarang mengkonsumsinya.
MINERAL
Zat lain yang terdapat pada susu kedelai adalah mineral, seperti:
- kalsium
- zat besi
- fosfor
- sodium
Mineral berfungsi dalam menambah kekuatan struktur tulang, gigi, dan kuku,
serta dapat menambah daya tahan tubuh terhadap gangguan penyakit. Selain itu,
mineral juga berfungsi dalam proses reproduksi pertumbuhan tulang mereka yang
menuju dewasa
.(PP015/berbagai sumber)