Keputusan KPU Jabar

Written By Unknown on Thursday, January 24, 2013 | 5:48 AM


Keputusan KPU Jabar 
Pengadaan Surat Suara dengan Penunjukan Langsung 

Bandung,Pripos.- Pengadaan surat suara bagi hajatan pesta demokrasi merupakan pekerjaan krusial. Bidang ini rentan konflik, karena itu menjadi fokus terberat bagi panitia pemilu. Hal demikian dialami Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat. Dalam hal pengadaan surat suara untuk Pilgub Jabar 2013, KPU Jabar dilamar oleh beberapa vendor (perusahaan pengadaan barang).
Namun dari sekian vendor yang mendaftar ke Unit Layanan Pengadaan (ULP)/Panitia Lelang Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dinyatakan tidak ada yang memenuhi syarat lelang dan hanya tiga perusahaan yang dinyatakan mendekati kelengkapan persyaratan tersebut.
Atas pertimbangan tersebut dan kian mendekatnya waktu pelaksanaan Pilgub Jabar, maka memperhatikan petunjuk secara lisan dan tertulis dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), KPU Jabar menggelar rapat pleno yang akhirnya memutuskan akan melakukan penunjukan langsung (PL) dalam pengadaan surat suara. Petunjuk LKPP tersebut dilayangkan dalam bentuk surat resmi Nomor B-259/LKPP/D-IV/01/2013 tertanggal 21 Januari 2013 yang ditandatangani Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP, Jamaludin Abubakar.        
Dari Keputusan KPU Jabar tersebut berarti ketiga vendor masuk sebagai rekanan pengadaan surat suara.  “KPU Jabar  akan melakukan penunjukkan langsung  (PL) dalam pengadaan surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 20-13,   dengan mengundang tiga perusahaan  atau vendor yang semula dinyatakan tidak memenuhi syarat lelang atau gagal lelang oleh ULP (Unit Layanan Pengadaan) Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Komisioner KPU Jabar selaku Ketua Divisi Hukum, Teten Setiawan kepada wartawan di Aula Sekretariat KPU Jabar Jln. Garut Bandung.
Menurut Teten,   penunjukan langsung surat suara akan dilakukan oleh KPU Jabar melalui sekretarisnya, yang sebelumnya oleh ULP dinyatakan gagal lelang. “Bagi kami, koreksi tidak perlu lagi dilakukan. Tiga vendor yang secara administratif memenuhi syarat, tetapi karena ada penguncian contoh gambar sehingga  tidak lolos, maka ke-3 vendor ini akan kami undang,” ungkap Teten Setiawan.
(PP -020)
.

.


5:48 AM | 0 comments | Read More

KPU Jabar Tetapkan Jadwal Kampanye

Written By Unknown on Wednesday, January 23, 2013 | 7:05 PM


KPU Jabar Tetapkan Jadwal Kampanye


Bandung, Pripos,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat akhirnnya berhasil menetapkan jadwal kampanye dan pembagian daerah kampanye bagi masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar pada Pilgub 2013. Penetapan dilakukan setelah dilakukan rapat khusus, Selasa (22/1) malam  di Sekretariat KPU Jabar Jln. Garut Bandung,  melibatkan seluruh panitia bersama tim kampanye dari lima pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. 
Pada rapat yang  dipimpin Komisioner KPU Jabar sekaligus Ketua Pokja Pencalonan, Teten Setiawan, dihadiri tim kampanye lima pasangan calon dan KPU kabupaten/kota se-Jawa Barat dan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Ihat Subihat, disepakati pembagian daerah kampanye meliputi  5 bagian, yakni Jabar Barat meliputi Kota Depok, Kab. Bogor, Kota Bogor, Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi dan Kab. Cianjur; Jabar Utara: Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Kab. Karawang, Kab. Purwakarta dan Kab. Subang; Jabar Tengah: Kab. Bandung Barat, Kab. Bandung, Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kab. Sumedang; Jabar Selatan: Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis dan Kota Banjar; Jabar Timur: Kab. Indramayu, Kota Cirebon, Kab. Cirebon, Kab. Kuningan dan Kab. Majalengka.
Seluruh tim kampanye menyepakati pula jadwal kampanye selama 14 hari dari 7 hingga 20 Februari 2013, dimulai pada Kamis (7/2) penyampaian visi-misi dari lima pasangan calon di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, yang dilanjutkan Pawai Kampanye Damai oleh semua pasangan calon dan pemasangan alat peraga.
Pada hari ke-2, Jumat (8/2) malam, semua pasangan calon memusatkan perhatian untuk siaran langsung Debat Calon di stasiun Metro TV di Jakarta. Namun, menurut Teten,  tidak menutup kemungkinan siang harinya  dimanfaatkan pula oleh pasangan calon untuk melakukan kegiatan kampanye sesuai jadwal di daerah kampanye yang telah ditetapkan.
“Selain di Metro TV, kami menjadwalkan debat calon bagi semua pasangan calon juga dilaksanakan di Kompas TV pada tanggal 14 Ferbuari  dan di tvOne pada hari terakhir masa kampanye, yaitu tanggal 20 Februari,” kata Teten seraya menjelaskan Kesepakatan Bersama yang digagas KPU Jabar telah ditandatangani  oleh 5 pasangan calon, sehingga secara hukum sifatnya mengikat.
Dengan adanya pemusatan perhatian pada penyampaian visi-misi, Pawai Kampanye Damai dan pemasangan alat peraga pada pertama, maka kegiatan kampanye kampanye bagi tiap pasangan calon dimulai hari kedua,  Jumat (8/2), untuk daerah Jabar Barat diawali oleh pasangan calon nomor urut 1 (Dikdik Muliana Arief Mansur – Cecep Nana Suryana Toyib), hari ke-2  pasangan calon nomor urut 2 (Irianto MS. Syafiuddin – Tatang Farhanul Hakim), hari ke-3 pasangan nomor urut 3 (Dede Yusuf Macan Effendi – Lex Laksamana), hari ke-4 pasangan calon nomor urut 4 (Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar), hari ke-5 pasangan calon nomor urut 5 (Rieke Diah Pitaloka – Teten Masduki), dan seterusnya bergiliran hingga tanggal 20 Februari.
Kegiatan kampanye di daerah Jabar Utara pada Jumat (8/2) diawali oleh pasangan calon nomor urut 4, Jabar Tengah diawali oleh pasangan calon nomor urut 2, Jabar Selatan diawali oleh pasangan calon urut nomor 5, dan Jabar Timur diawali pasangan calon nomor urut 3 yang juga bergiliran untuk hari-hari berikutnya hingga akhir masa kampanye. ( PP 020) 

7:05 PM | 0 comments | Read More

MoU Tinggal MoU


MoU Tinggal MoU
Sub Terminal  dan Pasar Ciroyom  Tetap Memble


BANDUNG, PRIPOS. Masyarakat di sekitar kawasan Sub Terminal dan pasar Ciroyom Bermartabat sepertinya sudah merasa terbiasa dengan keadaan  jorok dan bau berada di lingkungan tersebut. Apalagi di musim penghujan sekarang ini terminal sangat becek karena kawasan tersebut dipenuhi kubangan lumpur  cukup dalam sampai sebatas lutut kaki. Tidak ada bekas pengaspalan atau pengecoran sedikitpun di area terminal pas depan Pasar Ciroyom Bermartabat. Dan  akibat sudah terlalu lama dibiarkan  kawasan terminal kini semakin menjijikkan.
Menurut sumber  yang dapat dipercaya yang berhasil dihimpun Pringan Pos, Sub Terminal Ciroyom  ini pernah ada perbaikan pada tahun 2004 bersamaan dengan pembangunan Pasar Ciroyom Bermartabat. Namun sayang sekarang pasar  yang berada di lantai dua seperti mati suri tidak ada kegiatan apa pun, hanya menjadi ruangan kosong yang menyeramkan. Dan dari keterangan para pedagang yang ditemui, rata-rata mereka beralasan tidak mau berdagang di lantai atas dikarenakan dulunya harga per kios yang ditawarkan pihak pasar cukup mahal. Akibatnya,   konsumen yang datang belanja terasa sangat kurang. Hal ini sudah sering dikeluhkan oleh para pedagang di kawasan ini. 
Kondisi ini berimbas keadaan pasar dan sub terminal semakin amburadul di kawasan ini. Selain itu anehnya sampai detik ini sub terminal ini tidak mempunyai kantor sebagaimana mestinya. Dari keterangan salah seorang staf Dishub di Leuwipanjang, pihaknya belum bisa memperbaiki dan membangun Sub Terminal dengan alasan masih ada MoU yang d sepakati dengan pihak PD Pasar APJ dan pemerintah kota sewaktu Pasar Ciroyom Bermartabat dibangun. Namun sampai sekarang MoU-nya masih ngambang dalam artian belum bisa terelealisasi. Dan seperti yang diharapkan warga masyarakat sekitar juga para supir angkutan umum maupun pengunjung pasar sangat menginginkan adanya perbaikan lingkungan terminal, terutama pengaspalan lahan terminal. Sebagaimana diungkapkan Solihin (47) supir trayek Cijenuk, sebenarnya pada tahun 2012 para supir angkutan di sini sudah mengajukan proposal masalah perbaikan Sub Terminal Ciroyom ke pihak Pemerintah Kota Bandung. Tetapi  hingga kini tanggapan atau reaksi dari dinas terkait masih nihil.  Meskipun demikian warga sekitar dan para supir tetap masih berharap suatu saat kawasan ini berubah menjadi lebih baik. 
"Sampai saat ini kita tetap masih berharap kepada pemkot  Bandung agar bisa memperbaiki kawasan ini sehingga aktivitas lebih baik dan produktif," pinta Solihin. ( PP-38 )   

7:36 AM | 0 comments | Read More

Pengobatan Korban Banjir Gratis !

Written By Unknown on Tuesday, January 22, 2013 | 5:50 AM


Gubernur Ahmad Heryawan :
Pengobatan Korban Banjir Gratis !

Karawang – Pripos. Rapat tanggap darurat banjir sejumlah bupati/walikota yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Karawang, Senin (21/1) siang, menghasilkan keputusan penting. Salah satunya, instruksi Aher  agar seluruh korban banjir yang dirawat inap di rumah sakit di beberapa kabupaten/kota se-Jabar, digratiskan. Begitu pula kebutuhan obat-obatan bagi korban yang cukup dirawat di pengungsian. 

Rapat korban banjir yang digelar di Kantor Bupati Karawang diikuti Pemkot Bekasi, Pemkab Bekasi, Pemkab Karawang, Pemkab Purwakarta, dan Pemkab Subang. Usai mendengar laporan penyebab banjir yang terjadi akhir pekan lalu, selain upaya mitigasi bencana dan antisipasi banjir susulan, Gubernur menegaskan pula sejumlah instruksi darurat.

Gubernur Ahmad  Heryawan menandaskan, langkah yang harus dilakukan jajaran pemerintahan sekarang yakni memastikan penanganan pengungsi berjalan baik. Sementara pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) pada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) diminta agar secepat mungkin memperbaiki tiga tanggul sungai yang jebol. 

"Saya minta agar seluruh korban yang diopname digratiskan, termasuk yang tidak punya Jamkesmas. Jangan sampai ada seorangpun korban banjir yang pengobatannya tidak memadai," ujar Aher, yang didampingi Bupati Karawang Ade Swara. 

Aher  juga menginstruksikan kepada para bupati/walikota yang wilayahnya dilanda banjir  agar seksama dalam melakukan mitigasi bencana. Penanganan pengungsi, katanya, harus tepat. Bantuan makanan harus benar-benar terjaga kebersihan dan gizinya. "Pasokan air bersih juga perlu segera dicukupkan," imbuhnya. 

Jumlah pengungsi korban banjir di Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kab. Karawang, dan Kab. Subang mencapai ratusan ribu orang. Di Karawang saja, yang hamparan banjirnya terluas (32 kecamatan), jumlah pengungsinya 102.651 orang.

Masih dalam rapat tanggap darurat banjir, Gubernur  mengatakan Pemprov Jabar akan menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi korban yang kediamannya rusak berat. Namun, para bupati/walikota juga diminta juga membantu warganya yang rumahnya hancur  akibat banjir.

"Mari kita pastikan seluruh bentuk penanganan pasca banjir berjalan baik, sehingga kehidupan seluruh korban banjir segera pulih," pintanya. Gubernur  dalam tiga hari terakhir memantau langsung sejumlah titik parah bencana banjir di wilayahnya. Dia hendak memastikan penanganan pasca banjir berjalan cepat dan tepat.
(PP-056)

5:50 AM | 0 comments | Read More

MANFAAT SUSU KEDELAI

Written By Unknown on Monday, January 21, 2013 | 4:41 PM



     MANFAAT SUSU KEDELAI UNTUK PENDERITA DIABETES
 
                                                                                    Foto: google- image
Penelitian pada manusia menunjukkan bahwa polisakarida yang terkandung dalam kedelai mampu menekan kadar glukosa dan trigliserida postpandrial, serta menurunkan rasio insulin-glukosa postpandrial (setelah makan). Hal ini membuktikan bahwa kandungan polisakarida pada kedelai mampu mengendalikan kadar gula darah yang berlebih dalam tubuh. Diabetes Mellitus muncul akibat dari kurang berfungsinya atau terganggunya fungsi insulin, sehingga kadar gula darah meningkat sampai jauh melebihi batas normal. Asupan susu kedelai dapat membantu mengendalikan kadar gula darah yang melebihi batas normal tersebut, sehingga sangat membantu mengendalikan gejala penyakit gula ini.
Protein yang terkandung dalam kedelai diketahui kaya akan asam amino arginin dan glisin. Kedua asam amino ini merupakan komponen penyusun hormon insulin dan glukogen yang disekresi oleh kelenjar pankreas dalam tubuh kita. Karena itu makin tinggi asupan protein dari kedelai, sekresi hormon insulin dan glukogen ke dalam jaringan tubuh akan makin meningkat. Dengan meningkatnya kadar hormon insulin ini, kadar glukosa darah akan berkurang karena sebagian akan diubah menjadi energi. Inilah yang pada akhirnya membuat gejala diabetes dapat ditekan. Selamat mencoba dan merasakan manfaat susu kedelai pada tubuh kita!

KANDUNGAN
Menurut penelitian, 100 gram (g) susu kedelai pada umumnya mengandung 91,4 g air, 2, 8 g protein, 1,5 g lemak, 3,6 g karbohidrat, 0,1 g serat, 0,37 mcg vitamin, sejumlah kecil mineral, dan lain-lain. Sebagian besar dari kandungan ini memiliki nilai gizi yang sangat tinggi dan dibutuhkan oleh tubuh, baik untuk memperlancar metabolisme maupun untuk pertumbuhan, perbaikan sel yang rusak, sebagian sumber energi, ataupun untuk menambah imunitas.

KARBOHIDRAT
Karbohidrat merupakan merupakan sumber energi atau tenaga didalam tubuh. Tanpa karbohidrat seseorang akan lemas, tidak bertenaga dan akhirnya sakit. Tapi, bagi mereka yang mengkonsumsi kedelai untuk tujuan kesehatan, yang mereka cari bukanlah kandungan karbohidratnya ini,melainkan kandungan senyawa-senyawa lainnya. Kebutuhan karbohidrat dapat mereka penuhi dengan mengkonsumsi beras, jagung, gandum, atau serealia lainnya.

SERAT
Serat merupakan jenis zat gizi yang sangat berperan dalam memperlancar proses pencernaan didalam tubuh. Kekurangan serat membuat seseorang mengalami kesulitan dalam proses buang air besar. Kondisi yang parah bahkan bisa menyebabkan kematian. Selain kedelai, sumber bahan nabati berserat cukup banyak, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, agar-agar, dan sebagainya.

PROTEIN
Protein sangat berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, penambah imunitas tubuh, dan lain-lain. Protein pada susu kedelai tersusun oleh sejumlah asam amino, seperti:
  • lesitin
  • arginin
  • lisin
  • glisin
  • niasin
  • leusin
  • isoleusin
  • treonin
  • triptofan
  • fenilalanin
Asam-asam amino ini sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tubuh serta perkembangannya, terutama lesitin. Selain pada biji kedelai, lesitin sangat banyak terdapat pada susu dan telur. Protein sangat dibutuhkan oleh manusia pada tingkat usia manapun., terutama mereka yang banyak mengeluarkan tenaga seperti para pekerja kasar dan olah ragawan. Busung lapar adalah salah satu contoh penyakit yang banyak terjadi pada maasyarakat Indonesia akibat kekurangan protein.
Yang menjadi unggulan kedelai dibanding bahan tanaman lainnya adalah kandungan proteinnya yang tinggi dan komposisinya. Komposisi protein susu kedelai hampir sama dengan yang terkandung pada susu sapi. Memang susu kedelai tidak mengandung sistein dan metionin sebagaimana halnya susu sapi, tapi kandungan lisinya lebih tinggi disbanding susu sapi. Oleh karena itu, susu kedelai dapat digunakan sebagai pengganti susu sapi, terutama bagi mereka yang alergi terhadap susu sapi.
Orang yang alergi terhadap susu sapi biasanya adalah orang yang tidak punya enzin lactase pada pencernaannya. Atau, kalaupun punya, jumlahnya tidak normal. Karena susu sapi banyak mengandung laktosa, maka pencernaan orang tersebut tidak mampu mencerna laktosa karena laktosa harus dicerna dengan bantuan enzim tersebut. Ini biasanya menyebabkan terjadinya diare pada orang tersebut setiap kali ia minum susu sapi.

ISOFLAVON
Ikatan sejumlah asam amino dengan vitamin dan beberapa zat gizi lainnya dalam biji kedelai ada yang membentuk flavonoid. Flavonoid adalah sejenis pigmen, seperti halnya zat hijau daun yang terdapat pada tanaman yang berwarna hijau. Senyawa ini biasanya memiliki ciri khas, yaitu mengeluarkan bau tertentu. Bau langu yang terdapat pada biji kedelai adalah salah satu tanda bahwa dalam biji tersebut terdapat flavonoid. Secara ilmiah, flavonoid sudah dibuktikan mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Dan salah satu jenis flavonoid yang sangat banyak terdapat pada biji kedelai dan amat bermanfaat bagi kesehatan adalah isoflavon. Kandungan isoflavon yang tinggi inilah yang menjadi unggulan susu kedelai bubuk Melilea. Isoflavon pertama kali dikenal sebagai obat pada awal tahun 1990-an oleh seorang ahli berkebangsaan Amerika yang bernama Gyorgy. Selain sebagai anti oksidan, isoflavon juga dikenal sebagai estrogenic, antiosteoporosis, antiatherosklerosis, dan lain-lain. Nagata, seorang peneliti Jepang, pada tahun 1998 menganjurkan setiap manusia mengkonsumsi isoflavon kedelai sebanyak 50-100 mg perhari. Secara detail, fungsi isoflavon itu bagi tubuh adalah untuk :
  • Melancarkan metabolisme
  • Melancarkan pencernaan
  • Merupakan nutrisi pelengkap
  • Meningkatkan sistem imunitas
  • Memperkuat strukturmatriks tulang
  • Menstabilkan tekanan darah
  • Menurunkan kadar kolestrol darah
  • Menstabilkan kadar gula darah
  • Mencegah obesitas
  • Mencegah penyakit ginjal
  • Mengurangi gejala jantung koroner (kardiovaskuler)
  • Mengurangi gejala stroke
  • Mengurangi gejala rematik dan asam urat
  • Mengurangi gejala maag
  • Menghilangkan rasa lelah dan lesu
  • Mengurangi gejala symptom menopause
  • Memperlambat penuaan sel
  • Mencegah tumbuhnya kanker, terutama kanker payudara dan prostate
  • Menambah daya ingat dengan meningkatkan fungsi kognitif
VITAMIN
Pada susu kedelai terdapat beberapa jenis vitamin, yaitu:
  • Vitamin A
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin E
Vitamin merupakan molekul organic yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme dan pertumbuhan yang normal. Vitamin A pada biji kedelai berasal dari karoten, yang merupakan bahan dasar vitamin A. Vitamin A sangat diperlukan dalam membantu kelancaran fungsi organ penglihatan dan pertumbuhan tulang.
Vitamin B1 atau yang sering disebut tianin sangat berperan dalam reaksi-reaksi dalam tubuh yang menghasilkan energi, dan kekurangan vitamin ini akan menyebabkan terganggunya transmisi syaraf. Gejala kekurangan vitamin ini adalah lelah, hilang nafsu makan, berat badan menurun, dan gangguan pencernaan. Kekurangan vitamin B1 yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit beri-beri dan terganggunya kerja syaraf.
Vitamin B2, yang juga disebut riboflavin, merupakan pigmen yang banyak terdapat pada susu, bail susu sapi susu manusia, maupun susu kedelai. Vitamin ini berperan dalam memperlancar metabolisme tubuh. Kekurangan vitamin B2 dapat menyebabkan gejala retak-retak pada kulit terutama disudut bibir, retak-retak dilidah, mata perih dan cepat lelah bila kena cahaya, serta (hampir sama dengan kekurangan vitamin A) dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram.
Sedangkan vitamin E dibutuhkan untuk melancarkan proses reproduksi dan proses menstruasi, menegah impotensi, keguguran, dan penyakit jantung kardiovaskuler, meningkatkan produksi air susu, membantu memperpanjang umur, dan sebagai antioksidan. Orang yang rajin mengkonsumsi antioksidan akan terlihat lebih muda ketimbang orang yang jarang mengkonsumsinya.

MINERAL
Zat lain yang terdapat pada susu kedelai adalah mineral, seperti:
  • kalsium
  • zat besi
  • fosfor
  • sodium
Mineral berfungsi dalam menambah kekuatan struktur tulang, gigi, dan kuku, serta dapat menambah daya tahan tubuh terhadap gangguan penyakit. Selain itu, mineral juga berfungsi dalam proses reproduksi pertumbuhan tulang mereka yang menuju dewasa.(PP015/berbagai sumber)




4:41 PM | 0 comments | Read More

Trams Modelling & Acting Management



TRAMS Modelling & Acting Managemt
Ingin Memberikan yang Terbaik Bagi Masyarakat
                                                                                                
Kehadiran wadah atau lembaga pelatihan untuk menampung bakat dan potensi remaja memang cukup banyak tersebar di Kota Bandung ini. Salah satunya adalah Trams Modelling & Acting Management. Meski kiprahnya terbilang belum seumur jagung, namun kehadiran TraMS yang ditangani  orang-orang lama dan ahli dalam bidangnya diharapkan mampu bersaing dengan lembaga modelling  dan akting lainnya yang sudah berkiprah lebih lama
Sejak berdirinya TraMS, November 2012, lembaga yang melatih anggotanya mulai usia 5 tahun hingga 27 tahun ini telah menyelesaikan pelatihan dua angkatan. Mau tahu lebih banyak? Ikuti beritanya di Priangan Pos yang terbit 28 Januari 2013.
3:56 PM | 0 comments | Read More

Regitha Vidia Pramesti, Penari Cilik Berprestasi


Regitha Vidia Pramesti



Penari Cilik Berprestasi


Salah seorang murid di Sanggar Karawitan Tari ” Sakata” Bandung yang cukup “nyongcolang’ adalah Regitha Vidia Pramesti yang juga pelajar kelas 5 SD Antapani Bandung
Selain hobi, kata Regitha, menari klasik atau Jaipongan merupakan bakat turunan dari orangtua, di mana mamanya Regitha semasa mudanya adalah seniman tari.
Kisahnya dapat Anda ikuti di koran Priangan Pos terbit 28 Januari 2013.
3:45 PM | 0 comments | Read More

Model Anisa Fitri Rahayu




Anisa Fitri Rahayu


Dunia Model Itu Keras dan Penuh Tantangan


Diantara kecantikan wajah, keindahan tubuh, gemulai tangan, langkah yang terarah dan manisnya senyum para model, mengisyaratkan dunia model yang penuh kelembutan,  sarat  pesona dan keindahan. Lalu apa komentar dunia modelling menurut model Kota Bandung Anisa Fitri Rahayu
“Dunia model itu keras, menyakitkan dan penuh tantangan !”,...Demikian pengakuannya saat ditanya Pripos ihwal dunia glamor yang kini ditekuninya.
Mojang yang akrab disapa Cha Cha Rahayu ini lebih jauh menjelaskan, “Keras, rasa sakit dan tantangan dimaksud diantaranya tudingan miring terhadap profesi seorang model dari sebagian masyarakat yang antipati dan kurang memahami dunia entertainment,” katanya.
Ikuti kisah lengkapnya di koran Priangan Pos yang terbit 28 Januri 2013.

3:29 PM | 0 comments | Read More

Tahu Cibuntu


Para Pengrajin Tahu Cibuntu Dapat Angin Segar

  
BANDUNG, PRIPOS. Setelah jatuh bangun para pengusaha tahu tempe pascakenaikan harga kedelai yang dirasakan berat, para pembuat tahu tempe di Lingkungan Sentra Pengrajin Tahu Cibuntu sedikit merasa lega dapat angin segar dengan adanya kerjasama antara pengrajin tahu dan Bank BTN. Kerjasama ini  
diresmikan oleh Wakil Gubernur Dede Yusuf Desember lalu di Kelurahan Babakan Kecamatan BBk Ciparay.
Dalam kerjasama ini pihak Bank BTN memberikan bantuan berupa sarana air bersih dengan pembuatan sumur artesis, perbaikan sarana kesehatan untuk Posyandu, 52 tong sampah, 60 pot bunga, juga kendaraan roda tiga sebagai sarana pengangkutan, pengadaan perpustakaan dan sarana olah raga untuk SD Barokah.
Selain pemberian bantuan tadi, diberikan juga fasilitas kredit untuk para pengrajin tahu dengan bunga  ringan, yakni sebesar 6% per tahun. Selain itu memberikan permodalan kredit  tanpa anggunan untuk PKK dalam pendirian Koperasi Wanita Wahana Saluyu sebesar Rp 1 miliar.
Wakil Gubernur mengatakan, sebagai bank pemerintah BTN dalam kerjasama ini bertujuan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan  para pengrajin tahu dan pendampingan pelatihan, agar para pengusaha bisa lebih maju di bidang kewirausahaannya. Namun bantuan ini tidak akan banyak berarti jika tak didukung oleh skill SDM-nya maupun pemanfaatan beberapa fasilitas dan dukungan yang diberikan.(Jat)        

3:00 PM | 0 comments | Read More

Pak Chi Met


Pak Chi Met
MAKANAN KHAS INDONESIA

 
“Duh...gengsi dong! Mending makan ala Eropa atau Jepang!”. Mungkin begitu komentar anak muda kini. Lebih menyukai makanan yang berbau asing, walaupun asli berdarah Indonesia. Junkfood dinilai lebih bergengsi. Padahal, bila ditelisik lebih dalam, justru makanan tersebut bisa menjadi mata pedang untuk diri sendiri dan efeknya baru terasa 10-15 tahun mendatang. Selain kurang memberi manfaat positif bagi tubuh, juga generasi muda yang seharusnya ikut melestarikan budaya, justru tak mengenal budayanya sendiri terlebih dari sisi makanan.
Misalnya Jalabria, Ali Agrem, atau Putu adalah jajanan  khas Sunda dan kini tak banyak orang yang tahu. Inilah yang menjadi salah satu faktor untuk melestarikan budaya melalui makanan. Ya, makanan memang lebih dekat dibandingkan kebutuhan lainnya. Karena setiap orang idealnya makan tiga kali dalam sehari. Tak peduli gengsi atau pandangan tak modern. Seperti Pak Chi Met yang mencoba melestarikan makanan khas Indonesia, karena menyediakan menu ikan bakar dengan proses pembakaran khas Indonesia yaitu arang. Prinanto selaku pemilik outlet tersebut menjelaskan bahwa Pak Chi Met adalah kosa kata Thailand yang berarti ketumbar. Dalam pembuatanya ketumbar merupakan bumbu inti dalam membuat ikan bakarnya. Target marketnya sendiri yaitu semua kalangan oleh karena itu selaian untuk melestarikan, Pak Chi Met juga mencoba menghadirkan makanan rumah di tengah jalan-jalan Anda.
Pak Chi Met menyuguhkan berbagai macam paket ikan bakar, seperti ikan Bawal, Kakap, Nila, Kerapu, Lele, dan Gurame sebagai menu andalannya. Selain ikan, juga tersedia paket ayam dengan sajian beragam seperti ayam bakar, ayam goreng, ayam penyet, serta ulam ayam. Pada setiap paketnya, lidah Anda akan dimanjakan dengan 3 macam sambal, yaitu sambal Kecap, sambal Dabu-dabu dan sambal Mangga Muda. Uniknya, sambal Mangga Muda ini di adopsi dari cita rasa makanan khas Thailand yang biasa pedas bercampur asam. Konon rasa asam bertujuan untuk mentralisir rasa pedas sambal. Meskipun begitu, menu makanan Pak Chi Met di bandrol dengan harga yang cukup terjangkau. “Karena menyesuaikan dengan kantong konsumen”, ungkap Ricky selaku General Manager Pak Chi Met yang juga penyuka Chinesse food dan Asian food.
Pak Chi Met tersebar di 4 tempat di Bandung diantaranya , Bandung Trade Centre (BTC), Balubur Town Square (BALTOS), Trans Studio Mall (TSM), MIKO MALL, dan selanjutnya akan di buka di Festival City Link meskipun lokasinya ada di beberapa tempat, Anda tidak perlu khawatir dengan rasanya karna Pak Chi Met mempunya Central Kitchen di Jl.Candrawulan. Ikan, ayam dan semua bahan makanan lainnya akan diolah setengan jadi di central kitchen. Central kitcen juga berfungsi untuk mempercepat pelayanan pada konsumen, sedang di outlet hanya perlu sentuhan akhir.
Bandung dipilih sebagai kota kelahiran Pak Chi Met, karena Bandung terkenal dengan berbagai makanan dan jajanan khas. Oleh karena itu Bandung dinilai sebagai barometer makanan. Selaku Manajer Pelaksana, Komar Setiawan mnyebutkan bahwa Pak Chi Met selanjutnya akan menjadi bisnis waralaba. Selain bertujuan untuk perluasan lahan bisnis, juga untuk mengingatkan kembali pada konsumen tentang makanan khas Indonesia. Bagaimana, Anda tertarik untuk berbisnis Pak Chi Met, atau sekedar ingin mencicipinya? Datang saja ke outltet Pak Chi Met! **well

2:29 PM | 0 comments | Read More

Awas, DPT Pilgub Rawan Kecurangan



Akurasi DPT Pilgub Jabar Tahun 2013 Diragukan 
           
Bandung,Pripos.- Kendati telah ditetapkan pada Sabtu (5/1), daftar pemilih tatap (DPT) untuk pemilihan  gubernur (Pilgub) Jabar tahun 2013, dinilai masih mengandung titik rawan. Hal itu lebih disebabkan belum tuntasnya pelaksanaan e-KTP di Jawa Barat. Keadaan ini, selain dapat memicu kesalahan mengenai jumlah pemilih, juga dijadikan ruang spekulasi bagi masing-masing pasangan calon. Karena hampir tidak bisa dipungkiri terjadinya kekeliruan data seperti salah pencatatan, pencatatan ganda atau bahkan DPT fiktif. Pengalaman pun menunjukkan, di setiap pemilukada  selalu terjadi masalah pada DPT. Macam-macam modus kesalahan bermunculan.
Pengalaman kesalahan pencatatan dialami istri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat Iwan R Sulanjana. Iwan mengaku istrinya sempat tidak tercatat di daftar pemilih. Hal itu diketahui saat melakukan pengecekan melalui IT daftar pemilih KPU. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada KPU dan dilakukan pendaftaran ulang, akhirnya muncul di akses daftar pemilih. Bagi purnawirawan TNI ini  berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran semua masyarakat, khususnya warga Jawa Barat yang merasa sudah memiliki hak pilih agar benar-benar melakukan pengecekan terhadap dirinya di KPU masing-masing. Karena jika tidak, ia khawatir dapat dimanipulasi, misalnya tiba-tiba diisi oleh orang lain yang tidak seaspirasi.
“Tolong diperhatikan betul mengenai daftar pemilih tetap (DPT) ini di masing-masing kabupaten/kota. Kemungkinan masalah ini timbul karena belum tuntasnya program e-KTP,” pintanya di hadapan para kader saat melakukan rapat kerja di Hotel Horison Bandung, Minggu (6/1).    
2:28 PM | 0 comments | Read More

Penyelesaian Banjir Jakarta


Penyelesaian Banjir Jakarta, Heryawan 
Siapkan Solusi Kompehensif


       BEKASI, Pripos.-Pemprov DKI Jakarta dipastikan tidak bakal mampu mencegah dan mengatasi bencana banjir di Ibukota. Dibutuhkan penanganan dan kerjasama terpadu antara Pemprov DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, yang dipimpin langsung pejabat Pemerintah Pusat yang ditunjuk secara khusus oleh Presiden.
          Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan --yang juga menjabat Ketua Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabekpuncur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur)-- menegaskan solusi tersebut saat meninjau penanganan korban banjir di Komplek Pondok Gede Permai (PGP), Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jabar, Sabtu (19/1). Dalam kunjungan kerja ini, Aher didampingi Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Aditya, dan Kepala Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pemprov Jabar Supriyatno.
            Aher selaku Ketua  BKSP Jabodetabekpuncur mengungkapkan, pihaknya tengah merampungkan usulan pencegahan dan penanganan banjir di tiga provinsi tersebut, khususnya Ibukota Jakarta.Tiga hari terakhir, Jakarta dilanda darurat banjir yang tidak cuma di kawasan pinggiran, namun hingga jantung kota, termasuk Istana Negara yang ditempati Presiden. Sementara beberapa kota dan kabupaten di Jabar juga mengalami banjir dahsyat.
         "Kami segera menyampaikan usulan yang komprehensif (kepada Pemerinta Pusat). Mudah-mudahan ini menjadi kesepakatan semua pihak. Kita sudah diberi beberapa kali mendapat peringatan melalui banjir besar. Saatnya penyelesaian yang komprehensif," tandas Ketua BKSP Jabodetabekpuncur.
         Aher menambahkan, pencegahan banjir secara gamblang dalam jangka menengah dan panjang meliputi normalisasi kawasan daerah aliran sungai (DAS), mulai hulu hingga hilir, berikut infrastruktur pengaturan air. Untuk melengkapinya, boleh jadi dibutuhkan waduk raksasa untuk menampung luapan air sungai-sungai.Namun, Heryawan menandaskan, pada saat sama penertiban dan pengaturan kembali tataruang harus segera digelar. Di sisi lain, budaya pro lingkungan wajib ditumbuhnya di semua lapisan masyarakat. "Semua ini jelas pekerjaan raksasa," ujarnya.
           Berdasar kompleksitas masalahnya, Ketua BKSP Jabodetabekpuncur mengungkapkan, saatnya Pemerintah Pusat segera mengambil komando agar koordinasi langkah kementerian yang terlibat bersama tiga pemprov berjalan mulus. Dengan koordinasi langsung di bawah pejabat yang ditugasi khusus, lanjut Heryawan, inventarisasi masalah pun bersifat menyeluruh. Begitu pula pelaksanaan program yang disepakati bersama.
          "Tidak kalah penting, karena ini kerja besar, membutuhkan penganggaran yang besar pula. Tak mungkin mampu diatasi oleh pemprov yang terlibat, seperti selama ini," tukas Heryawan lagi, seraya menambahkan selama rencana pencegahan banjir terpadu timbul tenggelam.
Mengenai rencana pembangunan waduk raksasa di Ciawi Bogor, Jabar, yang sempat mencuat dalam pertemuan Gubernur Banten Atut Chosiyah, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan selaku Ketua BKSP Jabodetabekpuncur, di Bandung, akhir 2012, Aher mengatakan, belum ada progres berarti. Rencana ini masih perlu dikaji secara mendalam.
"Mudah-mudahan solusi komprehesif segera kami ajukan ke Pemerintah Pusat, dan Presiden menujuk seorang pejabat yang mengomandoinya. Jangan sampai banjir terus merepotkan, khususnya di Jakarta sebagai Ibukota yang kita banggakan bersama," tegasnya. ( PP-056)


6:17 AM | 0 comments | Read More

50 Ton Beras Untuk Korban Banjir


Gubernur Ahmad Heryawan :
Salurkan 50 Ton Beras Untuk Korban Banjir


           BEKASI,Pripos.- Korban  banjir di Kota Bekasi dan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sedikit lega  Sabtu (19/1), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat meninjau korban banjir di kedua daerah itu, selain menyalurkan bantuan beras juga ikut membersihkan rumah warga yang dipenuhi lumpur pasca banjir hampir tiga meter.
Aher  pertama meninjau korban banjir di Komplek Pondok Gede Permai (PGD), Kecamatan Jati asih, Kota Bekasi, Jabar. Aher menemui warga didampingi Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Aditya, dan Kepala Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pemprov Jabar Supriyatno.

            Di Perumahan PGD, warga sejak pagi sibuk membersihkan lumpur setelah banjir menenggelamkan komplek ini hampir tiga hari. Tebal lumpur rata-rata di dalam rumah warga setelah banjir surut mencapai 20 cm, sedangkan di jalan raya mencapai 30 cm.
Menemui warga satu demi satu, Gubernur Heryawan pun "bermain" lumpur. Tak hanya berdialog dengan korban banjir yang sedang bergotong-royong membersihkan jalanan, Heryawan menyempatkan diri masuk ke rumah warga. Di sini Gubernur secara spontan ikut membersihkan rumah korban banjir.
Sementara saat di RT 02/08, masih di Perumahan PGD, Gubernur memerintahkan Tim Tagana Dinas Sosial Pemprov Jabar dan meminta personil TNI membantu Ibu Cardah yang kesulitan membersihkan rumahnya karena tak memiliki anggota keluarga lelaki. "Tolong dibantu Ibu ini. Kita harus mendahulukan kepentingan kaum perempuan," tuturnya.
           Sebelum melanjutkan peninjauannya ke tanggul Kali Cikeas yang ambruk di belakang komplek akibat terjangan bah, Gubernur Heryawan secara simbolis menyerahkan 25 ton beras bantuan Pemprov Jabar. Beras diterima langsung Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
Di hadapan warga mengatakan, seluruh korban banjir tidak perlu khawatir soal kebutuhan makanan-minuman. Begitu pula kebutuhan air bersih. Segala upaya untuk membantu belasan ribu korban banjir, jelas Gubernur lagi, akan dikoordinasi oleh Pemkot Bekasi bersama jajaran Kodim setempat, serta instansi lain. "Pemprov juga akan menyiapkan bantuan kepada korban yang rumahnya rusak akibat banjir. Kalau rusak parah biasanya Rp 15 juta," jelasnya.
            Sebelum mengakhiri kunjungan di Bekasi, Gubernur Heryawan meninjau tanggul Kali Cikeas. Tanggul tampak rubuh dan amlas sepanjang sekitar 20 meter. Bila tanggul ini tak segera dibangun kembali, Komplek PGD akan kembali tenggelam bila hujan turun beberapa hari di sejumlah wilayah Jabar.Untuk mengantisipasi hal itu, Gubernur langsung menelpon Kepala Balai Besar Pengelolaan Wilayah Sungai (BBPS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU). "Saya baru saja menelpon seorang pejabat eselon II di Kementerian PU. Saya berkoordinasi agar tanggul ini segera dibuatkan bronjong dulu buat menahan laju air kalau kembali naik. Untuk membangun secara permanen butuh waktu," tuturnya.
            Menurut Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Aditya, banjir besar tiga hari kemarin merendam 45 % wilayah Kota Bekasi. Usai di Bekasi menuju Kab. Karawang. Di sini, Aher meninjau penanganan korban banjir di pengungsian di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur. Salah satu di antaranya Posko Kesehatan Dinas Kesehatan Kab. Karawang di Terminal 163. Di Posko ini, Heryawan juga menyalurkan bantuan 25 ton beras yang secara simbolis diterima Rokhuyun H. Santosa, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Pemkab Karawang. Jumlah pengungsi korban banjir di kabupaten ini mencapai sekitar 15 ribu orang. ( PP-056 )

6:13 AM | 0 comments | Read More

95 Ribu Saksi Pasangan Paten


Waras Wasisto:
95 Ribu Saksi Pasangan Paten Siap Disebar Saat Pilgub Nanti
 

Bandung,Pripos. - Sekitar 95 ribu saksi pasangan Paten (Pitaloka - Teten) Cagub dan Cawagub nomor urut 5 siap disebar untuk memantau serta mengawasi jalannya pelaksanaan Pilgub Jabar 24 Februari 2013 mendatang, para saksi tersebut telah dibekali dengan mengikuti TOT di 26 kota dan kabupaten.

Wakil Ketua tim Media center Paten, Waras Wasisto menyatakan bahwa pelatihan (TOT) bagi para saksi sudah rampung kita lakukan, terakhir para saksi di Kabupaten Bekasi telah mengikuti kegiatan tersebut hari Minggu ini.

" Seluruh saksi siap mengawal pilgub Jabar nanti,  dari mulai penyisiran DPT Pilgub sampai dengan perhitungan dan rekapitulasi suara di semua wilayah di Jabar," ujar Waras saat ditemui di DPD PDIP, Minggu (19/1).

Waras menegaskan, PDI Perjuangan menegaskan akan selalu memonitor dan mengawasi semua tahapan pemilukada dengan seksama.

" Pada intinya kami ingin pesta demokrasi ini menjadi barometer politik nasional jangan ada pihak-pihak yang mencoba mencari keuntungan ,biarlah rakyat yg menentukan siapa pemimpin jabar ke depan," paparnya.

Selain penguatan para saksi pasangan kami, pihak DPD PDIP Jabar juga saat ini tengah menggelar rakor bagi seluruh DPC PDIP, guna menguatkan kemenangan pasangan kami di Pilgub jabar( PP-056 )

5:49 AM | 0 comments | Read More

The Syndicate: Two Club for One Club

Written By Unknown on Sunday, January 20, 2013 | 10:09 PM



The Syndicate: Two Club for One Club
THE SYNDICATES adalah sebuah komunitas yang menggabungkan antara motor klasik jenis apa saja termasuk vespa. Oleh karena itu The Syndicates mempunyai motto "Two Club for One Club". Awalnya, The Syndicates hanya sekumpulan anak muda yang punya hobi sama, seperti hobi motor klasik, musik pop Inggris, dan selera fesyen yang sama. Bermula dari 2-3 orang, semakin lama  bertambah hingga dibentuklah komunitas The Syndicates. Uniknya, komunita ini tidak mempunyai struktur organisasi yang baku. Tapi ada satu orang yang dituakan, atau yang biasa disebut presiden  yaitu Otong. Untuk menjaga kelanggengan hubungan antar anggota, The Syndicates biasa nongkrong setiap Jum'at malam disebuah bengkel di kawasan Gempol, Bandung.
Kegiatan rutin The Syndicates diantaranya  Garage Sale yang diadakan di bengkel tempat mereka berkumpul. Hasil dari kegiatan ini selanjutnya akan dialokasikan untuk  turing, piknik, dan yang tak kalah unik, mereka memelihara sebuah taman kota yang berlokasi di jalan Riau. "Mulai dari ngebersihin, buangin sampah, ya pokoknya ngerawatlah", ungkap Hari salah seorang anggota kelompok anak muda ini.
Selain Garage Sale, tak jarang komunitas ini mengadakan perjalanan pendek  ke Subang dan Lembang. Namun, kawasan indah seperti Pantai Ujung Genteng pun telah mereka kunjungi  Juli lalu. Menurut Dwi, "Yang paling baru sih, waktu kita kemping di Ranca Upas. Waktunya, sekitar dua minggu setelah lebaran". Tak cukup sampai di situ, mereka ada kegiatan sosialnya. Seperti ikut menyumbang kebutuhan sandang saat terjadi banjir di daerah Soreang.
Setelah sekian banyak tempat yang telah dikunjungi, rupanya anak-anak The Syndicates juga telah menyiapkan agenda kegiatan untuk tahun depa, yakni rencana touring ke Walimandar, Sumatera.
Sebelum berpisah dengan Priangan Pos, Hari menyampaikan harapannya mengenai The Syndicates ke depannya. "Sederhana aja sih, pengen bikin Bandung lebih kreatif. Caranya ya bikin gerakan kreativitas anak-anak The Syndicates. Karena kami punya aspirasi seni yang berbeda-beda. Ada yang suka fotografi, nulis, juga gambar. Dan rencananya dalam waktu dekat, kami akan mengadakan pameran foto karya anak-anak The Syndicates. Datang ya," timpal Hari.**(well)

10:09 PM | 0 comments | Read More

Anggaran Panwascam Dipotong Untuk Sewa Komputer dan Printer



Diduga Terjadi Mark Up
Anggaran Panwascam Dipotong Untuk Sewa Komputer dan Printer

CIANJUR, Pripos. Menjelang pemilihan gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar), di
Kabupaten Cianjur terjadi ribut-ribut di kalangan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) adanya pemotongan anggaran Panwascam se- Kabupaten Cianjur.
Pemotongan anggaran tersebut dengan dalih untuk pembelian mebeulair, sewa komputer, dan printer sebesar Rp 17, 5 juta setiap Panwascam. Di Kabupaten Cainjur sendiri terdapat 32 panwascam yang tersebar di 32 wilayah kecamatan.
Di balik itu, para ketua panwascam menilai pemotongan tersebut berlebihan sehingga diduga terjadi mark up yang hanya digunakan untuk kurun waktu empat bulan (November 2012 – Februari 2013) selama proses Pilgub 2013 berlangsung.
”Kenapa untuk komputer dan printer mesti menyewa, kenapa tidak membeli saja,” kata salah seorang ketua Panwascam, yang dibenarkan oleh ketua panwascam lainnya serta kesekretariatan beberapa panwascam. Ketua Panwas Kabupaten Cianjur, Yuyun Yuniardi, ketika dihubungi,
membenarkan atas pemotongan anggaran Panwascam sebesar Rp 17, 5 juta setiap Panwascam untuk pembelian mebeulair, sewa komputer, dan printer yang digunakan untuk selama proses Pilgub Jabar.
“Pemotongan itu, merupakan  hasil keputusan dan musyawarah dengan para  Panwscam. Selain itu, tidak ada pemotongan lai., Memang kalau di luaran banyak informasi  ada potongan-potongan lain,” ujar Yuyun di ruang kerjanya, Kamis (17/1).
Namun, Yuyun, yang ketika dikonfirmasi buru-buru akan pergi menghadiri rapat di KPU Kabupaten Cianjur itu, tidak menjelaskan, berapa besaran anggaran untuk setiap Panwascam untuk selama berlangsungnya proses Pilgub Jabar.
”Mengenai besarannya tergantung banyak tidaknya petugas pengawas lapangan (PPL) yang tergantung kepada jumlah desa di setiap panwascam,” katanya.
Secara global Yuyun menjelaskan, anggaran untuk panwas, dan 32 panwascam se-Kabupaten Cianjur sebesar Rp 7, 7 miliar yang sumber dananya dari APBD Pemprov Jawa Barat, dan sebesar Rp 300 juta dari APBD Kabupaten Cianjur.
Anggaran sebesar itu, 60 persen dialokasikan untuk honor ketua panwas/ketua panwascam dan anggota, masing-masing honor ketua Rp 1 juta/bulan, anggota Rp. 850 ribu/bulan, dan PPL Rp. 750 ribu/bulan. Sisanya sebesar 40 persen diperuntukan operasional, dan kegiatan lainnya.
Anggaran untuk setiap panwascam, lanjut Yuyun, langsung didistribusikan kepada setiap panwascam untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya. (PP-033)

9:20 PM | 0 comments | Read More

Asyiknya Berwisata Ilmu di Taman Kupu-kupu

Asyiknya Berwisata Ilmu di Taman Kupu-kupu


Bandung Barat, Pripos.-Satu lagi objek wisata yang baru dibangun di Bandung Barat hadir, yang tentunya akan membuat semakin beragamnya kawasan wisata di kawasan ini, yakni Taman Kupu-Kupu yang berlokasi di Jl. Cihanjuang Km 3,3 No.58, Desa Cibaligo, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Objek wisata ini berfungsi ganda, selain sebagai wahana untuk hiburan, refreshing, dan menghilangkan penat, juga sebagai sarana edukasi putera dan puteri Anda yang masih usia sekolah.
Meski terbilang baru, namun taman  ini sudah mampu menarik perhatian masyarakat Bandung dan sekitarnya. Tempatnya terlihat masih sangat asri dan hijau, ditambah lagi dengan penataan tempatnya yang begitu apik dan menarik. Dengan berkunjung ke taman ini, anak-anak bisa mengetahui proses metamorfosis kupu-kupu dari larva sampai dewasa secara sempura.
Luas total taman ini mencapai 1,7 hektar yang di dalamnya dihuni oleh sekitar 300 kupu-kupu dari 35 jenis yang ditangkarkan dalam setiap harinya. Mereka biasanya beterbangan dengan asyiknya dalam sebuah taman khusus seluas 1.800 meter persegi yang dipagari dengan jaring supaya kupu-kupu tersebut tak terbang sampai keluar dari taman ini. Setiap pengunjung yang masuk ke taman ini akan ditemani pemandu yang akan memberikan penjelasan berbagai hal seputar kupu-kupu dan tamannya sendiri.
Biaya masuknya cukup murah, yakni dengan hanya mengeluarkan uang Rp 10.000 saja sudah bisa menikmati warna-warni kupu-kupu yang ada di taman ini. Biaya semurah itu sudah termasuk welcome drink yang bisa diperoleh dengan cara menukarkan tiket dan juga bisa memeroleh peminjaman topi untuk berkeliling taman ini. Sementara jika ingin mendapatkan souvenir, di sini juga ada toko aksesoris yang menjual berbagai pernak-pernik yang serba kupu-kupu.
Perbendaharaan objek wisata berdimensi keilmuan sudah saatnya diperbanyak. Paling tidak agar anak-anak mendapatkan pengetahuan. Yuk, berwisata sambil berburu ilmu kupu-kupu. (PP-003)
8:59 PM | 0 comments | Read More

Catatan Film: Masa Depan Film Indie di Bioskop Digital



Catatan Film: Masa Depan Film Indie  di Bioskop Digital  
MARAKNYA produksi film indie di kalangan mahasiswa menjadi fenomena yang cukup menarik. Dunia akademik yang awalnya enggan menerjuni wilayah perfilman kini semakin bergairah memberikan kesempatan kepada siswa dan mahasiswanya untuk menggeluti film.  Tampaknya ini angin segar bagi para pegiat kine klub di kampus-kampus. Pasalnya, jika kine klub sebelumnya  hanya sebatas  kegiatan wacana dan diskusi, kini sudah melebar hingga produksi.
Mengamati perkembangan film indie tidak bisa lepas dari jasa para perintisnya, yakni kalangan IKJ. Juga tak kalah penting kontribusi Konfiden (Komunitas Film Independen) serta SCTV yang sudah dua kali menggelar  FFI (Festival Film Independen). Selain itu beberapa perguruan tinggi juga ikut memicu maraknya produksi film indie ini. Sebut saja ITB yang  pernah menggelar Festival Film Pendek di Pasar Seni 2000. Ditambah Fikom Unisba dan Stufvi Bandung (Studi Film dan Televisi) yang sering  mengadakan pelatihan produksi film indie.
Di jalur dokumenter, Indoc (Indonesia Documenter)  rajin mensosialisasikan film dokumenter. Sudah beberapa kali Indoc yang donaturnya Ford Foundation mengadakan pelatihan film dokumenter ini. Jadi lengkaplah sudah usaha-usaha  mengembangkan perfilman nasional lewat jalur indie. Bisakah jalur indie ini membangkitkan kembali perfilman nasional?

Tiga Serangkai

Tiga aspek yang menurut Doni Kusen (PD III FFTV-IKJ) menjadi tradisi kalangan film mayor (industri) di Hollywood, yakni produksi, distribusi dan tempat previewing (bioskop). Di Hollywood konsep ini sudah menjadi pakem bisnis mereka, sehingga banyak studio besar seperti Warners Brothers, Tri Star, 21 Century, Walt Disney, Touchstone, dan lainnya mampu bertahan dan melenggang hingga sekarang. Sementara di banyak negara lain, termasuk Indonesia, konsep ini belum sepenuhnya ada, sehingga perkembangan filmnya selalu labil. Untuk urusan produksi hampir semua negara bisa. Juga faktor distribusi bisa saja suatu negara mengekspornya ke negara-negara lainnya. Namun gedung bioskop tempat mempertontonkan  tidak tersedia. Pemilik gedung bioskop sangat selektif secara bisnis menentukan film-film apa saja yang bisa tayang.  Di perfilman Hollywood studio besar selalu memiliki ketiganya sehingga ketika sebuah karya film sudah diproduksi dan didistribusikan, mereka juga bisa memutarnya di bioskop sendiri. Dari sinilah  di Hollywood mengusung karya audio visual ini dalam perspektif  industri.
Bicara soal film kita bisa melihatnya dari  tiga perspektif, yakni  sinema, film, dan movie. Mengapa harus dibedakan menjadi tiga,  padahal toh selama ini orang memandangnya  sama. Ada perbedaan pengertian diantara ketiganya. Pertama, sinema. Disebut sinema karena karya ini merupakan hasil akhir dari proses kreatif sinematografi, yakni suatu keterampilan menciptakan dan menyusun scene-scene (adegan) yang terdiri atas shot-shot dan tersusun  dalam sebuah skenario menjadi satu kesatuan utuh yang menarik ditonton dan  mengandung satu pengertian. Sinema ini pada awalnya dikemas dalam format film seluloid (8 mm, 16 mm, dan 35 mm) dan cenderung menggunakan proses kimiawi untuk melihat hasil akhirnya. Dengan ditemukannya kamera video ENG (Electronic News Gathering) yang prosesnya lebih banyak menggunakan alat elektronis maka lahirlah sinema elektronik (sinetron). Jadi  sinetron adalah produk sinematografi yang proses kreatifnya menggunakan alat elektronik (seperti kamera dan alat editing),  formatnya video serta penayangannya di layar kaca. Hanya dalam perkembangnnya kini antara kamera film dengan kamera video sudah saling mengisi, karena keduanya bisa ditransfer (kinestransfer).
Kedua, film. Orang menyebut film karena merupakan karya audio visual, baik menggunakan pita kaset video maupun film seluloid yang sudah dapat dinikmati setelah melalui proses pentahapan pra produksi (riset, ide, sinopsis, treatment, skenario), produksi  (syuting) dan pasca produksi (editing, titleling, dan finishing). Dan ketiga movie, yakni hasil akhir dari proses pembuatan film dengan menggunakan seluruh kaidah sinematografi dan sudah menjadi barang komoditi. Nah, barang komoditi yang sudah siap diperjualbelikan inilah yang sering disebut movie.
Melihat ketiga perspektif tersebut kita bisa memasukkan film indie itu masih dalam perspektif film. Artinya, sebuah karya audio visual yang sudah siap ditonton tapi belum masuk sebagai barang komoditas. Dan yang menjadi kendala di film indie adalah faktor distribusi dan previewing.  Kalangan indie (terutama mahasiswa dan pelajar) mungkin punya cukup biaya untuk memproduksi karya film dengan cara patungan atau cari donatur. Tetapi setelah film selesai masih ada pekerjaan besar yang menunggu, yakni distribusi dan previewing. Distribusi bagi mereka tidak mudah ditangani karena harus melalui jalur pemasaran yang memerlukan biaya tidak sedikit. Maka yang terjadi kalangan indie akan memasarkan filmnya ke kampus-kampus. Kedua soal previewing. Karya indie karena dikemas dengan kamera video dan mayoritas diedit lewat komputer PC maka tidak bisa ditayangkan di bioskop. Out put-nya sudah digital. Selama ini bioskop tidak menyediakan LCD proyektor  untuk memutar film dalam format video. Mereka masih setia dengan proyektor 35 mm-nya. Alhasil, karya indie yang notabena sudah digital tidak bisa ditonton masyarakat luas.
Memang ada juga kalangan indie yang masih idealis dengan mengatakan yang penting produksi, soal ditonton oleh banyak orang atau sendiri tidak masalah. Menurut penulis pernyataan ini agak aneh. Karena tiap filmmaker menginginkan karyanya bisa dinikmati orang lain untuk diapresiasi. Sebab, untuk mengukur kualitas sebuah karya harus ada umpan balik (feedback) dari penonton. Selama tidak ada feedback kita  tidak bisa meningkatkan kualitas produk.
Ada dua contoh menarik dari persoalan di atas. Pertama, perjuangan film Jelangkung karya Riri Riza dan Mira Lesmana. Film yang dibuat dengan kamera video ini otomatis tidak bisa ditayangkan di bioskop, sampai akhirnya bioskop 21 Pondok Indah uji coba menayangkannya. Terpaksa Riri harus membawa sendiri LCD proyektor dan player  VHS (hasil akhir dalam bentuk kaset VHS). Di luar dugaan ternyata penontonnya membludak. Dengan modal inilah akhirnya film ini ditransfer dalam bentuk film 35 mm agar bisa ditayangkan di bioskop 21 seluruh Indonesia. Keuntungannya pun melimpah setelah berhasil nangkring di bioskop 21.
Kedua, pemasaran gerilya gaya Aria Kusumadewa. Ada dua film Aria yang dipasarkan secara gerilya, yakni Beth dan Novel Tanpa Huruf ‘R’. Kedua film ini  dalam format video sehingga tidak mungkin tayang di 21. Namun kampus merupakan sasaran strategis kedua film ini, sampai hasilnya menguntungkan.
Kedua contoh tersebut memperlihatkan bagaimana film indie yang sudah digital masih menjadi anak tiri dalam industri movie kita. Maka tak bisa disalahkan jika Memed Hamdan, Kepala Deparsenibud Jawa Barat menyatakan tidak bisa memberikan dispensasi kepada kalangan indie untuk bisa ditayangkan di bioskop 21, terutama karena masalah bisnis yang dijalankan manajemen 21. Dan sampai detik ini belum ada  birokrat yang peduli dengan soal previewing film indie ini, sampai akhirnya PA diberi kesempatan AACC untuk memutar karya indie di sana.
Menggelar pemutaran film indie di AACC  bukannya tanpa masalah. Ada hal yang jadi kendala, pertama format video. Sampai penayangan ketiga belum ada aturan  jelas film-film yang bisa dikirim ke PA, apakah kaset beta, mini DV, 8 pro, atau VCD dan DVD. Kalau menurut pengamatan penulis sebaiknya format dibakukan menjadi kaset VHS saja. Alasannya, setelah film selesai melalui proses editing di PC hasilnya bisa dicetak dalam bentuk kaset VHS. Format ini masih dengan ektensi AVI sehingga tidak mengalami degradasi color, suara dan lainnya. Beda lagi kalau sudah dalam bentuk MPEG-1 (VCD,) otomatis sudah mengalami penurunan kualitas. Untuk DVD  masih mahal, karena format ini sudah menggunakan MPEG-3. Ektensi AVI masih dianggap bagus karena masih memiliki ketajaman warna sehingga meskipun menggunakan kamera handycam para penonton masih bisa menikmati keutuhan warna video.
Selain itu kendala durasi. Sebaiknya ditentukan film-film pendek berdurasi tidak lebih dari 20 menit. Masalahnya, pembuat film indie mayoritas masih pemula, sehingga film-film yang dibuat panjang kurang bagus. Sebab, cara bertutur lewat film masih gagap dan kurang menarik. Kita bisa belajar bagaimana dulu Garin Nogroho  mengawali membuat film dengan durasi hanya 10 menit. Juga Robert Rodriguez yang kini sineas Hollyood memulai dengan film indie 6 menit. Jadi, lebih baik pendek tapi bagus daripada panjang tapi tidak menarik.
Untuk memutar film indie memang tidak harus di AACC. Klab Baca juga sudah dua tahun terakhir ini sering memutar film-film indie karya sineas asing hanya dengan menutupi sebuah ruangan dengan warna hitam dan menyewa player VHS dan  LCD proyektor. Juga Pusat Kebudayaan Perancis (CCF) sering memutar film indie karya sineas negaranya. Tapi, menonton film indie di bioskop  punya kenikmatan tersendiri. Meskipun film karya pemula tapi dengan akustik dan tata ruang yang baik layaknya bioskop 21, para penonton merasa terhibur.
Yang paling menarik  di AACC adalah dialog dengan para pembuatnya. Ini tradisi yang menurut penulis sangat bagus sekali. Mereka tidak menilai baik atau buruknya film yang sudah ditayangkan, tapi yang dinilai justru proses kreatifnya. Seperti saat sebuah film animasi (durasi 5 menit) diputar, pembuatnya menyatakan untuk mendapatkan bahan baku bonekanya harus dibeli dari Jerman.
Yang jelas AACC merupakan bioskop pertama di Bandung yang secara rutin menayangkan film indie. Bisa jadi suatu saat menjadi trendsetter di Indonesia karena tidak hanya film dari Bandung yang tampil, ada juga dari Yogyakarta dan Jakarta. Hanya kalau PA bersifat gratis, sementara yang  dari Yogyakarta  bayar.
Terakhir  soal kurasi terhadap film-filmnya. Jika sebelumnya hampir aspek ini kurang diperhatikan, ke depan sudah harus mulai melakukan kurasi terhadap film-film yang masuk. Sebab, setelah persoalan produksi tentunya PA harus juga mulai melihat faktor kualitas. Selamat datang bioskop digital! (Askurifai Baksin, Pemred Priangan Pos)






7:05 AM | 0 comments | Read More