DPRD Jabar dan Pemprov. Jabar Sepakati

Written By Unknown on Thursday, October 11, 2012 | 1:59 PM


DPRD Jabar dan Pemprov. Jabar Sepakati KUA/PPAS  APBD Tahun Anggaran 2013
 
Bandung, (Pripos 11/10),- Kebijakan umum anggaran dan priorotas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD Jawa Barat Tahun Anggaran 2013 disetujui oleh kedua belah pihak yakni Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Persetujuan tersebut dicapai setelah dilakukan rapat bersama di Badan Anggaran (Bangar) DPRD Jabar, Rabu (10/10).  Persetujuan itu juga dituangkan dalam nota kesepakatan KUA/PPAS APBD Tahun Anggaran 2013 yang ditandatangi kedua belah pihak, masing-masing oleh Ketua DPRD Jabar Ir. Irfan Suryanagara (legislatif) dan Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan (eksekutif).
            Dalam pengantar rapat, Ketua Bangar yang juga Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Irfan Suryanagara mengatakan pada tanggal 17 September 2012 Gubernur telah menyampaikan rancangan KUA dan PPAS APBD TA 2012 untuk dibahs bersama sebagai bahan acuan dala penyusunan RAPBD 2013.
   '' Sesuai mekanisme, kami telah melakukan pembahasan kedua dokumen tersebut baik di internal DPRD maupun pembahasan bersama kepala daerah yang diwakili tim anggaran perangkat daerah (TAPD).''
   Selanjutnya Ketua DPRD mengharapkan dengan telah ditandatanganinya kedua dokumen tersebut, Gubernur segera menyusun surat edaran kepala daerah sebagai pedoman untuk organisasi perangkat daerah ( OPD) menyusun RKA, sehingga Nota RAPBD TA 2013 dapat disampaikan pada tanggal 15 Oktober 2013.
   Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Ahmd Heryawan menyampaikan seluruh dinamika dalam pembahasan KUA dan PPAS APBD TA 2013 merupakan wujud komitmen yang berharga dalam mengawal manajemen pemerintahan daerah yang makin akuntabel di hadapan publik Jawa Barat.
   Dalam upaya mempertahankan penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI, Gubernur meminta OPD dan Biro untuk bekerja lebih fokus dan kian meningkatkan kinerjanya. Terutama dalam tertib administrasi, gubernur meminta OPD dan Biro melaksanakan dengan  ekstra ketat dan penuh perhatian.
  '' Ini artinya aparat pengawasan perlu berupaya keras dalam membina setiap OPB dan Biro,'' tegas Gubernur.
   Gubernur juga menginstruksikan OPD dan Biro lebih fokus dalam optimalisasi kualitas pelayanan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat dengan menerapkan manajemen dengan standarisasi internasional. Karena itu setiap OPD dan Biro segera mengantongi sistem manajemen mutu ISO 9001:2008.
   Rapat Bangar dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan ini, selain dihadiri oleh Pimpinan dan anggota Bangar serta Gubernur juga dihadiri oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat beserta jajaran terkait. (fauzi)


1:59 PM | 0 comments | Read More

Kick Fest hadir lagi di Bandung

Kick Fest hadir lagi di Bandung

Bandung,(Pripos 11/10)Festival Kick Fest 2012 hadri lagi di Bandung tepatnya di gasibu tanggal 12-14 October 2012, Kick Fest yang merupakan festival clouting tahuan yang selalu memberikan pembeda di tiap tahunya. Di tahun ke-5 nya Kick fest Indonesia yang bekerjasama dengan Independent Network Indonesia selalu mandapat apresiasi dan animo yang begitu besar para pecinta brand independent lokal maupun interlokal setiap tahunnya. “Kemudahan informasi dan keterbukaan jaringan dipertegas sebagai sebagai sebuah jalinan rantai ekonomi” ujar Ade Adriansyah selaku Ketua Kick.
Kick Fest tahun ini sebenarnya dilaksanakan di dua kota yakni di kota Malang bulan Juni kemarin dan Bandung. “animo kota Malang cukup luar bisa, hingga memunculkan bebrbagi  brand-brand baru dibanding kota Surabaya. Mungkin Kota Malang posisinya sama dengan Bandung” ujar Reza Paungkas Sebagai project Director Kick Fest.
Perhelatan Kick Fast akan dimulai dengan rangkaian program antara lain : sesi workshop yang digelar di beberapa SMA dan kampus dibidang fashion independent industri kreatif, desain dan fhoto contest. Serta membuka dialog dengan media dan berbagi pihak guna menggulirkan sindikasi persenyawaan dan menjadikan Kick Fast sebagai impectfull event.
Tahun 2012 Kick Fest Indonesia mengangkat tema “Music, Fashion, dan Street”; sebuah pengalaman pesta para pelaku brand fashion independent, yang sebagian beser terinsfirasi oleh kehidupan kaum muda di jalanan kota besar, mencakup komunitas musik industri, “Kick Fast kali ini sama seperti dulu dimana semua kalangan bisa masuk dan tiketnya cukup terjangkau semua kalangan cuman Rp. 15.000,-“ ujar Reza.
Kick Fest Indonesia tidak hanya menjual baju saja, akan tetepi ada pesan yang dingin disampaikan panitia pelaksana, “walaupun berasal dari hobby tapi bisa menjadikan bisnis yang menjajikan, saya sendiri sudah 13 tahun bergelut dengan bisnis ini dan modal awal kita cuman Rp. 500.000,-“ tegas Reza. (MNB)

10:39 AM | 0 comments | Read More

Dukungan Balon Perseorangan Pilgub


PPK Serah Terima Berkas Dukungan Balon Perseorangan Pilgub
Akan Diikuti Independen


Bandung, (Pripos 11/10) - Panitia Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar mulai menerima berkas dukungan pasangan bakal calon (balon) perseorangan H Dikdik M.Arief Mansyur-H Cecep NS Toyib tadi siang. Berkas tersebut diterima PPK dari Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung sebanyak 144.780 dukungan dari masyarakat sebanyak 31 kecamnatan di Kabupaten Bandung

Ketua Pokja Verifikasi Calon Gubernur dan Wakil GuUbernur Jabar KPU Kabupaten Bandung Dudi Warsudin SH mengatakan jumlah tersebut akan langsung diverifikasi Panitia Pemungutan Suara (PPS) seKabupaten Bandung. "Kita adalah yang paling cepat melaksanakan verifikasi pasangan calon dari jalur perseorangan. Sedangkan kabupaten dan kota lainnya menyususl kemungikan besok paling cepat,"kata Dudi.
"Jadi KPU dan PPK itu hanyalah sebagai transit datangnya berkas dukungan yang diberikan pasangan calon itu setelah ditugaskan oleh KPU propinsi Jabar. Yang paling penting justru PPS yang akan secara langsung melaksanakan verifikasinya di lapangan,"terangnya.Dia menjelaskan jumlah dukungan yang paling banyak di wilayah Kabupaten Bnadung ,masing-masing di kecamatan Nagreg sebanyak 15.384 dan palng sedikit di kecamatan Cleunyi sebanyak 174 dukungan. Jumlah tersebut seluruh bakal diverifikasi PPS mulai Selasa kemarin.

Sementara itu di PPK Kecamatan Soreang terdapat 9 desa yang memberikan dukngan untuk pasangan balon Dikdik-Cecep itu. Sedangkan di kecamatan Katapang seluruh desa memberikan dukungannya. "Namun jumlah yang diberikan untuk pasangan Dikdik-Cecep ini bervariasi, yang terkecil sebanyak 12 dukungan yakni berada di desa Panyirapan dan terbesar dukungan berada di desa Sukajadi sebanyak 603 dukungan,"papar Ahmad Ketua PPK Kecamatan Soreang.

Dalam rapat pleno sekaligus penyerahan berkas dukungan dari PPK ke PPS kemarin, dihadiri oleh seluruh ketua PPS se kecamatan Soreang, Panwascam dan PPL serta sejumlah masyarakat yang berkepntingan. Ketua Panwascam Soreang Nanan Kusnandi mengaku untuk berkas dukungan yang tertera dalam berita acara tidak ditandatangani Panwas karena sesuai dengan petunjuk Panwas Kabupaten Bnadung. "Mohon maaf jika berita acara itu belum ditandatangani karena sesuai perintah Panwaskab, berkasu itu tidak perlu ditandatangani. Namun nanti setelah lengkap berkas dukungannya dan sesuai dalam pelaksanaan verifikasi oleg PPS baru kita akan menandatanganinya,"terang Nanan.

UUs Ismail ketua PPK Kecamatan Katapang mengatakan jumlah dukungan yang ada di untuk pasangan Dikdik-Cecep cukup merata yakini berada di seluruh desa yang ada di kecamatan itu. Jumlah sebanyak tujuh di Katapang Dikdik-Cecep mendapatkan dukungan secara merata. "Jumlah dukungan di kecamatan ini (katapang,Red) merata namun kami masih memiliah duk\lu berapa jumlah y\dukungan yang ada di setiap desa,"katanya.

Dia mengaku sebagai pelaksana pemilihan di tingkat kecamatan telah melaksanakan tugasnya sejak menerima berkas dukungan tersebut tanggl 9 Oktober kemarin. Pihaknya kemudian memanggil seluruh ketua PPS se kecamatan Katapang untuk melakukan verifikasi.

Kurnia Ketua PPS DsPanyirapan kecamatan Soreang membenarkan openytaan ketua pojka verifikasi KPU Kabupaten Bnadung Dudi Warsudin. Berkas dukungan pasangan Dikdik-Cecep untuk desa Panyirapan jumlahnya 12 dukungan. Namun setelah diverifikasi ternyata hanya 8 dukungan saja. "Kami kan bertugas memverifikasi di lapangan jadi kami mengetahui benar apa yang dikatakan ketua pokja verifikasi pak Dudi Warsudin. Dari 12 dukungan setalah di verifikasi hanya 8 dukungan saja,"tukasnya. (Atep Kusman)

6:09 AM | 0 comments | Read More

Pembiayaan Pilgub Jabar

Terkait Pembiayaan Pilgub Jabar


Alternatif Sumber Dana Masih Terbuka



Bandung, (Pripos 11/10),- Saat pembahasan KUA dan PPAS antara pemerintah dan Badan Anggaran DPRD Jabar, Senin (8/9) di ruang Banmus, juga dibahas soal dana tambahan Pemilukada Gubernur/Wagubm jika Pemilukada Gubernur/Wagub harus berlangsung dua putaran. Prakiraan besaran biaya tambahan tersebut telah disepakati yang jumlahnya Rp500 miliar.

“Untuk menutupi kebutuhan dana tersebut, masih banyak peluang alternative sumber dana, dalam arti tidak perlu ada pemotongan atau efisiensi untuk kegiatan di OPD-OPD, “ ungkap Anggota Ban-Gar DPRD Jabar, Selly Andriani di Bandung, Senin, (8/10).

Selly, lebih lanjut memaparkan untuk menutupi kebutuhan dana tersebut, beberapa peluang sumber dana dapat diambilkan seperti dari pendapatan daerah yang dipisahkan. Pendapatan dapat diperoleh dari deviden beberapa BUMD, seperti dari bank BJB dan PT Jasa Sarana. Khusus untuk deviden dari PT Jasa Sarana sangat memungkinkan mengingat investasi dari Pemprov. Jabar sudah cukup besar seperti investasi untuk pembangunan beberapa jalan tol di Jabar.

Kemudian usmber dari kegiatan penyaluran bantuan social dan hibah, perlu dilakukan seleksi secara maksimal. Ketiga, sumber pendapatan dapat digali dari pajak progresif, dimana sumber yang memungkinkan ada pada Pajak  Kendaraan Bermotor.

“Jika dilihat dari realisasi penerimaan pendapatan yang bersumber dari pajak progresif sebagaimana dilaporkan oleh pihak Dispenda Jabar, sebesar 70% diperoleh dari pajak kendaraan roda dua. Terkait dengan pencapaian tersebut, pajak progresif yang berhasil ditarik dari kendaraan roda empat masih minim,” paparnya.

Tambah Selly, sumber pendapatan berikutnya yang bisa memberikan peluang untuk meningkatkan pendapatan, adalah asset yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Aset agar dapat meningkatkan pendapatan, Peraturan Gubernur yang mengatur kerjasama asset harus direview. "Review dibutuhkan untuk merevisi harga terkini", jelas Selly. (fauzi)

5:55 AM | 0 comments | Read More

Komisi A DPRD Jabar Sosialisasikan Perda TPA


Komisi A DPRD Jabar Sosialisasikan Perda TPA


Sukabumi,(Pripos 11/10)Belum lama ini, Ketua komisi A, Yusuf Puadz tampil menjadi narasumber pada acara Orientasi Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Wartawan Biro Sukabumi, dimana dua puluh satu media baik nasional maupun  lokal bergabung. Adapun  pelaksanaannya diadakan selama satu hari di BBAT Kota Sukabumi.
Pada kesempatan tersebut hadir dan memberikan sambutan, Wakil Walikota Sukabumi Mulyono, yang pada intinya memberi apresiasi terhadap Forum Wartawan Biro Sukabumi yang bersama-sama dengan jajaran OPD Kota Sukabumi menyelenggarakan kegiatan orientasi tersebut, forum ini diharapkan ada sinergitas kerja antara para pencari berita dan SKPD yang merupakan lembaga publik yang perlu mensosialisakan informasinya kepada masyarakat. Apa yang akan, sedang, dan sudah dilaksanakan dalam pembangunan dan penyelenggaraaan pemerintahan.
Sedangkan materi yang disampaikan Komisi A seputar Filosofi, dasar hukum, Tujuan, sasaran, dan informasi. Apa yang wajib disampaikan serta ruang lingkup Peraturan Daerah tentang Transparansi,  Partisipasi, dan Akuntabilitas Penyelenggaraan Pemerintahan. 
Dalam dialog seputar Perda No. 11 tahun 2011 tersebut seorang wartawan mengemukakan keluhannya seputar sulitnya memperoleh informasi yang sesungguhnya, padahal wartawan sangat berkepentingan mencari kebenaran yang ada dan belum terbentuknya PPID di OPD yang bersangkutan. Dari Keluhan lain yang disampaikan dari salah seorang Pejabat Kota Sukabumi persoalan Sumber dana dan SDM yang masih terbatas serta belum adanya pengaturan terhadap PPID menjadi kendala bagaimana melaksanakan Undang - undang  keterbukaan Informasi Publik dapat dilaksanakan.
Kemudian dalam dialog tersebut ada keluhan tentang bagaimana meningkatkan penyelenggaraan yang memiliki kinerja tinggi kalau di daerah seperti Kota Sukabumi yang merupakan bagian dari Jawa Barat yang juga tidak terlepas dari peran ikut memajukan dan membesarkan Jawa Barat tetapi dalam kesejahteraan masih jauh dibandingkan dengan pejabat di tingkat Jawa Barat yang sudah menerapkan Remunerasi. Tentu hal ini tergantung pada kemampuan daerah yang bersangkutan.(fauzi)


5:49 AM | 0 comments | Read More

Pohon Harapan untuk Rektor UIN

Written By Unknown on Wednesday, October 10, 2012 | 12:07 PM


                       Pohon Harapan untuk Rektor UIN
Bandung,(Pripos 10/10)Banyak harapan yang digantungkan para mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung lewat secarik kertas di pohon harapan yang disediakan panitia dalam acara exhibition pers kampus SUAKA dan launching majalah tahunan edisi 2012, senin (08/10) di taman kampus UIN SGD Ban
Pohon harapan yang terbuat dari susunan ranting kering yang menyerupai pohon, menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mencurahkan harapan dan do'anya kepada rektor dan kampus tercintanya. "Medium untuk menyampaikan aspirasi, harapan mahasiswa terhadap kampusnya", jelas Iqbal Tawakal selaku ketua OC?
Kebanyakan harapan yang ditulis mahasiswa UIN SGD Bandung itu, meminta kepada rektor untuk mempercepat pembangunan, kembali merasakan kampus hijau nan sejuk, mengingat Kampus UIN SGD Bandung dalam proses pembangunan. Selain itu, para mahasiswa juga mengeluhkan ketersediaan tong sampah yang sangat minim serta pengadaan lahan parkir. Rencananya, menurut Iqbal pohon harapan ini akan diserahkan dan diperlihatkan kepada rektor UIN SGD Bandung, Dedi Ismatullah. Dan berharap rektor bisa mewujudkan semua harapan mahasiswa yang telah tergantung Di pohon harapan. (Sova Sandrawati)

12:07 PM | 0 comments | Read More

Memotivasi Forum Jejaring Orsos


               Memotivasi Forum Jejaring Orsos

Pakuan, (Pripos 10/10)-Gubernur Jawa Barat Ahamd Heriawan, Lc, membuka Forum Jejaring Organisasi Sosial (Orsos) dalam penggulangan anak Yatim dan duafa provinsi jawa barat 2012 yang berlokasi di gedung pakuan jalan otista no 1.
Acara yang mengupulkan Orsos dari setiap daerah jawa barat yang berjumlah 200 Orsos dan di hadiri oleh 400 peserta ini menurut kepala Dinas Sosial Jawa Barat Hj. Tati Iriani mengungkapkan “acara ini bertujuan untuk mengkomunikasikan semua Orsos yang ada di Jawa Barat, sebenarnya ada 2.444 Orsos hanya saja baru ini yang bisa dikondisikan” ujarnya.
Ahmad heriawan dalam sambutanya mengunkapkan, walaupun lokasi yang kita tempati cukup sederhana tapi cita-cita kita tidak boleh senderhana. “Banyak orang yang sekarang menjadi sukses akan tetapi dulu mereka anak duafa dan anak yatim, jadi walaupun anak-anak asuh kita yatim da duafa Insya Allah esok hari akan jadi orang beser” ujarnya.
Banyak dari peserta Orsos yang mengeluhkan akan sarana dan prasarana yang mereka miliki. Seperti ungkap wawan delegasi dari cierbon yang memohon renovasi panti. Akan tetapi Rumah yatim yang menjadi percontohan dihadirkan untuk memotivasi dan berbagi pengalaman bagimana membuat panti manjadi mandiri dan tidak ketergantungan kepada pemerintah saja. (MNB)

5:23 AM | 0 comments | Read More

Melihat Langsung Proses Melukis

                  Melihat Langsung Proses Melukis


Bandung, (Pripos 10/10)Pameran workshop seni rupa yang digelar para seniman lukis yang tergabung dalam Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) Provinsi Jawa Barat ini berbeda dengan konsep pameran kebayakan, jika biasanya pengunjung cukup menikmati hasil-hasil karya lukisan yang sudah dipajang dan tertata rapi di dinding-dinding, disini pengunjung secara langsung bisa menyaksikan proses bagaimana para seniman ini melukis, menikmati bagaimana para seniman lukis ini berimajinasi dengan kanvas, kuas dan cat airnya.
“Masing-masing seniman membawa kanvas kosong dan alat-alat sendiri kamudian mereka bekerja dan melukisnya disini (YPK-red)”, papar Gani (40) yang ditemui sedang melukis, di gedung YPK, jalan Naripan No 9 Bandung, selasa (09/10). Pameran yang akan berlangsung dua minggu kedepan ini akan diisi dengan workshop dan pameran seni rupa hasil karya dari para seniman Bandung yang melibatkan seniman internasional. “Pameran ini bersifat internasionnal, karena ada seniman dari Jerman, Serbia dan Meksiko”, lanjut Gani seorang seniman alumni seni rupa ITB.
Pameran yang dibuka dari jam 10.00-22.00 WIB ini akan  memanjakan mata pengunjung dengan pemandangan dari ke-16 seniman yang sedang melukis. Menurut Gani, biasanya mulai ramai dari pukul 5 sore  sampai 9 malam, karena pada jam-jam itu para seniman mulai berkumpul dan melukis. Selain itu, para pengunjung juga bisa ikut belajar melukis atau dilukis, juga bisa melihat beberapa karya-karya fotografi yang ikut terpajang memenuhi ruang utama. (Sova Sandrawati)
5:04 AM | 0 comments | Read More

PAMERAN BUKU BANDUNG 2012 BERAKHIR

Written By Unknown on Tuesday, October 9, 2012 | 12:31 AM


PAMERAN BUKU BANDUNG 2012 BERAKHIR 

Bandung, (Pripos 8/10) Pameran buku bandung 2012 yang  diselenggarakan oleh IKAPI Jabar dan Pemkot Bandung sejak (2/10) lalu, berakhir , Senin (8/10). Pameran buku yang bertajuk  “Menuju Kota Buku Sejagad” ini merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menarik minat baca warga Bandung. Sekitar 63 penerbit dari seratus stand ikut meramaikan acara itu. Buku-buku yang dijual terdiri dari buku anak-anak, buku islami, buku pendidikan hingga buku-buku umum.
Menurut pantauan pripos.com,  hari terakhir pameran buku nampak sepi pengunjung. Kepal IKAPI JAbar, Anwaruddin mengatakan bahwa  hal ini dikarenakan pengunjung membludak pada hari Sabtu dan Minggu kemarin, sehingga hari ini tidak terlalu banyak pengunjung.
Anwaruddin melanjutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan masyarakat dengan buku sehingga nantinya muncul ketertarikan terhadap membaca buku. “Saya berharap dengan adanya pameran buku ini, masyarakat sadar bahwa banyak sekali jenis buku yang harus dibaca” ,ujarnya saat ditemui di Gedung Landmark, Convention Hall, Jalan Braga, Bandung, Senin (8/10).
Dikatakan Anwar, selain pameran buku, pemkot Bandung dan IKAPI Jabar juga menggelar berbagai seminar, workshop, dan pada Mei 2013 nanti pemerintah berencana untuk melaksanakan kegiatan baca buku santai masih dalam rangka mewujudkan Bandung menjadi Kota Buku Sejagad./(Rizki Fazriani)

12:31 AM | 0 comments | Read More

Festival Batik Indonesia 2012, Ramaikan Hari Batik Internasional

Written By Unknown on Friday, October 5, 2012 | 7:53 AM


Festival Batik Indonesia 2012, Ramaikan Hari Batik Internasional

Bandung, (Pripos 05/10)Festival Batik Internasional 2012, yang diselenggarakan di Trans Studio Mall (TSM) Bandung, (2/10). Acara ini diselenggarakan oleh Provinsi Jawa barat sebagai pengenalan Batik khas Jawa Barat dari mulai Batik Cibebon, Tasik, dan kota lain di Jawa Barat.
Program Festival Batik Indonesia, selain ajang memeriahkan hari batik internasional, dalam acara tersebut mencoba mengenalkan batik kepada dunia nasional dan internasional, seperti yang dikatakan Istri Wakil Gubernur,  Shendi Yusuf “ acara ini bekerjasama antara Trans Studio Mall (TSM) dan Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menyelenggarakan acara ini untuk memperkenalkan batik kepada dunia, dan menciptakan tenaga kerja yang handal dalam batik ini. Selain itu 2013 akan membuka Akademik batik, yang akan menciptakan tenaga yang handal dalam bidangnya.”
Selain menampilkan batik di Atrium lantai dasar Trans Studio Mall (TSM), ditampilkan pula peragaan busana batik dari perancang design ternama indonesia, yang menambah meriah acara tersebut. Peraga model yang melenggok tubuhnya diatas Catwalk semakin menambah meriah acara tersebut. (Fajar)

7:53 AM | 0 comments | Read More

“Nama Gelora Rosada Gak bagus”



“Nama Gelora Rosada Gak bagus”


Bandung,(Pripos 05/10)Sebuah spanduk bertuliskan huruf kapital Gelora Rosada, Sapuk! Nami (SUS) Stadion Utama Sepakbola Gedebage, lengkap dengan foto Wali Kota Bandung Dada Rosada yang sedang memegang Syal biru bertuliskan Persib  itu terpajang dengan lengahnya di sekitar jalan Gedebage,  Kecamatan Cimincrang yang akan menghubungkan jalan tersebut ke sebuah stadion olahraga yang sedang di bangun.
“Nama gelora rosada gak bagus, saya mah gak setuju”, tutur Arip, Kamis (04/10) salah seorang tukang ojeg disekitar jalan Gedebage. Perkataan  Arip itu diiayakan pula oleh teman-teman seprofesinya itu. mereka mengganggap penamaan untuk stadion  tidak sesuai jika ditambahkan Rosada di belakangnya. “Baiknya SUS Gedebage atau Gelora Gedebage” Saran Arip.
Menurut Arip dan teman-temannya, anggaran yang dipakai untuk membangun stadion itu bukanlah uang pribadi Dada Rosada tetapi sebagian menggunakan uang pemerintah. “Uang yang dipakai itu uang rakyat” tegasnya. Pro kontra terkait penamaan stadion ini terjadi di berbagai kalangan, termasuk masyarakat tak sepenuhnya mendukung penamaan Gelora Rosada itu. “Kecuali masyarakat yang dekat dengan stadion, mereka mendukung nama Gelora Rosada”, lanjutnya heran.
Terlepas dari pro kontra yang terjadi, nama SUS Gedebage sudah terpajang sebagai penunjuk arah yang terpampang di Jalan Soekarno Hatta, arah sebelum belok ke jalan Gedebage menuju stadion tersebut. (Sova Sandrawati)
7:35 AM | 0 comments | Read More

Peternak Sapi Bersiap Jelang Hari Raya Qurban

         Peternak Sapi Bersiap Jelang Hari Raya Qurban




Bandung,(Pripos 05/10)Menjelang hari raya Idul Adha yang kurang dari 3 minggu lagi, beberapa peternak hewan khususnya peternak sapi dan domba telah bersiap menjual hewan yang biasa di sembelih untuk berqurban. Kemeriahan hari raya Qurban sudah bisa dirasakan sejak  para penjual hewan Qurban mulai menjajakan sapi, domba bahkan kambing di pinggir-pinggir jalan yang ramai dilalui masyarakat.
Seperti terpantau di Jalan Soekarno Hatta Bepas, telah dibangun saung-saung berukuran besar yang akan digunakan untuk menjajakan sapi dan domba. “Sudah mempersiapkan ini dari sebulan yang lalu, dan disini baru kira-kira sepuluh hari”, kata Ganjar , Kamis (03/10). Dirinya bersama tim yang tergabung dalam HPDKI Padepokan Sritani sudah menyiapkan ratusan sapi dan domba menjelang hari raya Qurban untuk memenuhi  permintaan pelanggan yang sudah mengenalnya sebagai penjual hewan untuk Aqiqah ataupun Qurban.
Ganjar (32) mengaku meski baru 2 hari menjajakan sapi-sapinya, sudah terjual enam ekor. Karena itu Ganjar optimis dan menargetkan tahun ini harus terjual 100 ekor sapi. Senada dengan Awan Ridwan (43) penjual domba ia menargetkan dombanya terjual lebih dari 150 ekor dan berharap bisa lebih meningkat dari tahun lalu. Ganjar dan Awan seorang peternak yang sudah memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mengurus hewan yang berharga tinggi itu. 
“Sapi dan domba  yang dijual disini sudah memenuhi syarat untuk disembelih, normal serta tidak cacat” jelas Awan. Syarat  domba berumur satu tahun dengan harga di patok dari satu juta keatas, sedangkan untuk sapi berumur tiga sampai lima tahun dan harga disesuaikan dengan umur sapi tersebut.  Untuk penjualan meningkat dari tahun lalu, “ Tahun ini penjualan ditingkatkan sampai satu juta dari harga beli, saya mematok harga sapi dari 10 juta keatas”, ungkap Ganjar lagi.
Menurut Ganjar hewan-hewan yang dijual merupakan peliharaan sendiri dan biasanya didatangkan dari Pati Jawa Tengah dan Ciparai untuk sapi, sedangkan untuk domba dari Tanjung Sari, majalaya dan Garut. “Para pembeli biasanya mulai ramai seminggu sebelum hari H sampai dua hari setelah lebaran”, tandasnya.

(Sova Sandrawati)


7:30 AM | 0 comments | Read More

Menuju Penghargaan Kota Buku Sejagat untuk Bandung



Menuju Penghargaan Kota Buku Sejagat untuk Bandung

Bandung, (Pripos 05/10)Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Bandung yang ke-202, IKAPI Jabar kembali menggelar Pameran Buku Bandung di Landmark Braga Bandung 2-8 Oktober 2012. Pameran yang mengusung tema Menuju Bandung sebagai Kota Buku Sejagat ini, merupakan persiapan menuju pedaulatan Bandung sebagai Kota Buku Sejagat.
Kota Buku Sejagat ini merupakan penghargaan tahunan yang diberikan oleh UNESCO kepada kota yang mempunyai komitmen dan kegiatan di bidang pembukuan. Di Indonesia sendiri saat ini belum ada satupun kota yang mendapatkan gelar Ibukota Buku Sejagat. Oleh karena itu Panitia Pameran Buku Bandung 2012 menganggap penting untuk mengusulkan kepada Ketua Pengurus Daerah IKAPI Jawa Barat dan Walikota Bandung agar membentuk semacam kepanitian dalam rangka membangun Bandung sebagai Kota Buku Sejagat pada tahun 2016.
Sumbodo selaku koordinator bidang mengatakan alasan mengapa Kota Bandung mesti mempersiapkan diri demi mendaptkan penngakuan internasional dalam ranah pembukuaan ini. Dirinya mengatakan, “Bandung merupakan kota yang banyak ditulis, baik masalah kebudayaan, pariwisata, kuliner, dan fasionnya, serta mendapatkan dukungan dari walikota, maka jelas ini memungkinkan untuk Bandung  menuju Kota Buku Sejagat.
Sumbodo juga mengatakan, rencananya ini akan bisa terlaksana apabila seluruh komponen masyarakat dan pemerintah mendukung dalam proses pencapaiannya. “Untuk saat ini, kita sudah mulai mensosialisasikan pada masyarakat bahwa Bandung ingin Menjadi Kota Buku Sejagat,” tutup Sumbodo ketika ditemui di lokasi Pameran Buku Bandung 2012, Rabu (3/10).
[]Ratih Rianti
7:04 AM | 0 comments | Read More

Getok Monas di Gedung Sate


                          Getok Monas di Gedung Sate

Bandung,(Pripos 05/10) Gerakan Tiga Oktober Mogok Nasional (Getok Monas) menjadi hari dimana para buruh seluruh Indonesia melakukan pemberhentian kerja selama satu hari penuh. Di Bandung 4 serikat pekerja berkumpul di pusat pemerintahan Jawa Barat untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah, Rabu (3/10). SPSI, KSBSI, FSPMI, dan KASBI memenuhi area gedung sate melakukan aksi damai menuntut penghapusan sistem kerja kontrak dan penghapusan politik upah murah.
Roy Jinto Ferianto selaku Ketua DPD KSPSI Jabar mengatakan aksi damai ini dilakukan mengingat masih banyak tenaga kerja yang tidak mendapatkan perlindungan hukum dan tidak ada sanksi dari pemerintah bagi perusahaan-perusahaan yang ‘nakal’. “Kita disini ingin berunding dengan GubernurJabar agar perlindungan terhadap buruh semakin diperhatikan,” katanya.
Menurutnya juga saat ini nasib buruh semakin terpuruk akibat mewabahnya sistem kerja kontrak ini, perbudakan modern terjadi dimana-mana, dan buruh outsourcing (kerja kontrak) tidak mendapatkan keadilan yang semestinya.
Ternyata bukan hanya buruh yang melakukan Getok Monas di Gedung Sate tersebut, Aliansi BEM(Badan Eksekutif Mahasiswa) Jawa Barat pun ikut turun ke jalan bersama para buruh menuntut penghapusan Outsourching (kerja kontrak), dan penolakan upah murah. Mereka juga menuntut agar jaminan sosial dilaksanakan secara tepat waktu sesuai dengan UU, pada 2014.
Nobi Mentara, Koordinator aksi mengatakan aksi ini dilakukan dalam rangka ikut membantu mengkritisi pemerintah dalam memperjuangkan hak-hak buruh. “Karena kita merasa kita juga nantinya akan menjadi buruh maka kita ingin menjalin kerjasama dengan para buruh sehingga tercapai simbiosis mutualisme yang diharapkan mendapatkan kesejahteraan,” ungkap mahasiswa Institut Teknologi Telkom ini.
[]Ratih Rianti


7:00 AM | 0 comments | Read More

ASKSI DEMONSTRASI BURUH MACETKAN BANDUNG

Written By Unknown on Thursday, October 4, 2012 | 5:15 PM


      ASKSI DEMONSTRASI BURUH MACETKAN BANDUNG

Bandung, (Pripos 04/10) jalan dipenegoro menuju Gedung Sate ditutup dikarenakan demo buruh se-Bandung raya pada Rabu (3/10/2012) siang. Sentak pengguna jalan harus memutar untuk menuju tempat tujuan. Seperti dari jalan Supratman atau Cicahem  dialihkan kejalan Citarum belakang Gedung Sate, maupun ke jalan Diponegoro melalui Dago.
pantauan pripos, rubuan buruh berkumpul di Gedung Sate dari pukul 10.00 WIB. Para buruh berasal dari berbagai serikat buruh se-Bandung Raya. Mereka mendesak pemerintah untuk mengapuskan sistem outsourching karena sangat merugikan para buruh.

selain itu, aksi tersebut di kawal oleh personel kepolisian dari Polwiltabes, Polda Jabar dan Brimob Polda Jabar sebanyak 1.400 personil.  Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Rosdiana, mengungkapkan bahwa pihaknya siap untuk mengamankan aksi demonstarsi di Gedung Sate.
"Nanti personel akan difokuskan di Gedung sate namun akan ditempatkan juga beberapa personel di sejumlah ruas gerbang tol seperti gerbang tol pasteur, buah batu, dan moh toha yang disinyalir sebagai akses masuk para buruh," ungkapnya. (bachtiar)









5:15 PM | 0 comments | Read More

Cinta Mati FTV



Cinta Mati FTV

 Bandung,(Pripos 04/10Salah satu pemain Perahu Kertas 2 yang ditemui setelah Meet and Greet di Toko Buku Gramedia Indonesia Merdeka Selasa (03/10), Sharena yang berperan sebagai Sisca manyatakan kekagumanaya pada acara Meet and Greet Bandung kalau dibandigkan dengan kota lainnya.
“heboh banget di sini, kalau dibandingkan dari Jakarta dan kota lainnya Bandung paling Heboh, malahan kita pengen lama ketemu sama mereka” ujar maudy dan sharena.
Ketika ditanya perihal keikut sertaanya dengan Perahu Kertas 2 Sharena mengunkapkan totalitasnya saat main film dan ada perbedaan yang cukup jauh antara Film dan FTV (Film Televisi),  “memang ada perbedaan antara film dan FTV, kalau film memang harus total dalam berperan” ungkapnya.
Saat ditanya perihal memilih antara Film dan FTV Sharena mengatakan bahwa dia lebih cinta mati sama FTV “saya baru dua kali main di Film, tapi kalau FTV sih itu sudah kebutuhan dan udah cinta mati banget sama FTV” tegasnya. (MNB)
4:34 PM | 0 comments | Read More

Heboh, Meet and Greet perahu kertas 2



Heboh, Meet and Greet perahu kertas 2


Bandung,(Pripos 04/10)Setelah membentangkan layarnya mulai 16 Agustus 2012 lalu, film Perahu Kertas 1 bisa dikatakan mencuri perhatian penonton film Indonesia. Kini film ini pada urutan ketiga dalam perolehan penonton di tahun 2012, setelah The Raid dan Negeri 5 Menara. Kata “perahu kertas” bahkan beberapa kali menjadi worldwide trending topic di jejaring sosial Twitter.
Perahu kertas Sekuel ke dua yang akan louncing pada tanggal 4 Oktober 2012 serempak di seluruh Indonesia. Para pemain perahu kertas menghadiri Meet and Greet yang dilaksanakan di dua lokasi di Bandung yakni di Pameran Buku Braga 2012 dan di Gramedia. Menurut sang Manger pemilihan lokasi di dua temapat tadi bukan tanpa alasan, “Mareket emang  berawal dari Novel dan novel berada di toko-toko buku salah satunya di Gremedia yang sudah cukup besar”. Ujar Oki.
Meet And Greet yang didomminasi oleh para remaja rela meunggu berjam-jam sebelum acara dimulai salah satu penggemar Risna pun rela menuggu berjam-jam, “alwalnya tadi saya ikut di Braga tapi karena tempatnya sempit dan ga bisa ketemu, jadi saya langsung kesini (Gramedia)” ujar risana. Bahkan Para Agen Neptunus (sebutan bagi para Fens Perahu kertas) rela duduk lesehan di depan panggung hanya untuk melihat para pemian perahu kertas 2.
Para pemain Perahu Kertas yang datang yakni Maudy Ayunda (kugy), Adipati Dolken(keenan), Tyo Pakusadewo(wayan), dan Sharena (sisca) menyatakan kegagumanya saat Meet and Great di Bandung “kalau dibandingkan dari Jakarta dan kota lainnya Bandung paling Heboh, malahan kita pengen lama ketemu sama mereka” ujar maudy dan sharena.
Bila di Perahu Kertas Pertama penonton disuguhi konflik yang baru "setengah matang", suasana yang masih ringan dan berbau anak kuliahan, maka di bagian dua penonton akan melihat konflik yang jauh lebih matang, lebih dewasa, dengan pertaruhan yang lebih besar. Jika di Perahu Kertas pertama, perahu Kugy baru mulai berlayar dan bertualang di laut lepas, maka di bagian kedua, perahu itu harus menemukan tempatnya berlabuh. Perahu Kertas 2 adalah tempat berkumpulnya puncak-puncak konflik sekaligus solusi.
Dee sang penulis mengungkapkan, Dalam proses sebagai seorang penulis, sering kali temukan keajaiban-keajaiban. Meyakini bahwa setiap karya memiliki nyawa. Meski ia tak berwadah dan berwujud, karya seolah memiliki garis takdir, degup kehidupan, dan "keinginan"-nya sendiri. (MNB)
4:31 PM | 0 comments | Read More

SDN Andir Kidul Yang berimtaq dan beriptek


          SDN Andir Kidul  Yang berimtaq dan beriptek


 Bandung,(Pripos 04/10)- SDN Andir Kidul terletak di Jl.A. H. Nasution 38 A Bandung, yang keberadaannya sejak tahun 1975 dibangun atas instruksi presiden di atas tanah Angkatan Darat atau Zidam.

Hj.Popon Hartiningsih MM.Pd. menuturkan  kalau beliau adalah Kepala Sekolah yang menjabat ke 10,urutan mantan Kep Sek SDN Andir Kidul:
  1. Bapak Raden Suhaemi
  2. Bapak Mulyadi
  3. R.Sudrajat
  4. N.Sri Heryati
  5. Somantri
  6. Yuyu Yuhana
  7. H.Suwaya Wijaya Spd.
  8. Hj.Odas Kartini SH.
  9. Hj.Aah.Saripah Spd.
  10. Hj.Popon Kartiningsih MM.Spd
Menurut keterangan dari Kep Sek Hj.Popon sampai saat ini relokasi dan prasarana cukup baik,perbaikan sebelumnya sudah berjalan dengan kondusif,sehingga para orang tua  murid  merespon untuk antar jemput putra-putrinya di sekolah,karena fasilitas dan prasaranayang bagus.
Lokasi SDN Andir Kidul untuk prasarana tranportasi cukup mudah di jangkau dan nyaman. Kepedulian Guru dan penjaga terhadap anak sekolah yang masuk dan pulang terawasi sehingga beberapa medalipun pernah di raih baik dalam acara lomba di gugus ,kecamatan,kota maupun propinsi selalu mengirimkan.Bahkan pada tahun 2012 ini
Kepada sekolah Hj.Popon Hartiningsih MM.Pd ingin melengkapi ruangan Lab Ipa, ada kantin sehat untuk anak didik dan para guru,serta penambahan toilet paling tidak 10 tutunya.(Bang One-Trisno)

8:11 AM | 0 comments | Read More

Braga Festival Internasional 2012 Resmi Ditutup

Written By Unknown on Tuesday, October 2, 2012 | 6:16 AM


Braga Festival Internasional 2012 Resmi Ditutup


Bandung,(Pripos 02/10)"Siang malam Braga festival tidak pernah sepi. Ini sangat luar biasa. Braga Festival menjadi sarana promosi yang berharga bagi karya kreatif secara nasional maupun internasional," Ungkap Edi Siswadi. Braga Festival Internasional 2012 resmi ditutup di jalan Braga depan Bank BJB, Minggu (30/9). Acara penutupan ini dihadiri juga para seniman – seniman jawa Barat, khususnya Seniman dari kota bandung.
Selain menampilkan penutupan yang begitu meriah, pihak penyelenggara Braga Festival Internasional 2012,  yang diwakili Sekda Kota Bandung memberikan penghargaan berupa Braga Award kepada Atang Ruswita. Alm. Penghargaan itu diwakili oleh H. Januar sebagai anak dari Atang Ruswita. Alm. Harapanpun tak lepas dari para pengunjung yang hadir di Braga Festival Internasional 2012.
Seperti yang dikatakan Ikal Bimbo sebagai salah satu seniman asal bandung “ Saya berharap bandung itu dikenal kembali sebagai kotanya para intelektual, tidak macet, dan berbudaya. Saya Acil Bimbo mengucapkan selamat Ulang Tahun Bandung yang ke – 202, semoga lebih maju lagi dari sebelumnya”. Ungkap Personil Bimno kelahiran Bandung 70 tahun yang lalu ini. (Fajar Rizky Nugroho)



6:16 AM | 0 comments | Read More

Chef Dara Masak With Afiqa


                          Chef Dara Masak With Afiqa

Bandung,(Pripos 02/10)Festival Keuken #3 yang digelar di Gor Lodaya Minggu (30/09) menggelar berbagai performance masak dari Chef-Chef master, salah satunya show performence Chef Dara dari The Dream`s Cake yang berlokasi di jln. BKR No 22 Bandung.
Penampilan Chef Dara kali ini cukup spesial dengan mengandenga artis cilik Afiqa yang notabene menjadi idola dari berbagai kalangan. Festival Keuken #3 kali menjadikan kesan tersendiri bagi Artis cilik yang terkenal dari salah satu iklan makanan ringan. “Ini pertama kalinya Afiqa masak” celoteh mulut mungilnya. Dengan malu-malu Afiqapun mulai membuat Cake bersama Chef Dara.
Chef Dara juga mengungkapkan bahwa acara kali ini mempunya karekteristik tersendiri, bisa terlihat dari penonton yang ada tidak peduli hujan atau panas mereka terus menyaksikan penempilan Chef Dara dengan Afiqa. “mereka (peonoton) masih melihat penampilan saya dengan Afiqa, walaupun hujan mereka masih antusias” ujarnya saat ditemui di Stand The Dream`s Cake.
Perihal membawa Afiqa saat penampilan di stage kitchen sendiri Chef Dara mengunkapkan bahwa Afiqa anak balet dan asistenya Galuh merupakan anak balet juga dimana Afiqa belajar balet, “jadi ketika coba konfirmasi ke management Afiqa untuk acara ini cukup mudah” tegasnya. (M Nur el Badhi/MNB)

5:44 AM | 0 comments | Read More

Tanding panco meriahken Keuken


                      Tanding panco meriahken Keuken

Bandung,(Pripos 02/10)Festival keuken yang merupakan festival kuliner di Bandung tidak saja menyuguhkan berbagi panganan menarik dan atraksi Chef-Chef Master, tapi pengunjung juga di meriahkan oleh tanding panco yang diselenggarakan oleh pihak panita.
Tanding Panco yang di selenggarakan Keuken #3 ada biaya pendaftaran sebeser Rp. 25.000,- beberapa hari sebelum hari penyelenggaraan Keuken #3, tapi ketika terselnggaranya acara tersebut pihak panita ada sedikit hiburan dengan mengeratiskan dan siapa saja yang mau tanding panco dengan hadiah eskirm buavita.
Tanding panco dibagi kedalam dua kelas, kelas pertama 50-65 kg dan 66-85 kg. Tanding panco yang berhadiah uang tunai Rp. 500.000,- dan ipod shuffle Untuk kelas 50-65 kg dimengakan oleh Abah dan  untuk kelas 66-85 kg dimenagkan oleh Boby.
“hadiah ini akan untuk tambah-tambah isrti saya lahiran” ujar Boby saat ditanya akan diapakan uang tersebut. (M Nur el Badhi/MNB)

5:39 AM | 0 comments | Read More

“Saya nyatakan kalah dari Chef Hario” Agus Ringgo


      “Saya nyatakan kalah dari Chef Hario” Agus Ringgo

Bandung,(Pripos 02/10)Festival Kueken tidak hanya menyuguhkan berbagai variasi menu makanan nusantara ataupun mancanegara. Berbagi aktris nasionalpun turut meramaikan festival makanan yang diadakan tahunan tersebut. Sebut saja Afiqa, Chef Huru Harada.
Acara puncak yang dselenggarakan malam hari menyuguhkan penampilan Ringgo Agus yang bettel bersama Chef Hario Pramoe, “wah kalau sama Ringgo sih bukan Bettel tapi Bettel SKJ ini cuman ikut ngerain aja sih”. Ujar Chef Hario.
Ringgo yang menyatakan ke kanganan nya pada Bandung menyabut antusisa akan acara yang diselenggarakan Olah Keuken #3 ini. “mulai detik ini juga gue nytakan kalah dari Chef Hario, boro-boro ngerti masak bisa masak mie insatant donk” ujar Ringgo.
Ringgo juga menyatakan keinginanya untuk diadakan lagi festival seperti ini hanya saja temapatnya ditempat yang lebih luas. “acaranya udah keren hanya saja arealnya agak digedein” tegas Ringgo sebelum Perfoemence. (M Nur el Badhi/MNB)

5:34 AM | 0 comments | Read More

Tiga Fly Ofer Akan Segera di Bangun Untuk Atasi Kemacetan Jabar

Written By Unknown on Monday, October 1, 2012 | 8:45 AM

      Tiga Fly Ofer Akan Segera di Bangun Untuk Atasi Kemacetan Jabar

                                Foto-ILUSTRASI<Google Images http://www.urbanpk.com>

Bandung,(Pripos 01/10)- Komisi V DPRRI akan segera realisasikan Infrastruktur yang sedang diperjuangkan yaitu Tiga Fly Ovfer yag akan dimulai pada 2013 yang akan datang. Tiga titik Flay ofer itu diantaranya, Flyofer Cimareme, Kopo, dan Buah Batu.

" Kita sedang perjuangkan tiga Fly ofer itu yang harus bisa direalisasikan 2013 dan selesai 2014. Kita akan terus berupaya untuk memecahkan permasalahan yang ada di Jawa Barat," ujar Anggota DPRRI Komisi V  Roestanto Wahid, (30/9).
 
Roestanto mengatakan, untuk flyofer kopo akan segera direalisasikan, dengan mengalokasikan dana yang bersumber dari APBD dan dana pusat. Namun, lanjut Roestanto Flyofer Cimareme masih tersendat karena terdapat kendala pembebasan tanah yang belum juga rampung. Kendati demikian, kata dia pihaknya akan terus bernegosiasi untuk melakukan pendekatan secara personal, upaya masalah tersebut cepat tuntas,"imbuhnya.

Timpal dia, kalau masalah tanah sudah beres nanti Pekerjaan Umum (PU) akan segera melaksanakan tugasnya. Selain itu, Roestanto menambahkan, ihaknya juga telah berencana untuk melandaikan Jaur Nagreg lama agar tidak terlalu nanjak. Rencana itu akan dilaksanakanpula pada 2013.

Untuk anggaranya sendiri masing-masing sesuai pengeluaran anggaran, misalkan jalan Provinsi menggunakan anggaran Provinsi, Jalan Kabupaten mengguanakan anggaran Kabupaten. Namun, besaran anggaran yang akan digunakan saya belum tahu percis berapa nilainya, " kata Roestanto.

" Saat ini kami sedang membahas Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan Jalan, Jembatan juga drainase,"pungkasnya, sambil melambaikan tangan. ( Atep Kusman)

8:45 AM | 0 comments | Read More