Kadisdik Gerah Sesalkan Pihak Sekolah Jual beli Seragam

Written By Unknown on Sunday, September 23, 2012 | 7:19 PM

Kadisdik Gerah Sesalkan Pihak Sekolah Jual beli Seragam

Bandung (Pripos) - Maraknya peredaran jual beli seragam disejumlah sekolah dasar seperti halnya yang terjadi di Kecamatan Baleendah, membuat gerah Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bandung H Juhana.

" kami sangat menyayangkan dengan adanya kewajiban membeli seragam sekolah bagi siswa baru dan pindahan yang terjadi di SDN Rancapanjang dan SDN Rancamanyar dengan harga Rp250.000 hinggaRp300.000," Kata H. Juhana

Menurut Juhana, sangat jelas kalau guru atau kepala sekolah dilarang berjualan apalagi bertujuan mencari keuntungan. Dan orang tua siswa bisa membeli seragam sekolah untuk putra-putrinya di tempat lain, tidak mesti di sekolah. Jadi orang tua siswa bebas membeli dimana saja, tidak perlu di sekolah. Apalagi kalau tujuan guru dan kepseknya ini berdagang untuk mencari keuntungan, tidak boleh itu," kata Juhana, Jumat (21/9/).

Kalau hanya untuk memfasilitasi, Kata Juahana sah-sah saja. Artinya hanya membantu dan bukan mencari keuntungan. Misalnya seragam itu dijual di koperasi sekolah, karena memang seragam yang dijual tersebut memiliki logo sekolah atau kekhususan.

Lanjutnya, anak didik tentunya tetap diharuskan memakai seragam terlepas para orang tua ini memperolehnya dari mana. Karena memang untuk seragam ini, kata Juhana, tidak bisa dibiayai oleh Bantuan Operasi Sekolah (BOS), kecuali untuk siswa dari keluarga tidak mampu,"tuturnya. (Atep Kusman)

7:19 PM | 0 comments | Read More

Wisata Alternatif Di Caringin Tilu Bandung

Written By Unknown on Saturday, September 22, 2012 | 2:12 PM

Wisata Alternatif Di Caringin Tilu Bandung
  

BANDUNG,(Pripos2/9)“Caringin Tilu memang indah, apalagi saat sore hari. Saya sering main ketempat ini kalau sedang liburan ataupun hanya iseng. Pemandangannya itu yang saya betah main kesini, apalagi saat senja” Ujang Wawan Wisatawan asal bandung,  Jum`at (21/9).
Itulah sepenggal kata dari para wisatawan  yang sengaja, ataupun hanya iseng ke Caringin Tilu. Lokasi yang ditempuh,  haya berjarak sekitar 5 KM dari Soerapati Core (Sukor)Bandung, dengan jalan aspal yang mulus. Banyaknya Wisatawan yang telah mengetahui lokasi  Caringin Tilu, sempat menjadi andalan wisata alternatif bagi warga kota bBandung sendiri ataupun wisatawan dari luar Bandung.  Selain itu objek wisata alam Caringi Tilu menyajikan keindahan alam kota bandung.
Pada pagi kita dasajikan oleh hawa khas pegunungan yang sajat sejuk ditambah lagi para petani yang siap berkebun, pada siang harinya kita dapat melihat kota bandung yang begitu indah oleh pemandangannya, dan yang lebih indah saat senja mulai dating. Keindahan kota bandungpun mulai nampak oleh gemerlapnya lampu – lampu pada malam hari.
Senja harilah waktu yang pas untuk berkunjung ke Caringin Tilu Cimeunyan Kabupaten Bandung. Selain dianugerahi pemandangan kota yang begitu gemerlap kita ditawarkan pada hawanya yang sejuk. Tidak akan rugi bila anda mengunjungi tempat ini.
Seperti yang dikatakan Pak Endut salah satu pedagang dikawasan Caringin Tilu, “Biasanya mah pengunjung banyak berdatangan saat sore hari, Beda sama siang atau pagi. Para pengunjung biasanya hanya sekedar menikmati suasana atau pun kumpul sama teman – temannya”.
Tidak perlu khawatir saat berkunjung saat sore hari. Di area Caringin Tilu terdapat saung dan warung yang berjajar sampai tengah malam, bahkan saat weekend ataupun musim liburan biasa buka sampai dini hari.
Wisata ALam Caringin Tilu juga memiliki keunikan sendiri yaitu pada Caringin  dalam bahasa indonesia Beringin. Menurut mitos Caringin ini, ditanam oleh Soekarno saat bekunjung ketempat ini. Ad alai yang menyebutkan bahwa caringin Tilu ini memiliki kekuatan mistis, yang menambah penasaran wisatawan.
Potensi Wisata yang masih alami ini, diharapkan bias menjadi andalan wisata dikawasan bandung Utara. Selain itu, berdampak pula pada penghasilan warga sekitar yangberdagang disekitarnya.
“Ya, lumayan setelah menjadi tempat  wisata warga sekitar sedikit terbantu. Warga selain menjadi petani sayur, banyak pula yang menambah penghasilan sebagai pedagang di area Caringin Tilu” Ujar Pa Endut.
Wajiblah bila Caringin Tilu dikatakan sebagai objek wisata alternatif, karena setiap berkunjung ke tempat wisata di Bandung selalu penuh sesah oleh para pengunjung.  (Fajar Rizky Nugroho)

2:12 PM | 0 comments | Read More

Daerah Aliran Sungai Cidurian Memprihatinkan


Daerah Aliran Sungai Cidurian Memprihatinkan

BANDUNG,(Pripos1/9)Beberapa bulan musim kemarau yang berkepanjangan, kota Bandung selain kesulitan air bersih, berdampak pula pada kekeringan aliran sungai di kota bandung. Dari beberapa sungai yang di survey, beberapa sungai mengalami kekeringan dan penyusutan air secara besar. Itupun yang dialami oleh sungai Cidurian di kawasan cikutra bandung,  jumat (21/9).
Sungai yang berhulu dari daerah gunung nampak kotor dan Kering, yang sudah menjadi pemandangan sehari – hari warga di sekitar DAS Cidurian. Ditambah lagi masyarakat sekitar yang kurang memperhatikan kebersihan di DAS Cidurian. Alhasil DAS Cidurian yang harusnya ditetapkan sebagai salah satu sungai dikota bandung menjadi sangat amburadul.
“Setiap musim kemarau pasti sungai Cidurian nampak kotor dan kurang air. Saya hanya berharap pada pemerintah setempat, agar  mau memperhatikan sungai ini” ujar Hastari warga setempat yang sering melintas di DAS (Daerah Aliran Sungai) Cidurian.
Bukan hanya itu, sungai yang melintasi area kampus Widyatama dan Kelurahan Sukapada, menimbulkan kesan oleh mahasiswa dari luar daerah bahwa sungai di bandung kotor dan bau.
Senada dengan yang dikatakan Kiki Mahasiswa Widyatama Asal Jogja menyebutkan, “ tidak seperti yang saya bayangkan. Kalau melihat di media, bandung itu bersih dan sejuk, namun nyatanya seperti ini. Saya mohonlah pada kelurahan atau Pemerintah daerah, mau memperhatiakan sungai Cidurian”.
Mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2012, harusnya pemerintah setempat atau pemerintah daerah, dapat menengelola atau menjaga DAS Cidurian ataupun Sugai yang melintasi kota Bandung, agar masyarakat pendatang atau warga kota bandung dapat menikmati sungai yang indah dan bersih, bebas dari kotoran. (Fajar Rizky Nugroho)



2:05 PM | 0 comments | Read More

Camat Banjaran akan tertibkan PKL


Camat Banjaran akan tertibkan PKL


Banjaran(Pripos) - Camat banjaran Drs. H. Agus Suhartono mengatakan, pihaknya akan menata kembali Kec. Banjaran yang sudah masuk ke wilayah perkotaan. Pasalnya sudah nampak semerawut oleh pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan raya trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki dan tidak boleh berjualan. 

" Kami akan bekerjasama dengan pihak Dishub, satpol PP, dan kepolisian, dalam pelaksanaanya nanti penertiban,"katanya, saat berbincang dengan kasi trantib Rukman diruang kerjanya, Kamis (20/9), siang tadi.

Menurutnya, penataan ini sudah seharusnya dilakukan, sebab sebelumnyapenataan pernah dibina, namun hasilnya para pedagang kembali ke jalan. Oleh karena itu Kata Agus, solusinya para pedagang itu akan kita tempatkan di pasar, tetapi saat ini belum bisa dikarenakan pasar juga sudah penuh oeh pedagang lama,"ujarnya.

" Kita akan secara bertahap menyelesaikan masalah yang ada di wilayah Banjaran, tidak bisa semuanya diselesaikan secara bersamaan. Karena saat ini masih dalam rangka penjajakan, " imbuhnya.

lanjut Agus, saat ini pihaknya baru bisa menyelesaikan satu langkah yakni menertibkan keretek delman. Langkah kedua baru kami akan beranjak menertibkan para PKL. Namun masih ada kendala dengan pengadaan lahan karena masih milik perorangan bukan milik pemda, tapi kalau  tanah milik Hj idasudah dilimpahkan ke pemda dengan dasar jual beli, rencananya pasar akan dibangun dua tingkat supaya para pedagang tertampung semua,"katanya. (Atep Kusman)


9:13 AM | 0 comments | Read More

Bupati Bandung DIanugerahi Satya Lencana oleh Presiden


Bupati Bandung DIanugerahi Satya Lencana oleh Presiden


Bandung-Pemerintah Kabupaten Bandung mendapat penghargaan berupa Satya Lencana Kebaktian Sosial. Lencana tersebut akan diberikan kepada Bupati Bandung dari Presiden Republik Indonesia. " Presiden memberikan untuk Bupati Bandung H Dadang M Naser,''kata Ina Friyatna,Kamis (20/9).

Kedatangan Tim Verivikasi dari kementrian sosial RI diterima oleh Kepala Bagian Sosisal ( Kabagsos) Kab. Bandung Hj Nina Setiana, dikarenakan Bupati Bandung sedang kunjungan luar ke Goseong Korea Selatan.

" Kami mendapat penganugerahan Satya Lencana dari Presiden RI untuk Bupati," ucapnya.

Menurut Kabag Sosial yang akrab dipanggil Nina, setibanya di kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung tim Verifikasi Kemensos RI melakukan bincang-bincang mengenai keberadaan Kabupaten Bandung dengan meraih cukup prestasi yang disandang. Dengan itu meskipun singkat mereka cukup paham akan kondisi yang ada di Kabupaten Bandung,"ujarnya.

Disebutkanya, Kabupaten Bandung sudah sepantasnya mendapatkan penghargaan itu, dikarenakan selama ini cukup proaktif dalam penanggulangan masalah sosial yang ada di Kab. Bandung. Sehingga kedepan kami akan lebih proaktif lagi mewningkatkan pelayanan di bidang sosial kemasyarakatan. Hal itu terwujud berkat bukan peran kami sajan melainkan dukungan semua elemen masyarakat yang memeiliki jiwa sosial tinggi,"singkatnya. (atep Kusman)

9:07 AM | 0 comments | Read More

Gara Gara Cinta Seorang Mahasiswa Nekat Terjun Dari Jembatan Citarum


Gara Gara Cinta Seorang Mahasiswa Nekat Terjun Dari Jembatan Citarum

Margahayu (Pripos)- remaja yang tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),  diduga melompat dari atas jembatan sungai Citarum kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. Rabu (19/9) malam tadi.
Korban nekat melompat dari atas jembatan tersebut diguga karena masalah percintaan. Pasalnya dari sekitaran Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan sepeda motor, surat kendaraan bermotor dan celana jeans, serta secarik surat yang bertuliskan “maafin aku jelek, aku lompat saja”.
Seperti yang dilansir oleh tribunnews.com , kapolsek Margahayu, komisaris polisi Ajun Suhari mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah remaja tersebut benar benar melakukan bunuh diri atau tidak. Pihaknya telah meyebar anggotanya disekitar sungai Citarum untuk mencari korban. (bachtiar)

8:53 AM | 0 comments | Read More

Gudang Rongsokan Dilalap Sijago Merah Kerugian Mencapai Rp100,juta

Written By Unknown on Thursday, September 20, 2012 | 7:56 AM


Gudang Rongsokan Dilalap Sijago Merah Kerugian Mencapai Rp100,juta






Bandung (Pripos) - Sebuah gudang rongsokan beromzet ratusan juta di Kampung Cikarees RT 3 RW 22 Kelurahan/ Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung,  ludes dilalap sijago merah yang terjadi sekitar pukul 12.00 Wib.

Salah Seorang saksi, Dudung (35), juga salah seorang pegawai gudang tersebut menuturkan, api membakar habis gudang rongsokan milik Yayan (45), warga Cipicung Kel Manggahang,Kec Baleendah. Dugaaan sementara, Api berasal dari tungku pembakaran sampah limbah yang tidak bisa didaur ulang, yang merembet ke barang rongsokan yang mudah terbakar. Api merembet dengan cepat, hingga seisi gudang tersebut rata dengan tanah.

"Kemungkinan api berasal dari tempat pembakaran sampah. Soalnya, saat itu saya dan dua orang pegawai lainnya, yakin tidak ada sumber  api lainnya kalau dari listrik tidak mungkin karena hanya ada satu penerangan lampu di depan saja,"kata Dudung, Rabu, (19/9).

Api baru dapat dipadamkan sekitar 1 jam kemudian, oleh empat unit mobil pemadam kebakaran dari UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung dan bantuan dari PT Panasiaindosyntex.

"Api sulit dipadamkan, karena banyak barang-barang yang mudah terbakar. Sehingga, proses pemadaman api dibarengi juga dengan alat berat bechoe," kata Agus, salah seorang petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bandung. ( Atep Kusman)


7:56 AM | 0 comments | Read More

hujan pertama di Bandung timur menyisakan kemacetan

Written By Unknown on Wednesday, September 19, 2012 | 7:55 PM


hujan pertama di Bandung timur menyisakan kemacetan

Cibiru (pripos)- kawasan Polda Jabar sampai kawasan Peti Kemas, dipadati kendaraan bermotor rabu sore (19/9). kepadatan bukan karena di Polda Jabar ada acara pelepasan jemaah haji seperti biasanya. melainkan  berasal dari meluapnya sungai yang ada dikawasan Gede Bage.
hujan yang turun sekitar satu jam  terbilang tidak begitu besar, namun di kawasan tersebut mengakibatkan banjir sampai betis orang dewasa. kemacetan diperparah dengan adanya perbaikan jalan dari stopan Gede Bage sampai pada Pasar Gede Bage. Dari pengamatan Pripos, kemacetan terparah terjadi dari kawasan pengisian tangki Pertamina sampai stopan Gede bage. Karena banyak kendaraan sepeda Motor yang nekat melawan arah untuk menghindari genangan air.Juga terjadi dari arah sebaliknya. bahkan kemacetan bermula dari kawasan MIM (Metro Indah Mall) sampai pada kawasan Peti Kemas. (bachtiar)


7:55 PM | 0 comments | Read More

BlackBerry sudah ketinggalan zaman?


                BlackBerry sudah ketinggalan zaman?

Bandung(Pripos6/9)Karyawan Yahoo! bisa dibilang sangat beruntung. CEO baru mereka, Marissa Mayer, menawarkan berbagai merk smartphone canggih yang bisa dipilih oleh anak buahnya secara gratis.Dikutip dari CNET, Senin (17/9), karyawan dapat memilih beberapa merk ternama seperti Apple, Samsung, Nokia, dan HTC.
Yahoo! juga tak membatasi pilihan para karyawan, entah itu smartphone terbaru seperti iPhone 5, Galaxy S3, HTC One X, HTC EVO 4G LTE, maupun smartphone Windows Phone 8 yang belum dirilis, Nokia lumia 920.

Para karyawan tak perlu khawatir soal biaya, karena Mayer berjanji bahwa perusahaan akan menanggung semuanya, termasuk tagihan pulsa.

Yang menarik, dari beberapa smartphone canggih tersebut, Yahoo! tidak menyediakan produk buatan RIM, BlackBerry. Padahal, merk lain yang tersedia sudah mewakili sistem operasi yang populer saat ini, yakni iOS, Android, dan Windows Phone

Tak diketahui apa alasan Mayer tak memasukkan BlackBerry dalam penawarannya tersebut. Mungkinkah karena Mayer memandang smartphone tersebut sudah ketinggalan zaman?(Ant/yahoo.indonesia)

10:31 AM | 0 comments | Read More

Penanganan Traficking di Jabar Dipertanyakan

Penanganan  Traficking di Jabar Dipertanyakan

BANDUNG (Pripos),- Forum Solidaritas Masyarakat Indonesia (FSMI) Jawa Barat bersama para korban perdagangan orang (trafficking) dari Jawa Barat ramai-ramai mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat di Jalan Diponegoro Bandung, Selasa (18/9).  
                Mereka datang dari daerah asal masing-masing menggunakan kendaraan roda empat. Setibanya di depan Gedung DPRD Jabar mereka langsung berorasi dan membentangkan beberapa spanduk  yang isinya mempertanyakan kinerja Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Jawa Barat bersama mitra kerjanya Dinas Sosial Jabar dan gugus tugas perdagangan orang (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat.
                Kedatangan mereka ke gedung perwakilan rakyat merupakan kali kedua setelah sebelumnya sempat diterim Komisi E DPRD Provinsi Jawa Barat. Namun kali ini, mereka tidak diterima oleh komisi yang sama melainkan diterima oleh Komisi A DPRD Jabar, yakni komisi yang bukan mendapat tupoksi trafficking.
                Saat bertemu dengan Komisi A DPRD Jabar yang diterima Sekretaris Komisi, Sugianto Nangolah, Ketua FSMI Jabar Mulyono Hadapi mengatakan penanganan trafficking di Jawa Barat sejak beberapa bulan terkahir sungguh memprihatinkan. Puluhan korban tidak berhasil dipulangkan dan yang sudah dipulangkanpun tidak mendapat perlakukan dan pelayanan yang memadai, bahkan hingga saat ini kondisinya semakin memburuk karena tidak adanya penanganan rehabilitasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
                Menurut Mulyono, jika melihat nasib para korban trafficking yang hingga saat ini masih terkatung-katung dengan hati cemas dan tidak menentu, maka sangat tidak adil bila pemerintah yang telah mengalokasikan dana miliaran rupiah yang diamanatkan kepada BPPKB, Dinas Sosial dan P2TPKB, tidak disalurkan atau dipergunakan bagi penangananan trafficking.
                “Sungguh ini merupakan ketidakadilan. Untuk itu kami mendesak kepada dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat untuk memanggil Gubernur Jawa Barat atau para kepala dinas dan Ketua P2TP2A Jawa Barat  atas kinerja yang buruk ini, “ katanya.
                Sementara itu Sekretaris Komisi E DPRD Jabar Sugianto Nangolah berjanji akan menindaklanjuti laporan dari para korban trafficking dalam waktu dekat ini. Katanya, kendati bukan merupakan wilayah tupoksi komisi A, namun karena kadar masalahnya menyangkut hak azasi manusia, maka komisinya akan membantu mencarikan solusi dalam penyelesaikan masalahnya.
                “Kami akan segera menyampaikan aspirasi ini kepada Komisi E dan berupa membantu memperjuangkan agar masalah ini segera diatasi, jika perlu medesak dewan untuk mengirim surat kepada dinas terkait dan stakeholder terkait lainnya,” tandasnya. (fauzi)

7:13 AM | 0 comments | Read More

Sebanyak 300 warga Pangalengan Seruduk PNBB


Sebanyak 300 warga Pangalengan Seruduk PNBB


BANDUNG, (Pripos)- Sebanyak 300 Warga Pangalengan melakukan aksi ke Kantor Pengadilan Negeri Kelas 1A Bale Bandung (PNBB) di JL. Naranata Baleendah, mereka menuntut agar dua orang warga yakni Momo (55) dan Yana (23) di bebaskan dari tuntutan oleh Majelis Hakim,"Selasa (18/9) pagi tadi.
" Kedua orang itu dituduh melakukan pengrusakan pos dan lahan tanah seluas 137 Ha milik perusahaan daerah air pertambangan (PDAP), padahal saat itu mereka sedang berada di kebun,"kata Wakil Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jabar, H. Roni Tobroni.
Menurut Roni, Muhammad bukan lah partai politik, sehingan tidak pada jalurnya jika melakukan dukungan-dukungan politik atau bermain politik praktis. Pihak luar, terutama kalangan politisi dan partai harus tahu Muhammadiyah konsen pada dakwah kultural, bukan dakwah kekuasaan.
"Karenanya sampai saat ini tidak ada putusan organisasi baik di tingkat Muhammadiyah maupun organisasi otonomnya untuk melakukan dukungan terhadap siapa pun," katanya.
Muhammadiyah selalu memiliki sikap politik, namun bukan berarti harus melakukan manuver-manuver seperti halnya partai politik. Muhammadiyah melakukan politik nilai dan bukan politik yang sifatnya rendahan.
"Jadi siapa pun yang mengklaim Muhammadiyah untuk dan digunakan untuk kepentingan politik praktis, untuk tidak mengulanginya lagi," katanya.
Pemuda Muhammadiyah Jabar juga meminta pihak-pihak yang mencatut nama Muhammadiyah untuk melakukan klarifikasi di media termasuk meminta maaf kepada Muhammadiyah atas klaim yang dilakukannya.
Salah seorang perwakilan aksi Deni mengatakan, kami berharap agar sodara kami dibebaskan dari tuduhan, karena kami rakyat kecil yang hanya mengandalkan makan dari kuli tani,"pintanya singkat dengan nada sedih.
Berdasarkan hasil pantauan Pripos sorak-sorak warga yang meminta kerabatnya di bebaskan terdengar,"bebaskan sodara kami karena mereka tidak bersalah," sambil diiringi nyanyian kemerdekaan.
sementara pengamanan dari Brimob polda jabarpun dikerahkan sebanyak satu kompi, juga anggota jajaran polres bandung. (Atep Kusman)

7:09 AM | 0 comments | Read More

DPRD Kab.Bandung Setuju Terbentuknya Pemekaran KBT


DPRD Kab.Bandung Setuju Terbentuknya Pemekaran KBT


Bandung (Pripos) -Dengan maraknya aspirasi yang disampaikan Warga Kabupaten Bandung Timur, yang ditujukan ke DPRD Kabupaten Bandung melalui orasinya. Maka DPRD Kab.bandung menyatakan sikap setuju terhadap wacana pemekaran Kabupaten Bandung Timur asalkan sesuai prosedur dan mekanisme peraturan yang berlaku,"ujar Ketua DPRD Kabupaten Bandung Toto Suharto kepada wartawan, Senin (17/9/12).
“Dewan da Bupati mendukung jika memang rencana pemekaran tersebut sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Kami tidak akan menghalang-halangi. Silahkan sampaikan aspirasi ke Dewan, namun untuk mewujudkan keinginan itu tentu kami juga tidak ingin melanggar aturan,” kata Toto di ruang kerjanya.
Peraturan itu, Toto menjelaskan, UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No 12/2008 tentang Perubahan Kedua Atas UU No 32/2004, yang sedang dalam proses penggan tian dengan UU Pemerintahan Daerah (UU Pemda); serta pengganti dari PP No.78/2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah.
LANJUT DIA, meski aspirasi pemekaran daerah hingga kini menghadapi hambatan sebab Kementerian Dalam Negeri belum memberikan sinyal dicabutnya status moratorium pemekaran daerah.
“Kendalanya ada di Moratorium karena belum di Cabut, pemerintah pusat sendiri masih mengkaji Undang-undang Pemda yang baru dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan dicabutnya moratorium pemekaran,” katanya.
Masyarakat di wilayah timur pun tak perlu khawatir sebab selama menunggu keputusan pemerintah pusat, kata dia, Pemkab Bandung tetap akan memberikan perhatian yang sama terhadap wilayah timur Kabupaten Bandung dalam pelaksanaan pembangunan dan alokasi anggaran.
"Bahkan dalam plafon anggaran 2013 nanti alokasi anggaran untuk pembangunan wilayah timur Kabupaten Bandung akan ditambah menjadi Rp30 miliar dari yang tahun ini Rp25 miliar,” kata Toto.
Timpal dia, tidak benar jika selama ini Pemkab Bandung tidak memperhatikan pembangunan maupun pelayanan untuk masyarakat di wilayah timur.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Sugihanto menambahkan, hingga kini DPRD Kabupaten Bandung belum berencana membahas anggaran untuk melakukan pengkajian pembentukan wilayah otonom baru di Kabupaten Bandung. Menurut Sugih, yang ada hanyalah anggaran untuk kajian hukum tentang pembentukan KBT.
Sugih mengatakan sedikitnya ada 11 kecamatan yang diaspirasikan untuk dibentuk menjadi KBT. Ke-11 kecamatan tersebut antara lain Rancaekek,Nagreg, Cicalengka, Cileunyi, Cimenyan, Cilengkrang, Majalaya, Ibun,Pacet, Paseh, dan Kecamatan Solokanjeruk,"pungkasnya.(Atep Kusman)

7:07 AM | 0 comments | Read More

Pemkab bandung tahun Ini Akan Perbaiki 1.000 Unit RTLH

Written By Unknown on Tuesday, September 18, 2012 | 6:10 AM


Pemkab bandung tahun Ini Akan Perbaiki 1.000 Unit RTLH

Bandung (Pripos) – Pemerintah Kabupaten Bandung Pada Tahun ini akan memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) Sebanyak 1.000 unit, yang akan menelan biaya APBD tahun 2012 RP 5 milyar.
Dana RTLH itu tidak hanya menggunakan APBD Kab.Bandung, akan tetapi menelan biaya yang berasal dari APBD Propinsi Jawa Barat sebanyak 12 unit dengan dana Rp 180 juta, ditambah dana APBN senilai Rp 1,9 milyar untuk 1.234 unit RTLH,"ujar Bupati bandung H Dadang M Naser, saat membuka sosialisasi kegiatan fasilitas dan stimulasi pembangunan masyarakat kurang mampu di Gedung Korpri-Soreang, Senin (17/9).
“Jumlah rutilahu di Kab. Bandung tercatat 70.174 unit, sementara yang sudah diperbaiki sampai tahun 2012 sebanyak 6.132 unit sehingga ada sisa 64.042 unit,” kata Dadang.
Menurut Bupati, perbaikan RTLH kini telah menjadi program nasional dengan pendekatan berbasis komunitas. Artinya, pembangunan rutilahu tersebut tidak terlepas dari keikutsertaan masyarakat sebagai pelaku utama dengan dorongan dari pemerintah sehingga satu sama lain saling berkesinambungan,"imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Penataan Ruang dan Kebersihan (Dispertasih) Kab. Bandung Drs. Slamet Mulyana mengatakan, perbaikan rutilahu sebanyak 1.000 unit tersebar di 78 desa yang ada di 24 kecamatan. Rutilahu yang akan diperbaiki tersebut, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan diantaranya kondisi warga setempat, keadaan rumah tidak layak huni, ventilasinya kurang, lantainya masih tanah dan kondisi bangunan rusak berat.
Lanjut Slamet, Kriteria warga yang menerima dana perbaikan rutilahu tidak memiliki penghasilan atau memiliki penghasilan tapi tidak tetap. Disamping tanah yang ditempati rutilahu tersebut tidak bermasalah atau bukan dalam sengketa. “Penentuan penerima rutilahu juga ditetapkan oleh rembug desa,”timpalnya.
Slamet Mulyana menyebutkan, jenis perbaikan rutilahu meliputi perbaikan bangunan, atap, lantai, dinding, kamar mandi, ventilasi udara, perbaikan pintu hingga pengecatan. “Yang paling banyak dilakukan adalah perbaikan lantai dan ventilasi udara yang dianggap sering menyebabkan penghuni mengalami gangguan kesehatan,” kata Slamet.
Dana yang disalurkan untuk perbaikan rutilahu, menurut Slamet Mulyana dilakukan dalam tiga tahap. “Perbaikan fisik mulai dari termin kesatu, kedua dan ketiga harus ada laporan pertanggung jawabannya, jika hal itu selesai dilakukan baru dilaksanakan serah terima pekerjaan, semuanya harus terukur,” tukasnya. (atep Kusman)

6:10 AM | 0 comments | Read More

12 rumah hampir hangus terbakar


12 rumah hampir hangus terbakar

Bandung (Pripos)- Sekitar 12 rumah hampir hampir saja  dilalap si jago merah, api berasal dari ilalang yang terbakar oleh tangan jahil. 12 Rumah itu adalah warga di Manglayang Regency Blok H2 RT 3 RW 18, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, pada Minggu (16/9), sekitar pukul 11.30.

Ilalang yang berada tak jauh dari Manglayang Regency Blok H2 terbakar habis Akibatnya, tak hanya nyaris membakar sejumlah rumah, sekitar satu hektare ilalang yang tumbuh di jurang tempat air mengalir itu gosong dilalap api yang sulita dipadamkan.

Menurut Hikmat K (31), warga Manglayang Regency Blok H2 no 10, api sudah muncul sekitar pukul 11.30. Namun, Hikmat yang mengira api itu akan padam dengan sendirinya itu malah membesar setelah ditinggal tidur.

Kata dia, Angin yang kencang membuatnya membesar dan merembet ke atas hingga berjarak sekitar lima meter dari rumah kami. Mungkin saja kalau dibiarkan rumah semua rumah yang dekat dengan jurang habis ludes terbakar," ujar Hikmat, di tempat kejadian, Ia mengaku terkejut melihat api setelah dibangunkan istrinya.

 " Warga berbondong-bondong mencoba memadamkan api ketika api mulai menyambar-nyambar rumah. Namun, peralatan yang tidak memadai membuat warga hanya memadamkan api yang mencoba mendekati perumahan. hal itu yang semakin membuat warga panik dan ketakutan," Kata Hikmat.

Dia menjelaskan, pertolongan datang sekitar pukul 13.00 Wib pemadam kebakaran baru datang dan turun ke bawah menggunakan tali untuk mendekati sumber api yang besar," ujar Hikmat. Ia pun mengatakan, api mulai menjalar kemana-mana juga mengarah ke perumahan seberang jurang.

Hal senada diutarakan, Ketua RT 03, Sofyan Sidik (38). Menurutnya kebakaran sangat mudah terjadi karena musim kemarau yang panjang sehingga tanaman mudah terbakar lantaran kering. Selain itu, angin bertiup kencang ketika siang hari. Karena itu, ia ingin pengembang perumahan memperhatikan kejadian yang terjadi kemarin.

"Kami berharap pengembang perumahan mau memotong tanaman-tanaman ilalang yang berada di jurang sebab cukup berbahaya jika muncul api lagi," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, Agus Tatang mengatakan, api mampu dikuasai selama satu jam lebih. Namun, pihaknya belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

"Kami mengerahkan 3 buah mobil pemadam kebakaran. Dua dari Kabupaten Bandung. Sedangkan satu mobil dari Kota Bandung, yang didampingi oleh petugas pemadam tiga orang,"pungkasnya.(Atep Kusman)

6:07 AM | 0 comments | Read More

Tiga LSM Sorot KKN Proyek Rp 88 Miliar di Dinkes Jabar


Tiga LSM Sorot KKN Proyek Rp 88 Miliar di Dinkes Jabar

BANDUNG, (Pripos),  Ratusan masa dari tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Jawa Barat secara bersama-sama  melakukan aksi unjukrasa ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat di Jalan Diponegoro Bandung, Senin (17/9). Ketiga LSM tersebut yakni LSM Jangkar, LSM GMBI dan LSM Brantas.
Unjukrasa bersama yang dilakukan oleh tiga LSM ternama ini, adalah yang pertama terjadi dengan mengusung isu yang sama. Mereka prihatin atas terjadinya indikasi “permainan” dalam lelang proyek pengadaan alat kesehatan Tahun Anggaran (TA)  2012 di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dengan total nilai Rp 88,8 miliar.  
                Kehadiran mereka sempat dihadang pasukan Dalmas  dari Polda Jabar di depan pintu masuk Gedung DPRD Jabar. Setelah sempat melakukan orasi yang disampaikan oleh para oratoranya, para perwakilan tiga LSM tersebut akhirnya diterima Komisi E DPRD Jabar, yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi E Drs. Didin Supriadin didampingi beberapa anggota komisi yakni Humar Dani, Suhartini Syahlan, Iceu Dewi dan H. Omin dan Sukmana.
                Saat menyampaikan aspirsinya di ruang rapat komisi E, Ketua LSM GMBI, Moh. Fauzan Rachman,   didampingi Ketua LSM Jangkar Yudi I Saputranegra dan Ketua LSM Brantas Wanwan Mulayawan,  dengan lantang mendesak dewan segera melakukan langkah-langkah dan memanggil jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Dikatakan, atas indikasi adanya permainan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), menunjukkan kinerja Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengecewakan rakyat. Padahal, katanya, Dinas Kesehatan Jabar termasuk salah satu  SKPD yang mendapat anggaran special dari APBD Jabar di samping Dinas Pendidikan, karena sebagai leading sector bagi peningkatan indek pembangunan manusia (IPM) terutama unsure kesehatan.
                Sementara Ketua LSM Jangkar Yudi I. Saputranegara mensinyalir ada pihak yang sengaja bermain dalam proyek yang berjumlah sebanyak delapan paket pengadaan alat kesehatan itu. Bahkan, Yudi mengaku LSM-nya telah pula melakukan unjukrasa menyampaikan aspirasi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta dan hasilnya Kemenkes  mengevaluasi beberapa proyek di Dinas Kesehatan Jabar.              Dalam pernyataan resminya, ketiga LSM itu meminta Gubernur Jawa Barat, DPRD Jabar dan Kadis Kesehatan agar segera membubarkan panitia pokja kesehatan Jabar sebagai pelaksana proyek pengadaan alat kesehatan.
                “Kami meminta Gubernur Jawa Barat, DPRD Jabar dan Kadis Kasehatan segera mengganti panitia Pokja Kesehatan yang melelangkang proyek kurang lebih Rp 88,8 miliar di delapan paket pengadaan alat kesehatan Jawa Barat,” sebutnya.
                Ketiga LSM tersebut mengkhawatirkan, jika pelelangan tersebut tetap dilakukan maka kerugian negara akan terjadi , bahkan alat-alat kesehatan yang dibeli dari proyek pengadaan itu akan mubadzir alias menjadi sampah.
                Ketua Komisi E DPRD Jabar, Drs. Didin Supriadin pada kesempatan itu mengakui bahwa alokasi anggaran APBD Jabar TA 2012 yang berjumlah lebih dari Rp 12 Triliun,  Dinas Kesehatan Jabar mendapat porsi 10 persen lebih. Didin berharap pemberian anggaran dari APBD Jabar itu, dapat dikelola secara optimal, proporsional dan propesional oleh Dinas terkait. Jika kenyataanya, ada aspirasi dari masyarakat yang menilai tidak wajarnya penggunaan anggaran, maka DPRD Jabar khususnya dari komisi E akan melakukan klarifikasi dan pemanggilan terhadap Dinas Kesehatan Jabar dalam waktu dekat ini. (fauzi)



6:03 AM | 0 comments | Read More

Warga DayehKolot Berbondong-Bondong di bagi Air gratis


Warga DayehKolot Berbondong-Bondong di bagi Air gratis

Dayeuhkolot(Pripos)-Warga Kec. Dayeuhkolot berbondong-bondong dating ke Polsek Dayeuhkolot yang sedang membagikan puluhan ribu liter air yang dibagikan secara cuma-cuma. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian yang dilakukan oleh pihak Polsek Dayeuhkolot terhadap warga yang kekurangan air bersih.
"Air diambil dari PDAM dan dibagikan ke RW-RW yang berada di desa wilayah Dayeuhkolot, jumlah air yang dibagikan akan terus ditambah tergantung dari banyaknya permintaan warga di Dayeuhkolot," kata Kapolres Bandung AKBP Sandi Nugroho melalui Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Edy Suwandi, Senin (17/9).
Dengan kepedulian ini kata Edy, pihaknya telah menyiapkan lima tangki air untuk dikirim ke desa-desa atau kecamatan yang mengalami kekeringan, di lima titik yakni, Desa Babakan Cilisung, Citerup, Sukapura, Cangkuan Wetan, dan Dayeuhkolot, mengingat kondisi di lapangan, masyarakat sangat membutuhkan air bersih, terutama untuk air minum,”ujarnya.
“ Apabila air bersih sebanyak itu masih kurang kami akan menambah lagi bantuan, melihat kondisi cuaca serta kebutuhan masyarakat jika masih membeutuhkan. Kapolsek juga mengajak pihak ketiga atau masyarakat yang mampu atau berekonomi mapan untuk peduli dan memberikan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kekurangan air,”imbuhnya.
Saat melakukan pembagia air di desa tersebut, Kapolsek mendengarkan langsung keluhan masyarakat mengenai sulitnya mencari air bersih di wilayah tersebut. "Seluruh sumur yang hampir dimiliki warga sudah tidak mengeluarkan air sejak bulan Juni lalu, walupun ada Air kurang bagus dan tidak layak konsumsi.
Sementara itu, Asep darojatun (35) warga Desa Citereup mengatakan, rata-rata setiap rumah di desa ini memiliki sumur. "Sejak Juni lalu kondisinya kering kerontang dan airnya pun kurang bagus, berwarna hijau, berbau lukut. Dengan adanya kegiatan ini jelas kami sangat terbantu. (atep Kusman)


5:58 AM | 0 comments | Read More

Bupati Cianjur : Kejuaraan Balap Motor Kurangi Balapan Liar

Written By Unknown on Monday, September 17, 2012 | 11:47 AM



Bupati Cianjur : Kejuaraan Balap Motor Kurangi Balapan Liar

Cianjur (Pripos17/9),- Kegiatan Kejuaraan Balap Motor dapat mengurangi balapan liar di jalanan. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk para penghobi balap motor dan para remaja yang senang berkendara motor.
Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Cianjur, dr. H. Suranto, ketika membuka Kejuaraan Daerah Balap Motor Seri III FDR IMI Jabar Gubernur Cup 2012 di Sirkuit Pasir Hayam Cianjur, Minggu [16/9],
“Di samping itu, sebagai ajang untuk mengasah bakat juga bisa dijadikan wadah untuk para pecinta balapan motor untuk mengapresiasikan diri,” ujarnya.
Diharapkan kegiatan seperti ini akan mampu mengurangi kebiasaan buruk para remaja yang sering melakukan balap liar..Hal itu sangat membahayakan diri mereka sendiri bahkan orang lain.
Dalam kegiatan kejuaraan tersebut, dihadiri Ketua IMI Jabar Teddi Golzom, Ketua IMI Cianjur, Deni Sunarya serta beberapa perwakilan dari sponsor yang turut berpartisipasi dalam ajang kejuaraan yang mendapat perhatian dari masyarakat yang memenuhi sirkuit Pasir Hayam.
Kejuaraan Balap Motor Seri III FDR IMI JABAR Gubernur Cup 2012 terselenggara atas rekomendasi IMI JABAR  No. 116/IMI – JABAR/REK. OR/A/VIII/2012 tanggal rekomendasi keluar Bandung 30 Agustus 2012.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pembalap se - Jawa Barat, diantaranya dari Bandung, Tasik, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Jakarta, Kuningan, Sumedang, Tanggerang, Ciamis dan Subang. Para peserta Balap  dibagi dalam beberapa kelas, yaitu kelas motor matik, kelas motor vespa, kelas motor bebek dan kelas motor besar.(mm)
11:47 AM | 0 comments | Read More

Wisuda UIN Kali Ini di Tengah Proses Pembangunan Kampus

Wisuda UIN Kali Ini di Tengah Proses Pembangunan Kampus


Bandung (Pripos15/9),- Sebanyak 1700 wisudawan dari program pendidikan  S1, S2, dan S3 Universitas Islam Negeri (UIN) mengikuti prosesi wisuda ke-56 Sabtu (15/9) di auditorium UIN Bandung.
Dalam acara tersebut, Pembantu Rektor 1, Prof. Dr. H. Afifudin, MM mengumumkan para sarjana yang berpredikat cumlaude sebanyak 42 orang wisudawan. Dina Fauziatul, S. Pd.I wisudawati dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sebagai peraih indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi. Wisudawan peraih IPK tertinggi lainnya adalah Nurohman, wisudawan Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan IPK 3.89, Adi Hidayat, wisudawan Pascasarjana dengan IPK 3.87, Widi Fuji Sri dengan IPK 3.86, wisudawati dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dedy Ismatullah, M.Hum mengucapkan selamat kepada para wisudawan, dan berharap para wisudawan dapat mengamalkan ilmunya di tengah kehidupan bermasyarakat. (bachtiar)
11:32 AM | 0 comments | Read More

Jalan Sehat Bersama RRI di Ultah ke-67



Jalan Sehat Bersama RRI di Ultah ke-67
Bandung, (Pripos 16/9),- Halaman Radio Republik Indonsia (RRI), di Jalan Dipenogoro, Minggu (16/9) pagi dipenuhi warga.
Sejak pukul 06:00 pagi kemarin warga berkumpul untuk mengikuti jalan sehat Indonesia dan jumpa penggemar RRI Bandung dalam rangka memperingati hari ulang tahun RRI ke-67. Route Jalan Sehat ini dimulai dari Jalan Citarum-Jalan RE Martadinata-Jalan Ir Juanda-dan Jalan Dipenogoro. Tidak hanya jalan sehat, masyarakat juga disuguhi beberapa door prize seperti sepeda motor, TV LCD 21”, radio tape compo, kulkas, mesin cuci, kompor gas, hand phone, dispenser, rice box, kipas angin, dan lainnya.(bachtiar)
11:23 AM | 0 comments | Read More

Bupati Cianjur, Minta Tukang Becak Jangan Merokok

Bupati Cianjur, Minta Tukang Becak Jangan Merokok


Cianjur (Pripos, 16/9),- Merokok tidak sehat, dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan, dan janin.
Kampanye anti rokok pun terus bergulir. Berdasarkan hasil survei, sebagaimana sering diungkapkan para pakar, sebagian besar perokok adalah orang-orang miskin yang hidupnya pas-pasan. Boleh jadi diantaranya kalangan miskin yang merupakan perokok adalah para tukang becak.
Bertitik tolak dari situlah, Bupati Cianjur, meminta para tukang becak, jangan merokok. Permintaan bupati disampaikan ketika bertatap dengan APPBC (Asosiasi Pengemudi Becak Cianjur) di Aula Gedung P2TP2A
Cianjur, Jum’at [14/).
Dalam acara yang dihadiri Ketua Perwakilan Jiwasraya, Perwakilan POL PP, Camat Cianjur, para ketua perwakilan pangkalan becak itu, bupati menyampaikan rasa simpatinya terhadap APPBC, dan mengharapkan agar para pengemudi becak mengurus Jamkesda  (Jaminan Kesehatan Daerah) dan
masuk KB (Keluarga Berencana).
“Di samping itu,  semakin meningkatkan sikap serta perilaku pada arah yang lebih baik. Saya juga  mendukung langkah APPBC yang akan membentuk  koperasi, sehingga anggota dapat  belanja kebutuhannya melalui koperasi,” ujarnya.
Diharapkan pula, APPBC terus berupaya membangun komunikasi  positif sebagai bentuk silaturahmi karena akan banyak manfaat  yang diperoleh baik yang berhubungan  dengan sesama manusia maupun kepada sang
pencipta.
Ketidakseimbangan  antara lapangan pekerjaan  dan jumlah tenaga kerja, tutur bupati,  memberikan kerawanan terhadap  kehidupan sosial. Terlebih bagi penduduk usia produktif yang tidak memiliki kemampuan menghadapi persaingan kerja, akibat kurangnya kesempatan memperoleh
pendidikan.(mm)
 0 0
11:20 AM | 0 comments | Read More